<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aples Gideon Tecuari, Mantan Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Bisnis Angkot hingga Kini Akan Pergi ke Spanyol</title><description>Aples Gideon Tecuari kini menjadi asisten pelatih Timnas Pelajar Indonesia U-18 yang ada di bawah naungan Kemenpora.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/03/23/51/2566610/aples-gideon-tecuari-mantan-pemain-timnas-indonesia-yang-pernah-bisnis-angkot-hingga-kini-akan-pergi-ke-spanyol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/03/23/51/2566610/aples-gideon-tecuari-mantan-pemain-timnas-indonesia-yang-pernah-bisnis-angkot-hingga-kini-akan-pergi-ke-spanyol"/><item><title>Aples Gideon Tecuari, Mantan Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Bisnis Angkot hingga Kini Akan Pergi ke Spanyol</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/03/23/51/2566610/aples-gideon-tecuari-mantan-pemain-timnas-indonesia-yang-pernah-bisnis-angkot-hingga-kini-akan-pergi-ke-spanyol</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/03/23/51/2566610/aples-gideon-tecuari-mantan-pemain-timnas-indonesia-yang-pernah-bisnis-angkot-hingga-kini-akan-pergi-ke-spanyol</guid><pubDate>Rabu 23 Maret 2022 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/23/51/2566610/aples-gideon-tecuari-mantan-pemain-timnas-indonesia-yang-pernah-bisnis-angkot-hingga-akan-pergi-ke-spanyol-BPzrFvJQa4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini kabar terkini mantan pemain Timnas Indonesia, Aples Gideon Tecuari (Foto: Instagram/@aplesgideonn)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/23/51/2566610/aples-gideon-tecuari-mantan-pemain-timnas-indonesia-yang-pernah-bisnis-angkot-hingga-akan-pergi-ke-spanyol-BPzrFvJQa4.jpg</image><title>Ini kabar terkini mantan pemain Timnas Indonesia, Aples Gideon Tecuari (Foto: Instagram/@aplesgideonn)</title></images><description>APLES Gideon Tecuari mungkin terdengar asing untuk pencinta sepakbola Tanah Air generasi muda. Akan tetapi, perlu diketahui, dia adalah mantan pemain Timnas Indonesia yang namanya harum pada era 1990-an hingga 2000-an.
Sebagai pemain, Aples pernah membela tim-tim besar di Indonesia, seperti Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru hingga Persija Jakarta. Hal itu wajar karena bakat sepakbolanya memang luar biasa. Dia adalah salah satu pemain yang ikut program Primavera di Italia.

Sayang, karier Aples berakhir pada 2004 silam karena cedera. Usai pensiun, Aples langsung ditawari menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Papua Barat, tetapi ditolaknya.
Pada 2009, tawaran kedua menjadi PNS pun datang kepada Aples. Akan tetapi, dia kembali menolaknya karena sudah nyaman dengan bisnis angkot di Manokwari. Dia mengaku punya tiga angkot pada waktu itu.
Hal ini diungkapkan Aples dalam wawancara dengan legenda sepakbola Indonesia lainnya, Hamka Hamzah. Wawancara itu diunggah di youtube Hamka, yaitu Capt Hamka
&amp;ldquo;Sebenarnya, waktu saya pensiun 2004 silam, saya sudah ditawari jadi PNS Papua Barat. Cuma, waktu itu, saya tolak karena saya nggak mau disuruh-suruh. Pada 2009, saya ditawari lagi, tapi karena waktu itu saya sudah enak di angkot, saya punya angkot tiga di Manokwari,&quot; ucap Aples.
BACA JUGA: Sebelum Bertemu Timnas Indonesia U-19, Pelatih Timnas Korea Selatan U-19 Ternyata Pernah Dipermalukan Malaysia
Sayang, risiko bisnis angkot ternyata cukup besar sehingga Aples tidak menekuni usaha itu lagi. Dia pun kini telah menjadi PNS dan berkarier sebagai pelatih juga sebagai sampingannya.
&quot;Sekarang, saya nggak lanjut lagi. Sebab, usaha angkot itu ada risikonya, dalam praktiknya lebih banyak pengeluaran. Kebetulan, saya pun diangkat jadi PNS. Ya, sudah saya jadi PNS saja, di samping, saya melanjutkan karier sebagai pelatih,&quot; ungkapnya.
Di dunia kepelatihan, Aples kini mendampingi Pelatih Rochy Putiray sebagai asisten pelatih Timnas Pelajar Indonesia U-18. Sekadar informasi, Timnas Pelajar Indonesia U-18 berada di bawah naungan Kemenpora. Pada tahun ini, Timnas Pelajar Indonesia U-18 rencananya akan mentas di Piala Pelajar Asia, di Bangkok, Thailand.
Selain itu, Aples dan Timnas Pelajar Indonesia U-18 juga akan berangkat ke Madrid, Spanyol untuk mengikuti IBER Cup pada April mendatang. Tiket ke turnamen ini didapatkan usai Timnas Pelajar Indonesia U-18 meraih posisi ketiga di IBER Cup 2019 yang berlangsung di Portugal.&quot;Kesibukan saya khusus tahun ini, saya bersama Timnas Pelajar U-18 Kemenpora. Kami sedang mempersiapkan tim untuk mengikuti Piala Pelajar Asia tahun ini di Bangkok,&quot; ungkap Aples.
&quot;Waktu itu kita seleksi 100 pemain di Bali, lalu kita bawa ke Bandung, ada dua tahap seleksi, sampai kita dapat 22 pemain yang kita bawa ke Portugal tahun 2019. Kita bawa ke sana untuk mengikuti IBER Cup. Ketika kita mengikutinya, kebetulan kita meraih juara tiga. Juara satu sampai tiga dipromosikan untuk ikut ajang elite,&amp;rdquo; tuturnya.

&quot;Ketika kita dipromosikan di ajang elite, kita melawan tim-tim yang punya tim senior di Liga Champions Eropa, seperti Liverpool, Real Madrid, pokoknya tim-tim besar. Tertunda di tahun 2020 karena pandemi, tahun 2022 ini, kita tetap diundang karena pernah juara tiga. Jadi, selain ke Piala Pelajar Asia, kita siapkan untuk ajang itu juga.&quot;
&quot;Kalau tidak salah bulan April ini kita ikut IBER Cup, tapi sekarang pertandingan bukan lagi di Portugal, tapi di Madrid, Spanyol,&quot; pungkas Aples.</description><content:encoded>APLES Gideon Tecuari mungkin terdengar asing untuk pencinta sepakbola Tanah Air generasi muda. Akan tetapi, perlu diketahui, dia adalah mantan pemain Timnas Indonesia yang namanya harum pada era 1990-an hingga 2000-an.
Sebagai pemain, Aples pernah membela tim-tim besar di Indonesia, seperti Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru hingga Persija Jakarta. Hal itu wajar karena bakat sepakbolanya memang luar biasa. Dia adalah salah satu pemain yang ikut program Primavera di Italia.

Sayang, karier Aples berakhir pada 2004 silam karena cedera. Usai pensiun, Aples langsung ditawari menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Papua Barat, tetapi ditolaknya.
Pada 2009, tawaran kedua menjadi PNS pun datang kepada Aples. Akan tetapi, dia kembali menolaknya karena sudah nyaman dengan bisnis angkot di Manokwari. Dia mengaku punya tiga angkot pada waktu itu.
Hal ini diungkapkan Aples dalam wawancara dengan legenda sepakbola Indonesia lainnya, Hamka Hamzah. Wawancara itu diunggah di youtube Hamka, yaitu Capt Hamka
&amp;ldquo;Sebenarnya, waktu saya pensiun 2004 silam, saya sudah ditawari jadi PNS Papua Barat. Cuma, waktu itu, saya tolak karena saya nggak mau disuruh-suruh. Pada 2009, saya ditawari lagi, tapi karena waktu itu saya sudah enak di angkot, saya punya angkot tiga di Manokwari,&quot; ucap Aples.
BACA JUGA: Sebelum Bertemu Timnas Indonesia U-19, Pelatih Timnas Korea Selatan U-19 Ternyata Pernah Dipermalukan Malaysia
Sayang, risiko bisnis angkot ternyata cukup besar sehingga Aples tidak menekuni usaha itu lagi. Dia pun kini telah menjadi PNS dan berkarier sebagai pelatih juga sebagai sampingannya.
&quot;Sekarang, saya nggak lanjut lagi. Sebab, usaha angkot itu ada risikonya, dalam praktiknya lebih banyak pengeluaran. Kebetulan, saya pun diangkat jadi PNS. Ya, sudah saya jadi PNS saja, di samping, saya melanjutkan karier sebagai pelatih,&quot; ungkapnya.
Di dunia kepelatihan, Aples kini mendampingi Pelatih Rochy Putiray sebagai asisten pelatih Timnas Pelajar Indonesia U-18. Sekadar informasi, Timnas Pelajar Indonesia U-18 berada di bawah naungan Kemenpora. Pada tahun ini, Timnas Pelajar Indonesia U-18 rencananya akan mentas di Piala Pelajar Asia, di Bangkok, Thailand.
Selain itu, Aples dan Timnas Pelajar Indonesia U-18 juga akan berangkat ke Madrid, Spanyol untuk mengikuti IBER Cup pada April mendatang. Tiket ke turnamen ini didapatkan usai Timnas Pelajar Indonesia U-18 meraih posisi ketiga di IBER Cup 2019 yang berlangsung di Portugal.&quot;Kesibukan saya khusus tahun ini, saya bersama Timnas Pelajar U-18 Kemenpora. Kami sedang mempersiapkan tim untuk mengikuti Piala Pelajar Asia tahun ini di Bangkok,&quot; ungkap Aples.
&quot;Waktu itu kita seleksi 100 pemain di Bali, lalu kita bawa ke Bandung, ada dua tahap seleksi, sampai kita dapat 22 pemain yang kita bawa ke Portugal tahun 2019. Kita bawa ke sana untuk mengikuti IBER Cup. Ketika kita mengikutinya, kebetulan kita meraih juara tiga. Juara satu sampai tiga dipromosikan untuk ikut ajang elite,&amp;rdquo; tuturnya.

&quot;Ketika kita dipromosikan di ajang elite, kita melawan tim-tim yang punya tim senior di Liga Champions Eropa, seperti Liverpool, Real Madrid, pokoknya tim-tim besar. Tertunda di tahun 2020 karena pandemi, tahun 2022 ini, kita tetap diundang karena pernah juara tiga. Jadi, selain ke Piala Pelajar Asia, kita siapkan untuk ajang itu juga.&quot;
&quot;Kalau tidak salah bulan April ini kita ikut IBER Cup, tapi sekarang pertandingan bukan lagi di Portugal, tapi di Madrid, Spanyol,&quot; pungkas Aples.</content:encoded></item></channel></rss>
