<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saint-Etienne Terdegradasi, Fans Langsung Ngamuk dan Turun ke Lapangan untuk Incar Pemain</title><description>Kerusuhan Terjadi Usai Saint-Etienne Dipastikan Tergdegradasi, Pemain Jadi Sasaran Amuk Suporter.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/05/30/51/2602261/saint-etienne-terdegradasi-fans-langsung-ngamuk-dan-turun-ke-lapangan-untuk-incar-pemain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/05/30/51/2602261/saint-etienne-terdegradasi-fans-langsung-ngamuk-dan-turun-ke-lapangan-untuk-incar-pemain"/><item><title>Saint-Etienne Terdegradasi, Fans Langsung Ngamuk dan Turun ke Lapangan untuk Incar Pemain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/05/30/51/2602261/saint-etienne-terdegradasi-fans-langsung-ngamuk-dan-turun-ke-lapangan-untuk-incar-pemain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/05/30/51/2602261/saint-etienne-terdegradasi-fans-langsung-ngamuk-dan-turun-ke-lapangan-untuk-incar-pemain</guid><pubDate>Senin 30 Mei 2022 05:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/30/51/2602261/saint-etienne-terdegradasi-fans-ngamuk-turun-ke-lapangan-dan-incar-pemain-sJRfttsY2e.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Fans turun ke lapangan dan mengincar pemain usai Saint-Etienne dipastikan terdegradasi dari Liga Prancis. (Foto: Twitter/Bruno_Constant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/30/51/2602261/saint-etienne-terdegradasi-fans-ngamuk-turun-ke-lapangan-dan-incar-pemain-sJRfttsY2e.jpeg</image><title>Fans turun ke lapangan dan mengincar pemain usai Saint-Etienne dipastikan terdegradasi dari Liga Prancis. (Foto: Twitter/Bruno_Constant)</title></images><description>SAINT ETIENNE - Para pemain Saint-Etienne jadi incaran kekesalan fans sendiri usai tim tersebut dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Prancis. Usai laga playoff degradasi antara Saint-Etienne vs Auxerre berakhir, fans pun ngamuk hingga turun ke lapangan dan membuat kericuhan lantaran mengincar pemain klub idolanya.
Usai bermain imbang 1-1 di leg pertama final play-off degradasi, Saint-Etienne dan Auxerre kembali sama kuat di leg kedua dengan skor serupa, pada Senin (30/5/2022) dini hari WIB. Mereka kemudian masih bermain alot di babak extra time.
Saint-Etienne kemudian takluk 4-5 pada babak adu penalti. Tim dengan seragam hijau itu dipastikan terdegradasi untuk kali pertama dalam dua dekade terakhir.
BACA JUGA:Mesut Ozil Ungkap Kunci Sukses Ukir Karier Ciamik di Sepakbola: Perlu Usaha dan Doa
&amp;nbsp;
Suporter Saint-Etienne marah dan tumpah ke lapangan. Situasi di Stadion Geoffrey Guichard -markas Saint Etienne- menjadi amat kacau dan tidak terkendali.
Suporter Saint-Etienne melampiakan amarah kepada para pemain. Sebagaimana dilaporkan RMC Sports dikutip Goal International, para suporter melempari pemain Saint-Etienne dengan flare.
Tak hanya itu, para suporter mencoba untuk membakar bangku-bangku di tribun. Polisi anti huru hara dan pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk meredam kerusuhan tersebutPihak klub memilih bungkam atas kejadian tersebut. Alih-alih merespon adanya kerusuhan, Saint-Etienne malah merilis pernyataan bahwa mereka akan mengumumkan potensi pergeseran jabatan di tubuh direksi klub.

&amp;ldquo;Kegagalan ini harus diterima, sebagai pemegang saham utama, kami bertanggung jawab atas hal ini, dalam waktu dekat, kami akan mengumumkan berita penting mengenai kami dan masa depan klub kami,&amp;rdquo; tulis pernyataan resmi pemilik klub, Bernard Caiazzo dan Roland Romeyer, Senin (30/5/2022).
Sejauh ini belum diketahui apakah ada pemain Saint-Etienne yang mengalami luka-luka pada insiden tersebut.</description><content:encoded>SAINT ETIENNE - Para pemain Saint-Etienne jadi incaran kekesalan fans sendiri usai tim tersebut dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Prancis. Usai laga playoff degradasi antara Saint-Etienne vs Auxerre berakhir, fans pun ngamuk hingga turun ke lapangan dan membuat kericuhan lantaran mengincar pemain klub idolanya.
Usai bermain imbang 1-1 di leg pertama final play-off degradasi, Saint-Etienne dan Auxerre kembali sama kuat di leg kedua dengan skor serupa, pada Senin (30/5/2022) dini hari WIB. Mereka kemudian masih bermain alot di babak extra time.
Saint-Etienne kemudian takluk 4-5 pada babak adu penalti. Tim dengan seragam hijau itu dipastikan terdegradasi untuk kali pertama dalam dua dekade terakhir.
BACA JUGA:Mesut Ozil Ungkap Kunci Sukses Ukir Karier Ciamik di Sepakbola: Perlu Usaha dan Doa
&amp;nbsp;
Suporter Saint-Etienne marah dan tumpah ke lapangan. Situasi di Stadion Geoffrey Guichard -markas Saint Etienne- menjadi amat kacau dan tidak terkendali.
Suporter Saint-Etienne melampiakan amarah kepada para pemain. Sebagaimana dilaporkan RMC Sports dikutip Goal International, para suporter melempari pemain Saint-Etienne dengan flare.
Tak hanya itu, para suporter mencoba untuk membakar bangku-bangku di tribun. Polisi anti huru hara dan pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk meredam kerusuhan tersebutPihak klub memilih bungkam atas kejadian tersebut. Alih-alih merespon adanya kerusuhan, Saint-Etienne malah merilis pernyataan bahwa mereka akan mengumumkan potensi pergeseran jabatan di tubuh direksi klub.

&amp;ldquo;Kegagalan ini harus diterima, sebagai pemegang saham utama, kami bertanggung jawab atas hal ini, dalam waktu dekat, kami akan mengumumkan berita penting mengenai kami dan masa depan klub kami,&amp;rdquo; tulis pernyataan resmi pemilik klub, Bernard Caiazzo dan Roland Romeyer, Senin (30/5/2022).
Sejauh ini belum diketahui apakah ada pemain Saint-Etienne yang mengalami luka-luka pada insiden tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
