<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gagal Loloskan Bayern Munich ke Semifinal Liga Champions 2021-2022, Julian Nagelsmann Dapat Teror Pembunuhan</title><description>Julian Nagelsmann mendapat teror pembunuhan</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/04/16/261/2580050/gagal-loloskan-bayern-munich-ke-semifinal-liga-champions-2021-2022-julian-nagelsmann-dapat-teror-pembunuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/04/16/261/2580050/gagal-loloskan-bayern-munich-ke-semifinal-liga-champions-2021-2022-julian-nagelsmann-dapat-teror-pembunuhan"/><item><title>Gagal Loloskan Bayern Munich ke Semifinal Liga Champions 2021-2022, Julian Nagelsmann Dapat Teror Pembunuhan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/04/16/261/2580050/gagal-loloskan-bayern-munich-ke-semifinal-liga-champions-2021-2022-julian-nagelsmann-dapat-teror-pembunuhan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/04/16/261/2580050/gagal-loloskan-bayern-munich-ke-semifinal-liga-champions-2021-2022-julian-nagelsmann-dapat-teror-pembunuhan</guid><pubDate>Sabtu 16 April 2022 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>Muammar Yahya Herdana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/16/261/2580050/gagal-loloskan-bayern-munich-ke-semifinal-liga-champions-2021-2022-julian-nagelsmann-dapat-teror-pembunuhan-NcQZSeElva.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Julian Nagelsmann dapat teror pembunuhan usai gagal antarkan Bayern Munich ke semifinal Liga Champions 2021-2022  (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/16/261/2580050/gagal-loloskan-bayern-munich-ke-semifinal-liga-champions-2021-2022-julian-nagelsmann-dapat-teror-pembunuhan-NcQZSeElva.jpg</image><title>Julian Nagelsmann dapat teror pembunuhan usai gagal antarkan Bayern Munich ke semifinal Liga Champions 2021-2022  (Foto: Reuters)</title></images><description>PELATIH Bayern Munich, Julian Nagelsmann mendapat ancaman teror pembunuhan. Hal itu menyusul gagalnya raksasa Jerman lolos ke semifinal Liga Champions 2021-2022 usai disingkirkan Villarreal dengan agregat 1-2.
Bayern Munich memang tampak kehilangan arah. Robert Lewandowski dkk gagal menembus pertahanan rapat dari Villarreal. Di luar dugaan pada leg pertama, Die Roten (julukan Bayern Munich) takluk 0-1 dari Villarreal.

(Bayern Munich gagal lolos ke semifinal Liga Champions 2021-2022)
Sementara di leg kedua, Bayern Munich hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 kontra Villarreal. Praktis, hasil seri itu membuat Bayern Munich kalah agregat 1-2 dari Villarreal.
Selesai laga berat itu, Julian Nagelsmann memang menerima banyak kritik. Namun pelatih berusia 34 tahun itu mengaku sangat kaget  dengan ancaman kematian yang ditujukan kepada ia dan keluarganya.
&quot;Saya tahu saya akan selalu mendapat kritik dari semua pihak, itu normal dan saya bisa menghadapinya. Tapi dengan 450 ancaman pembunuhan di Instagram, itu tidak mudah,&amp;rdquo; ujar Julian Nagelsmann dilansir dari 90 Min, Sabtu (16/4/2022).
BACA JUGA:Fans Manchester United Sombong Setelah Villarreal Tendang Bayern Munich dari Liga Champions 2021-2022
&quot;Jika orang ingin membunuh saya, itu satu hal, tetapi mereka juga menyerang ibu saya sendiri, yang bahkan tidak peduli dengan sepakbola,&quot; imbuh pelatih asal Jerman tersebut.Meski begitu, Julian Nagelsmann menyebut dirinya tidak akan membawa kasus tersebut ke ranah hokum. Pasalnya, Julian Nagelsmann mengaku sudah sering mendapatkan hal serupa ketika selesai menjalani pertandingan.

&amp;ldquo;Saya tidak akan pernah selesai dengan itu. Saya mendapatkannya setelah setiap pertandingan, terlepas dari apakah kami menang atau kalah,&amp;rdquo; sambungnya.
Julian Nagelsmann pun mengaku heran dengan sikap para pendukung Bayern Munich di setiap pertandingan. Ia merasa hal yang didapatkan olehnya tersebut sudah sangat tidak wajar.
&quot;Saya tidak mengerti. Begitu mereka mematikan TV, orang-orang melupakan semuanya dan mereka pikir merekalah yang benar, itu hal yang gila,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>PELATIH Bayern Munich, Julian Nagelsmann mendapat ancaman teror pembunuhan. Hal itu menyusul gagalnya raksasa Jerman lolos ke semifinal Liga Champions 2021-2022 usai disingkirkan Villarreal dengan agregat 1-2.
Bayern Munich memang tampak kehilangan arah. Robert Lewandowski dkk gagal menembus pertahanan rapat dari Villarreal. Di luar dugaan pada leg pertama, Die Roten (julukan Bayern Munich) takluk 0-1 dari Villarreal.

(Bayern Munich gagal lolos ke semifinal Liga Champions 2021-2022)
Sementara di leg kedua, Bayern Munich hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 kontra Villarreal. Praktis, hasil seri itu membuat Bayern Munich kalah agregat 1-2 dari Villarreal.
Selesai laga berat itu, Julian Nagelsmann memang menerima banyak kritik. Namun pelatih berusia 34 tahun itu mengaku sangat kaget  dengan ancaman kematian yang ditujukan kepada ia dan keluarganya.
&quot;Saya tahu saya akan selalu mendapat kritik dari semua pihak, itu normal dan saya bisa menghadapinya. Tapi dengan 450 ancaman pembunuhan di Instagram, itu tidak mudah,&amp;rdquo; ujar Julian Nagelsmann dilansir dari 90 Min, Sabtu (16/4/2022).
BACA JUGA:Fans Manchester United Sombong Setelah Villarreal Tendang Bayern Munich dari Liga Champions 2021-2022
&quot;Jika orang ingin membunuh saya, itu satu hal, tetapi mereka juga menyerang ibu saya sendiri, yang bahkan tidak peduli dengan sepakbola,&quot; imbuh pelatih asal Jerman tersebut.Meski begitu, Julian Nagelsmann menyebut dirinya tidak akan membawa kasus tersebut ke ranah hokum. Pasalnya, Julian Nagelsmann mengaku sudah sering mendapatkan hal serupa ketika selesai menjalani pertandingan.

&amp;ldquo;Saya tidak akan pernah selesai dengan itu. Saya mendapatkannya setelah setiap pertandingan, terlepas dari apakah kami menang atau kalah,&amp;rdquo; sambungnya.
Julian Nagelsmann pun mengaku heran dengan sikap para pendukung Bayern Munich di setiap pertandingan. Ia merasa hal yang didapatkan olehnya tersebut sudah sangat tidak wajar.
&quot;Saya tidak mengerti. Begitu mereka mematikan TV, orang-orang melupakan semuanya dan mereka pikir merekalah yang benar, itu hal yang gila,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
