<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Malaysia Ngamuk, Sebut Level Timnas Malaysia Setara Sri Lanka Efek Dibantai Laos</title><description>Media Malaysia menyebut level Timnas Malaysia setara Sri Lanka 5 tahun ke depan efek dibantai Laos.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/02/22/51/2551135/media-malaysia-ngamuk-sebut-level-timnas-malaysia-setara-sri-lanka-efek-dibantai-laos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/02/22/51/2551135/media-malaysia-ngamuk-sebut-level-timnas-malaysia-setara-sri-lanka-efek-dibantai-laos"/><item><title>Media Malaysia Ngamuk, Sebut Level Timnas Malaysia Setara Sri Lanka Efek Dibantai Laos</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/02/22/51/2551135/media-malaysia-ngamuk-sebut-level-timnas-malaysia-setara-sri-lanka-efek-dibantai-laos</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/02/22/51/2551135/media-malaysia-ngamuk-sebut-level-timnas-malaysia-setara-sri-lanka-efek-dibantai-laos</guid><pubDate>Selasa 22 Februari 2022 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/22/51/2551135/media-malaysia-ngamuk-sebut-level-timnas-malaysia-setara-sri-lanka-efek-dibantai-laos-aFRDbDSf21.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Malaysia ngamuk setelah Timnas Malaysia U-23 ditumbangkan Laos dari Piala AFF U-23 2022. (Foto: Twitter/@FAM_Malaysia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/22/51/2551135/media-malaysia-ngamuk-sebut-level-timnas-malaysia-setara-sri-lanka-efek-dibantai-laos-aFRDbDSf21.jpg</image><title>Media Malaysia ngamuk setelah Timnas Malaysia U-23 ditumbangkan Laos dari Piala AFF U-23 2022. (Foto: Twitter/@FAM_Malaysia)</title></images><description>MEDIA Malaysia, Semuanyabola, mengamuk setelah Timnas Malaysia U-23 disingkirkan Laos di Piala AFF U-23 2022. Mereka menyebut jika Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) tidak berbenah, bukan tak mungkin level Timnas Malaysia setara dengan tim nasional yang kini menempati peringkat 204 dunia, Sri Lanka, dalam 5 tahun ke depan.
&amp;ldquo;Lantas bagaimana sebenarnya masa depan sepakbola negara kita? Jika para pemain muda kita kalah dari Laos, bukan tak mungkin dalam 5 tahun ke depan kita bakal setara dengan Sri Lanka yang kini menempati peringkat 204 dunia,&amp;rdquo; tulis Semuanyabola.

&amp;ldquo;Sejauh ini, pimpinan FAM hanya meminta dukungan kepada Timnas Malaysia. FAM berharap pemain-pemain muda ini dapat mengubah nasib sepakbola nasional,&amp;rdquo; lanjut Semuanyabola.
Kekhawatiran yang dilemparkan Semuanyabola sangat beralasan. Skuad Timnas Malaysia U-23 saat ini merupakan proyeksi timnas senior dalam beberapa tahun ke depan.
Namun, bibit-bibit yang dipercaya membela Timnas Malaysia U-23 malah tampil buruk saat dihadapkan dengan Laos, negara yang kerap jadi bulan-bulanan tim Asia Tenggara lain. Sekadar diketahui, Malaysia hancur lebur saat bertemu Laos di dua laga Grup B Piala AFF U-23 2022.
BACA JUGA:Media Malaysia Takjub Shayne Pattynama Segera Bela Timnas Indonesia, Takut Dibantai Lagi?

Dalam dua pertemuan, Malaysia kalah agregat 1-4 dari Laos. Alhasil, Timnas Malaysia U-23 tersingkir di fase grup dan gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2022.Pesepakbola legenda Malaysia, Safee Sali, juga murka. Ia menilai kekalahan dari Laos bagaikan dirinya ditimpuk batu oleh orang lain dan mengenai wajahnya.

&amp;ldquo;Tak ada Indonesia, kami hanya dihadapkan dengan Laos. Logikanya kami bakal mendapat poin. Namun, kami malah kalah dan rasanya seperti ditimpuk batu ke muka,&amp;rdquo; kata Safee Sali saat diwawancara Astro Arena.
Juru gedor Timnas Malaysia di Piala AFF 2010 itu pun mendorong FAM untuk berbenah. Jika tidak, apa yang ditakutkan Semuanyabola bisa terealisasi.
&amp;ldquo;Jadi saya rasa masalah ini (tumbang dari Laos) yang perlu dijawab para pihak terkait,&amp;rdquo; tutup Safee Sali.</description><content:encoded>MEDIA Malaysia, Semuanyabola, mengamuk setelah Timnas Malaysia U-23 disingkirkan Laos di Piala AFF U-23 2022. Mereka menyebut jika Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) tidak berbenah, bukan tak mungkin level Timnas Malaysia setara dengan tim nasional yang kini menempati peringkat 204 dunia, Sri Lanka, dalam 5 tahun ke depan.
&amp;ldquo;Lantas bagaimana sebenarnya masa depan sepakbola negara kita? Jika para pemain muda kita kalah dari Laos, bukan tak mungkin dalam 5 tahun ke depan kita bakal setara dengan Sri Lanka yang kini menempati peringkat 204 dunia,&amp;rdquo; tulis Semuanyabola.

&amp;ldquo;Sejauh ini, pimpinan FAM hanya meminta dukungan kepada Timnas Malaysia. FAM berharap pemain-pemain muda ini dapat mengubah nasib sepakbola nasional,&amp;rdquo; lanjut Semuanyabola.
Kekhawatiran yang dilemparkan Semuanyabola sangat beralasan. Skuad Timnas Malaysia U-23 saat ini merupakan proyeksi timnas senior dalam beberapa tahun ke depan.
Namun, bibit-bibit yang dipercaya membela Timnas Malaysia U-23 malah tampil buruk saat dihadapkan dengan Laos, negara yang kerap jadi bulan-bulanan tim Asia Tenggara lain. Sekadar diketahui, Malaysia hancur lebur saat bertemu Laos di dua laga Grup B Piala AFF U-23 2022.
BACA JUGA:Media Malaysia Takjub Shayne Pattynama Segera Bela Timnas Indonesia, Takut Dibantai Lagi?

Dalam dua pertemuan, Malaysia kalah agregat 1-4 dari Laos. Alhasil, Timnas Malaysia U-23 tersingkir di fase grup dan gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2022.Pesepakbola legenda Malaysia, Safee Sali, juga murka. Ia menilai kekalahan dari Laos bagaikan dirinya ditimpuk batu oleh orang lain dan mengenai wajahnya.

&amp;ldquo;Tak ada Indonesia, kami hanya dihadapkan dengan Laos. Logikanya kami bakal mendapat poin. Namun, kami malah kalah dan rasanya seperti ditimpuk batu ke muka,&amp;rdquo; kata Safee Sali saat diwawancara Astro Arena.
Juru gedor Timnas Malaysia di Piala AFF 2010 itu pun mendorong FAM untuk berbenah. Jika tidak, apa yang ditakutkan Semuanyabola bisa terealisasi.
&amp;ldquo;Jadi saya rasa masalah ini (tumbang dari Laos) yang perlu dijawab para pihak terkait,&amp;rdquo; tutup Safee Sali.</content:encoded></item></channel></rss>
