<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Penyerang Timnas Indonesia U-23 Pilih Gabung Arema FC</title><description>Penyerang Timnas Indonesia U-23, Hanis Saghara, memilih gabung Arema FC.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/04/11/49/2576981/penyebab-penyerang-timnas-indonesia-u-23-pilih-gabung-arema-fc</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/04/11/49/2576981/penyebab-penyerang-timnas-indonesia-u-23-pilih-gabung-arema-fc"/><item><title>Penyebab Penyerang Timnas Indonesia U-23 Pilih Gabung Arema FC</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/04/11/49/2576981/penyebab-penyerang-timnas-indonesia-u-23-pilih-gabung-arema-fc</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/04/11/49/2576981/penyebab-penyerang-timnas-indonesia-u-23-pilih-gabung-arema-fc</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/49/2576981/penyebab-penyerang-timnas-indonesia-u-23-pilih-gabung-arema-fc-3WtYAciPwW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hanis Saghara (kiri) pilih gabung Arema FC. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/49/2576981/penyebab-penyerang-timnas-indonesia-u-23-pilih-gabung-arema-fc-3WtYAciPwW.jpg</image><title>Hanis Saghara (kiri) pilih gabung Arema FC. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)</title></images><description>PENYEBAB penyerang Timnas Indonesia U-23, Hanis Saghara, gabung Arema FC akan dibahas dalam artikel ini. Nama besar dan fasilitas klub yang mumpuni menjadi beberapa alasan eks pemain Persikabo 1973 ini gabung Arema FC.
Di Arema FC, Hanis Saghara bakal bersaing dengan dua rekannya di Timnas Indonesia saat turun di Piala AFF 2020, yakni Dedik Setiawan dan Kushedya Yudo. Bersama Arema FC, ia bakal menggunakan nomor punggung 22.

&quot;Kita tahu Arema tim besar di Indonesia. Saya tahu Arema punya tim cukup baik, fasilitas lengkap, dan menargetkan gelar juara musim ini,&quot; kata Hanis Saghara saat diperkenalkan melalui virtual di sela-sela pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 pada Senin (11/4/2022) siang WIB.
Selain faktor tim besar dan target juara yang diusung membuatnya tertantang. Hanis Saghara menyatakan ada pertimbangan dengan keluarga dan orang terdekat hingga akhirnya memutuskan kembali ke Jawa Timur.
Sebagai informasi, Hanis Saghara memang berasal dari Bojonegoro, orangtuanya pun tinggal di sana. Jarak antara Malang dan Bojonegoro yang tak terlalu jauh juga jadi pertimbangannya.
BACA JUGA:Arema FC Resmi Rekrut 3 Pemain Baru, Salah Satunya Penyerang Timnas Indonesia
&quot;Ya kalau dekat tidak pasti, tapi saya melihat dari manajemen, fasilitas, dan lain-lain yang saya mendukung. Sebelum menerima saya berdiskusi dengan keluarga, orangtua, terus sama orang terdekat,&quot; ungkap dia.Hanis Saghara mengaku tak butuh waktu lama saat mempertimbangkan menerima pinangan Arema FC. Padahal, ada tawaran dari tim lain yang menginginkan jasanya.

&quot;Nego tidak ada waktu lama, sudah kenal dekat dengan pak juragan 99. Langsung deal. Kontraknya Insya Allah satu tahun untuk sementara,&quot; tuturnya.
Ia mengaku siap bersaing dengan penyerang lainnya yang lebih berpengalaman seperti Dendi Santoso, Dedik Setiawan hingga Kushedya Yudo. Ia pun terobsesi menuntaskan target juara yang diusung manajemen Arema FC.
&quot;Tidak terbebani, semua pemain tidak terbebani. Saya yakin pastinya semua pemain ingin juara. Soal nanti dipercaya pelatih atau tidak itu kita lihat nanti. Terpenting setiap latihan dan pertandingan akan selalu bekerja keras, biarkan coach yang menilai itu,&quot; tutup Hanis Saghara.</description><content:encoded>PENYEBAB penyerang Timnas Indonesia U-23, Hanis Saghara, gabung Arema FC akan dibahas dalam artikel ini. Nama besar dan fasilitas klub yang mumpuni menjadi beberapa alasan eks pemain Persikabo 1973 ini gabung Arema FC.
Di Arema FC, Hanis Saghara bakal bersaing dengan dua rekannya di Timnas Indonesia saat turun di Piala AFF 2020, yakni Dedik Setiawan dan Kushedya Yudo. Bersama Arema FC, ia bakal menggunakan nomor punggung 22.

&quot;Kita tahu Arema tim besar di Indonesia. Saya tahu Arema punya tim cukup baik, fasilitas lengkap, dan menargetkan gelar juara musim ini,&quot; kata Hanis Saghara saat diperkenalkan melalui virtual di sela-sela pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 pada Senin (11/4/2022) siang WIB.
Selain faktor tim besar dan target juara yang diusung membuatnya tertantang. Hanis Saghara menyatakan ada pertimbangan dengan keluarga dan orang terdekat hingga akhirnya memutuskan kembali ke Jawa Timur.
Sebagai informasi, Hanis Saghara memang berasal dari Bojonegoro, orangtuanya pun tinggal di sana. Jarak antara Malang dan Bojonegoro yang tak terlalu jauh juga jadi pertimbangannya.
BACA JUGA:Arema FC Resmi Rekrut 3 Pemain Baru, Salah Satunya Penyerang Timnas Indonesia
&quot;Ya kalau dekat tidak pasti, tapi saya melihat dari manajemen, fasilitas, dan lain-lain yang saya mendukung. Sebelum menerima saya berdiskusi dengan keluarga, orangtua, terus sama orang terdekat,&quot; ungkap dia.Hanis Saghara mengaku tak butuh waktu lama saat mempertimbangkan menerima pinangan Arema FC. Padahal, ada tawaran dari tim lain yang menginginkan jasanya.

&quot;Nego tidak ada waktu lama, sudah kenal dekat dengan pak juragan 99. Langsung deal. Kontraknya Insya Allah satu tahun untuk sementara,&quot; tuturnya.
Ia mengaku siap bersaing dengan penyerang lainnya yang lebih berpengalaman seperti Dendi Santoso, Dedik Setiawan hingga Kushedya Yudo. Ia pun terobsesi menuntaskan target juara yang diusung manajemen Arema FC.
&quot;Tidak terbebani, semua pemain tidak terbebani. Saya yakin pastinya semua pemain ingin juara. Soal nanti dipercaya pelatih atau tidak itu kita lihat nanti. Terpenting setiap latihan dan pertandingan akan selalu bekerja keras, biarkan coach yang menilai itu,&quot; tutup Hanis Saghara.</content:encoded></item></channel></rss>
