<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Vietnam Sindir Timnas Malaysia U-23 Usai Kalah dari Timnas Indonesia U-23, Air Mata Jadi Saksi Kegetiran!</title><description>Media Vietnam, The Thao 247, menyindir Timnas Malaysia U-23 setelah kalah dari Timnas Indonesia U-23 di perebutan medali perunggu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/05/23/51/2598505/media-vietnam-sindir-timnas-malaysia-u-23-usai-kalah-dari-timnas-indonesia-u-23-air-mata-jadi-saksi-kegetiran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/05/23/51/2598505/media-vietnam-sindir-timnas-malaysia-u-23-usai-kalah-dari-timnas-indonesia-u-23-air-mata-jadi-saksi-kegetiran"/><item><title>Media Vietnam Sindir Timnas Malaysia U-23 Usai Kalah dari Timnas Indonesia U-23, Air Mata Jadi Saksi Kegetiran!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/05/23/51/2598505/media-vietnam-sindir-timnas-malaysia-u-23-usai-kalah-dari-timnas-indonesia-u-23-air-mata-jadi-saksi-kegetiran</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/05/23/51/2598505/media-vietnam-sindir-timnas-malaysia-u-23-usai-kalah-dari-timnas-indonesia-u-23-air-mata-jadi-saksi-kegetiran</guid><pubDate>Senin 23 Mei 2022 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/23/51/2598505/media-vietnam-sindir-timnas-malaysia-u-23-usai-kalah-dari-timnas-indonesia-u-23-air-mata-jadi-saksi-kegetiran-gRJj10lzkN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Vietnam sindir Timnas Malaysia U-23 usai kalah dari Timnas Indonesia U-23 di perebutan medali perunggu SEA Games 2021. (Foto: REUTERS/Chalinee Thirasupa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/23/51/2598505/media-vietnam-sindir-timnas-malaysia-u-23-usai-kalah-dari-timnas-indonesia-u-23-air-mata-jadi-saksi-kegetiran-gRJj10lzkN.jpg</image><title>Media Vietnam sindir Timnas Malaysia U-23 usai kalah dari Timnas Indonesia U-23 di perebutan medali perunggu SEA Games 2021. (Foto: REUTERS/Chalinee Thirasupa)</title></images><description>MEDIA Vietnam, The Thao 247, menyindir Timnas Malaysia U-23 usai kalah dari Timnas Indonesia U-23 di perebutan medali perunggu SEA Games 2021, Minggu 22 Mei 2022 WIB. The Thao 247 menyindir Timnas Malaysia U-23 yang terlalu banyak membuang-buang peluang sehingga kalah dari skuad Garuda Muda.
Timnas Malaysia U-23 sejatinya sangat diuntungkan saat melakoni laga kontra Timnas Indonesia U-23. Sebab, Timnas Indonesia U-23 melakoni laga kontra Malaysia tidak dengan skuad terbaiknya.

(Media Vietnam sindir Timnas Malaysia U-23. Foto: Soha.vn)
Timnas Indonesia U-23 datang hanya bermodalkan 14 pemain saja. Sebab, ada tiga pemain yang terkena skorsing, dua cedera dan satu tak kunjung datang meski didaftarkan.
Meski kekurangan pemain, Timnas Indonesia U-23 justru tampil dominan. Laga baru berjalan 10 menit, Timnas Indonesia U-23 mendapatkan tiga peluang emas lewat aksi Ronaldo Kwateh, Saddil Ramdani dan Witan Sulaeman.
Pada akhirnya, Timnas Indonesia U-23 unggul pada menit 68 via aksi Ronaldo Kwateh. Setelah gol Ronaldo Kwateh, pertahanan Timnas Indonesia U-23 dibombardir Malaysia.
BACA JUGA:SEA Games 2021: Pelatih Timnas Malaysia U-23 Tak Terima Kalah dari Timnas Indonesia U-23, Minta Laga Diulang?
Apes bagi Malaysia, dari banyaknya peluang yang didapat, hanya satu yang berbuah gol via aksi Muhammad Hadi Fayyadh pada menit 81. Alhasil, laga berakhir 1-1 di waktu normal dan berlanjut ke adu tendangan penalti.Di adu tendangan penalti ini, kiper Timnas Indonesia U-23, Ernando Ari, menunjukan kelasnya. Ia menggagalkan dua eksekutor Malaysia, yakni Muhammad Hadi Fayyadh dan Luqman Hakim.

Sementara Timnas Indonesia U-23, dari lima eksekutor, hanya Asnawi Mangkualam yang gagal menjalankan tugasnya. Alhasil, Timnas Indonesia U-23 menang 4-3 via adu penalti atas Malaysia.
&amp;ldquo;Terlalu banyak kehilangan peluag, Malaysia U-23 meneteskan air mata menyaksikan Indonesia U-23 meraih medali perunggu SEA Games,&amp;rdquo; tulis The Thao 247 dalam judul artikel yang mereka buat.
&amp;ldquo;Ernando menjadi pahlawan Indonesia U-23 dengan serangkaian penyelamatan yang dibuat. Penyelamatan itu dilakukan dalam 90 menit pertandingan dan juga adu penalti,&amp;rdquo; tutup The Thao 247.</description><content:encoded>MEDIA Vietnam, The Thao 247, menyindir Timnas Malaysia U-23 usai kalah dari Timnas Indonesia U-23 di perebutan medali perunggu SEA Games 2021, Minggu 22 Mei 2022 WIB. The Thao 247 menyindir Timnas Malaysia U-23 yang terlalu banyak membuang-buang peluang sehingga kalah dari skuad Garuda Muda.
Timnas Malaysia U-23 sejatinya sangat diuntungkan saat melakoni laga kontra Timnas Indonesia U-23. Sebab, Timnas Indonesia U-23 melakoni laga kontra Malaysia tidak dengan skuad terbaiknya.

(Media Vietnam sindir Timnas Malaysia U-23. Foto: Soha.vn)
Timnas Indonesia U-23 datang hanya bermodalkan 14 pemain saja. Sebab, ada tiga pemain yang terkena skorsing, dua cedera dan satu tak kunjung datang meski didaftarkan.
Meski kekurangan pemain, Timnas Indonesia U-23 justru tampil dominan. Laga baru berjalan 10 menit, Timnas Indonesia U-23 mendapatkan tiga peluang emas lewat aksi Ronaldo Kwateh, Saddil Ramdani dan Witan Sulaeman.
Pada akhirnya, Timnas Indonesia U-23 unggul pada menit 68 via aksi Ronaldo Kwateh. Setelah gol Ronaldo Kwateh, pertahanan Timnas Indonesia U-23 dibombardir Malaysia.
BACA JUGA:SEA Games 2021: Pelatih Timnas Malaysia U-23 Tak Terima Kalah dari Timnas Indonesia U-23, Minta Laga Diulang?
Apes bagi Malaysia, dari banyaknya peluang yang didapat, hanya satu yang berbuah gol via aksi Muhammad Hadi Fayyadh pada menit 81. Alhasil, laga berakhir 1-1 di waktu normal dan berlanjut ke adu tendangan penalti.Di adu tendangan penalti ini, kiper Timnas Indonesia U-23, Ernando Ari, menunjukan kelasnya. Ia menggagalkan dua eksekutor Malaysia, yakni Muhammad Hadi Fayyadh dan Luqman Hakim.

Sementara Timnas Indonesia U-23, dari lima eksekutor, hanya Asnawi Mangkualam yang gagal menjalankan tugasnya. Alhasil, Timnas Indonesia U-23 menang 4-3 via adu penalti atas Malaysia.
&amp;ldquo;Terlalu banyak kehilangan peluag, Malaysia U-23 meneteskan air mata menyaksikan Indonesia U-23 meraih medali perunggu SEA Games,&amp;rdquo; tulis The Thao 247 dalam judul artikel yang mereka buat.
&amp;ldquo;Ernando menjadi pahlawan Indonesia U-23 dengan serangkaian penyelamatan yang dibuat. Penyelamatan itu dilakukan dalam 90 menit pertandingan dan juga adu penalti,&amp;rdquo; tutup The Thao 247.</content:encoded></item></channel></rss>
