<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Myanmar U-23 Resmi Mundur dari Piala AFF U-23 2022, Ikuti Timnas Indonesia U-23</title><description>Timnas Myanmar U-23 resmi mundur dari Piala AFF U-23 2022.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/02/15/51/2547647/timnas-myanmar-u-23-resmi-mundur-dari-piala-aff-u-23-2022-ikuti-timnas-indonesia-u-23</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/02/15/51/2547647/timnas-myanmar-u-23-resmi-mundur-dari-piala-aff-u-23-2022-ikuti-timnas-indonesia-u-23"/><item><title>Timnas Myanmar U-23 Resmi Mundur dari Piala AFF U-23 2022, Ikuti Timnas Indonesia U-23</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/02/15/51/2547647/timnas-myanmar-u-23-resmi-mundur-dari-piala-aff-u-23-2022-ikuti-timnas-indonesia-u-23</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/02/15/51/2547647/timnas-myanmar-u-23-resmi-mundur-dari-piala-aff-u-23-2022-ikuti-timnas-indonesia-u-23</guid><pubDate>Selasa 15 Februari 2022 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Quadiliba Al-Farabi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/15/51/2547647/timnas-myanmar-u-23-resmi-mundur-dari-piala-aff-u-23-2022-ikuti-timnas-indonesia-u-23-AN10jjtZck.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Myanmar U-23 resmi mundur dari Piala AFF U-23 2022. (Foto: Instagram/@myanmarff)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/15/51/2547647/timnas-myanmar-u-23-resmi-mundur-dari-piala-aff-u-23-2022-ikuti-timnas-indonesia-u-23-AN10jjtZck.jpg</image><title>Timnas Myanmar U-23 resmi mundur dari Piala AFF U-23 2022. (Foto: Instagram/@myanmarff)</title></images><description>TIMNAS Myanmar U-23 resmi mundur dari Piala AFF U-23 2022 karena diserang badai Covid-19. Hal itu diungkapkan presiden Federasi Sepakbola Asia Tenggara, Mayor Jenderal Khiev Sameth.
&amp;ldquo;Dengan sangat menyesal Timnas Myanmar U-23 harus mundur dari Piala AFF U-23. Kami memahami tim telah bersemangat untuk memulai kampanye mereka dan para penggemar sangat ingin melihat tim beraksi,&amp;rdquo; kata Mayor Jenderal Khiev Sameth mengutip dari laman ASEAN Football.

&amp;ldquo;Kesehatan dan keselamatan semua orang yang terlibat adalah yang paling penting. Kami sepenuhnya memahami keputusan yang telah diambil. Kami berharap anggota yang terkena cepat pulih,&amp;rdquo; lanjut Khiev Sameth.
Kebijakan di atas diambil Federasi Sepak Bola Myanmar (MFF) setelah sejumlah pemain mereka dinyatakan positif Covid-19. Para pemain Myanmar ketahuan positif Covid-19 setelah menjalani tes rutin sebelum dan sesudah tiba di Kamboja.
BACA JUGA:Media Singapura Sebut Mundurnya Timnas Indonesia U-23 Bikin The Lions Lebih Yakin Juarai Piala AFF U-23 2022
Pemain dan staf yang diidentifikasi sebagai kontak dekat juga telah ditempatkan di ruang isolasi untuk observasi. Myanmar awalnya dijadwalkan melakoni laga perdana mereka di Grup B  Piala AFF U-23 2022 pada hari ini, Selasa (15/2/2022) pukul 16.00 WIB. Jadwal pertandingan yang direvisi akan diumumkan segera.Dengan ini, semakin sedikit peserta Piala AFF U-23 2022 terutama di Grup B. Sebab grup ini tinggal menyisakan Malaysia dan Laos, setelah Indonesia dan Myanmar mengundurkan diri. Sebelumnya Timnas Indonesia U-23 juga resmi mengundurkan diri dari turnamen ini karena alasan yang sama.

(Timnas Indonesia U-23 lebih dulu mundur dari Piala AFF U-23 2022)
Sebanyak 7 pemain skuat Garuda Muda dikonfirmasi positif Covid-19. Mereka ialah adalah Ronaldo Joybera R Junior, Muhammad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi.
Adapun untuk Timnas Myanmar, belum disebutkan jumlah pasti para pemain yang dikonfirmasi positif Covid-19. Tentunya kondisi di atas sangat disayangkan, mengingat sepakbola di Asia Tenggara tengah bergeliat.</description><content:encoded>TIMNAS Myanmar U-23 resmi mundur dari Piala AFF U-23 2022 karena diserang badai Covid-19. Hal itu diungkapkan presiden Federasi Sepakbola Asia Tenggara, Mayor Jenderal Khiev Sameth.
&amp;ldquo;Dengan sangat menyesal Timnas Myanmar U-23 harus mundur dari Piala AFF U-23. Kami memahami tim telah bersemangat untuk memulai kampanye mereka dan para penggemar sangat ingin melihat tim beraksi,&amp;rdquo; kata Mayor Jenderal Khiev Sameth mengutip dari laman ASEAN Football.

&amp;ldquo;Kesehatan dan keselamatan semua orang yang terlibat adalah yang paling penting. Kami sepenuhnya memahami keputusan yang telah diambil. Kami berharap anggota yang terkena cepat pulih,&amp;rdquo; lanjut Khiev Sameth.
Kebijakan di atas diambil Federasi Sepak Bola Myanmar (MFF) setelah sejumlah pemain mereka dinyatakan positif Covid-19. Para pemain Myanmar ketahuan positif Covid-19 setelah menjalani tes rutin sebelum dan sesudah tiba di Kamboja.
BACA JUGA:Media Singapura Sebut Mundurnya Timnas Indonesia U-23 Bikin The Lions Lebih Yakin Juarai Piala AFF U-23 2022
Pemain dan staf yang diidentifikasi sebagai kontak dekat juga telah ditempatkan di ruang isolasi untuk observasi. Myanmar awalnya dijadwalkan melakoni laga perdana mereka di Grup B  Piala AFF U-23 2022 pada hari ini, Selasa (15/2/2022) pukul 16.00 WIB. Jadwal pertandingan yang direvisi akan diumumkan segera.Dengan ini, semakin sedikit peserta Piala AFF U-23 2022 terutama di Grup B. Sebab grup ini tinggal menyisakan Malaysia dan Laos, setelah Indonesia dan Myanmar mengundurkan diri. Sebelumnya Timnas Indonesia U-23 juga resmi mengundurkan diri dari turnamen ini karena alasan yang sama.

(Timnas Indonesia U-23 lebih dulu mundur dari Piala AFF U-23 2022)
Sebanyak 7 pemain skuat Garuda Muda dikonfirmasi positif Covid-19. Mereka ialah adalah Ronaldo Joybera R Junior, Muhammad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi.
Adapun untuk Timnas Myanmar, belum disebutkan jumlah pasti para pemain yang dikonfirmasi positif Covid-19. Tentunya kondisi di atas sangat disayangkan, mengingat sepakbola di Asia Tenggara tengah bergeliat.</content:encoded></item></channel></rss>
