<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Juventus Kembali Bahas Liga Super Eropa, Bos UEFA Merasa Muak</title><description>Presiden UEFA Muak dengan Wacana Liga Super Eropa.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/03/03/51/2555961/presiden-juventus-kembali-bahas-liga-super-eropa-bos-uefa-merasa-muak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/03/03/51/2555961/presiden-juventus-kembali-bahas-liga-super-eropa-bos-uefa-merasa-muak"/><item><title>Presiden Juventus Kembali Bahas Liga Super Eropa, Bos UEFA Merasa Muak</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/03/03/51/2555961/presiden-juventus-kembali-bahas-liga-super-eropa-bos-uefa-merasa-muak</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/03/03/51/2555961/presiden-juventus-kembali-bahas-liga-super-eropa-bos-uefa-merasa-muak</guid><pubDate>Kamis 03 Maret 2022 22:19 WIB</pubDate><dc:creator>Tino Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/03/51/2555961/presiden-juventus-kembali-bahas-liga-super-eropa-bos-uefa-merasa-muak-N3rkAIBYII.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/03/51/2555961/presiden-juventus-kembali-bahas-liga-super-eropa-bos-uefa-merasa-muak-N3rkAIBYII.JPG</image><title>Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. (Foto: Reuters)</title></images><description>NYON - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengaku muak dengan tingkat tiga klub besar Eropa, yakni Juventus, Barcelona, dan Real Madrid yang belum juga menyerah membuat Liga Super Eropa. Bahkan kabar terbaru Presiden Juventus, Andrea Angnelli berniat mengumumkan format baru dari turnamen pesaing Liga Champions dai UEFA tersebut.
Seperti diketahui, Liga Super Eropa adalah kompetisi yang saat ini diwacanakan oleh tiga tim besar di dunia. Juventus, Real Madrid dan Barcelona menjadi perancang kompetisi baru untuk menyaingi Liga Champions yang dibuat UEFA.
Ceferin pun sudah sering menegaskan kepada ketiga klub itu bahwa wacana mereka akan berjalan sia-sia. Ia pun juga mengecam ketiga klub itu karena mewacanakannya di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina.
BACA JUGA:Belum Nyerah, Presiden Juventus dan Real Madrid Bakal Umumkan Format Baru Liga Super Eropa

&quot;Kami membantu dalam situasi yang mengerikan, mereka (malah) mengerjakan proyek seperti itu,&quot; kata Ceferin dikutip dari Football Italia, Kamis (3/3/2022).
&quot;Pertama, mereka meluncurkan ide omong kosong mereka di tengah pandemi. Sekarang, kita membaca artikel bahwa mereka berencana untuk meluncurkan ide lain sekarang di tengah perang,&quot; sambungnya yang penuh kesal.
Ceferin pun tak mempermasalahkan jika kompetisi baru itu berjalan. Namun, ia langsung mengancam Juventus, Real Madrid dan Barcelona tidak akan pernah bermain lagi di kompetisi yang dinaungi oleh UEFA jika mereka mendirikan Liga Super Eropa.&quot;Mereka bisa memainkan kompetisi mereka sendiri, tidak ada yang melarang mereka. Tetapi jika mereka memainkan kompetisi mereka sendiri, mereka tidak dapat bermain di kompetisi kami,&quot; tegasnya.
Di sisi lain, Presiden Juventus, Andrea Agnelli dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, telah menyelesaikan rencana alternatif untuk melanjutkan proyek tersebut. Wacana itu disebut akan diluncurkan dalam acara Financial Times&amp;rsquo; Business of Football Summit.

Proyek jilid dua Liga Super Eropa ini kabarnya akan berformat seperti UEFA Nations League. Nantinya, kemungkinan ada 24 klub yang akan mendapatkan tiket otomatis ke turnamen tersebut setiap musimnya.
Bila melihat usaha ketiga tim tersisa masih ngotot membangun Liga Super Eropa, maka dapat dipastikan baik Barcelona, Juventus, dan Real Madrid benar-benar sangat ingin turnamen tersebut tercipta.</description><content:encoded>NYON - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengaku muak dengan tingkat tiga klub besar Eropa, yakni Juventus, Barcelona, dan Real Madrid yang belum juga menyerah membuat Liga Super Eropa. Bahkan kabar terbaru Presiden Juventus, Andrea Angnelli berniat mengumumkan format baru dari turnamen pesaing Liga Champions dai UEFA tersebut.
Seperti diketahui, Liga Super Eropa adalah kompetisi yang saat ini diwacanakan oleh tiga tim besar di dunia. Juventus, Real Madrid dan Barcelona menjadi perancang kompetisi baru untuk menyaingi Liga Champions yang dibuat UEFA.
Ceferin pun sudah sering menegaskan kepada ketiga klub itu bahwa wacana mereka akan berjalan sia-sia. Ia pun juga mengecam ketiga klub itu karena mewacanakannya di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina.
BACA JUGA:Belum Nyerah, Presiden Juventus dan Real Madrid Bakal Umumkan Format Baru Liga Super Eropa

&quot;Kami membantu dalam situasi yang mengerikan, mereka (malah) mengerjakan proyek seperti itu,&quot; kata Ceferin dikutip dari Football Italia, Kamis (3/3/2022).
&quot;Pertama, mereka meluncurkan ide omong kosong mereka di tengah pandemi. Sekarang, kita membaca artikel bahwa mereka berencana untuk meluncurkan ide lain sekarang di tengah perang,&quot; sambungnya yang penuh kesal.
Ceferin pun tak mempermasalahkan jika kompetisi baru itu berjalan. Namun, ia langsung mengancam Juventus, Real Madrid dan Barcelona tidak akan pernah bermain lagi di kompetisi yang dinaungi oleh UEFA jika mereka mendirikan Liga Super Eropa.&quot;Mereka bisa memainkan kompetisi mereka sendiri, tidak ada yang melarang mereka. Tetapi jika mereka memainkan kompetisi mereka sendiri, mereka tidak dapat bermain di kompetisi kami,&quot; tegasnya.
Di sisi lain, Presiden Juventus, Andrea Agnelli dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, telah menyelesaikan rencana alternatif untuk melanjutkan proyek tersebut. Wacana itu disebut akan diluncurkan dalam acara Financial Times&amp;rsquo; Business of Football Summit.

Proyek jilid dua Liga Super Eropa ini kabarnya akan berformat seperti UEFA Nations League. Nantinya, kemungkinan ada 24 klub yang akan mendapatkan tiket otomatis ke turnamen tersebut setiap musimnya.
Bila melihat usaha ketiga tim tersisa masih ngotot membangun Liga Super Eropa, maka dapat dipastikan baik Barcelona, Juventus, dan Real Madrid benar-benar sangat ingin turnamen tersebut tercipta.</content:encoded></item></channel></rss>
