<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AC Milan Hancurkan Inter Milan 2-1 di Liga Italia 2021-2022, Stefano Pioli: Bukti Kualitas Kami!</title><description>Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, senang bukan main setelah timnya menang 2-1 atas Inter Milan di pekan ke-24 Liga Italia 2021-2022.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/02/06/47/2542977/ac-milan-hancurkan-inter-milan-2-1-di-liga-italia-2021-2022-stefano-pioli-bukti-kualitas-kami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/02/06/47/2542977/ac-milan-hancurkan-inter-milan-2-1-di-liga-italia-2021-2022-stefano-pioli-bukti-kualitas-kami"/><item><title>AC Milan Hancurkan Inter Milan 2-1 di Liga Italia 2021-2022, Stefano Pioli: Bukti Kualitas Kami!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/02/06/47/2542977/ac-milan-hancurkan-inter-milan-2-1-di-liga-italia-2021-2022-stefano-pioli-bukti-kualitas-kami</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/02/06/47/2542977/ac-milan-hancurkan-inter-milan-2-1-di-liga-italia-2021-2022-stefano-pioli-bukti-kualitas-kami</guid><pubDate>Minggu 06 Februari 2022 05:45 WIB</pubDate><dc:creator>Andhika Khoirul Huda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/06/47/2542977/ac-milan-hancurkan-inter-milan-2-1-di-liga-italia-2021-2022-stefano-pioli-bukti-kualitas-kami-wRjK5anano.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AC Milan hancurkan Inter Milan 2-1 di Liga Italia 2021-2022. (Foto: REUTERS/Daniele Mascolo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/06/47/2542977/ac-milan-hancurkan-inter-milan-2-1-di-liga-italia-2021-2022-stefano-pioli-bukti-kualitas-kami-wRjK5anano.jpg</image><title>AC Milan hancurkan Inter Milan 2-1 di Liga Italia 2021-2022. (Foto: REUTERS/Daniele Mascolo)</title></images><description>PELATIH AC Milan, Stefano Pioli, semringah setelah timnya menang 2-1 atas Inter Milan di pekan ke-24 Liga Italia 2021-2022, Minggu (6/2/2022) dini hari WIB. Stefano Pioli mengatakan kemenangan itu merupakan bukti AC Milan memiliki kualitas.
Dalam laga tersebut, Rossoneri &amp;ndash;julukan Milan&amp;ndash;  tampil kurang memuaskan di babak pertama. Mereka dibombardir Inter Milan dan beruntung hanya kebobolan satu gol dari Ivan perisic (38&amp;rsquo;) berkat aksi gemilang  Mike Maignan di bawah mistar gawang.

Akan tetapi, permainan Brahim Diaz dan kolega berubah drastis di paruh kedua. AC Milan bermain lebih baik dan gantian menekan Nerazzurri &amp;ndash;julukan Inter. Lalu, dua gol beruntun dari Olivier Giroud pada menit 75 dan 78 membawa mereka comeback dan menang 2-1.
Ketika wasit meniup peluit panjang, para pemain AC Milan pun terlihat sangat gembira, tak terkecuali sang pelatih, yang berlari ke lapangan dan berpelukan dengan para pemainnya. Stefano Pioli mengaku hal itu dilakukan karena diriya terlalu senang dengan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan anak buahnya.
&amp;ldquo;Saya tertawa melihat cara saya berlari, itu bukan sesuatu yang bagus untuk dilihat! Tetapi kegembiraan saya terlalu besar, para pemain saya memiliki semangat luar biasa untuk melampaui batas mereka,&amp;rdquo; kata Pioli dilansir dari Football Italia, Minggu (6/2/2022).
BACA JUGA:Penyebab Inter Milan Kalah dari AC Milan di Pekan Ke-24 Liga Italia 2021-2022

Lebih lanjut, pelatih berusia 56 tahun itu menegaskan kemenangan tersebut membuktikan timnya punya kualitas untuk mengalahkan tim kuat seperti Nerazzurri, yang sedang bagus-bagusnya saat ini. Bahkan, hal itu mereka lakukan tanpa kehadiran sang pemain andalan, Zlatan Ibrahimovic, yang absen karena cedera.&amp;ldquo;Kami mengalahkan tim terbaik di Liga Italia, juara bertahan dan pemimpin (klasemen), jadi itu menjadi bukti bahwa kami bisa membuktikan diri (punya kualitas). Memang benar Inter bermain lebih baik di babak pertama, tetapi Milan memiliki keberanian besar dan tidak takut pada siapa pun,&amp;rdquo; tegas pelatih kelahiran Parma itu.

Dengan hasil tersebut, AC Milan hanya terpaut satu poin dari Inter Milan dan untuk sementara naik ke posisi dua menggeser Napoli. Hanya saja Inter Milan berpotensi menjauh karena memiliki tabungan satu pertandingan.
Kendati demikian, tentu hasil tersebut membuka kembali harapan AC Milan untuk menyalip Inter Milan di puncak klasemen dan meraih Scudetto musim ini. Terakhir kali AC Milan juara Liga Italia pada 2010-2011 atau 12 tahun yang lalu.</description><content:encoded>PELATIH AC Milan, Stefano Pioli, semringah setelah timnya menang 2-1 atas Inter Milan di pekan ke-24 Liga Italia 2021-2022, Minggu (6/2/2022) dini hari WIB. Stefano Pioli mengatakan kemenangan itu merupakan bukti AC Milan memiliki kualitas.
Dalam laga tersebut, Rossoneri &amp;ndash;julukan Milan&amp;ndash;  tampil kurang memuaskan di babak pertama. Mereka dibombardir Inter Milan dan beruntung hanya kebobolan satu gol dari Ivan perisic (38&amp;rsquo;) berkat aksi gemilang  Mike Maignan di bawah mistar gawang.

Akan tetapi, permainan Brahim Diaz dan kolega berubah drastis di paruh kedua. AC Milan bermain lebih baik dan gantian menekan Nerazzurri &amp;ndash;julukan Inter. Lalu, dua gol beruntun dari Olivier Giroud pada menit 75 dan 78 membawa mereka comeback dan menang 2-1.
Ketika wasit meniup peluit panjang, para pemain AC Milan pun terlihat sangat gembira, tak terkecuali sang pelatih, yang berlari ke lapangan dan berpelukan dengan para pemainnya. Stefano Pioli mengaku hal itu dilakukan karena diriya terlalu senang dengan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan anak buahnya.
&amp;ldquo;Saya tertawa melihat cara saya berlari, itu bukan sesuatu yang bagus untuk dilihat! Tetapi kegembiraan saya terlalu besar, para pemain saya memiliki semangat luar biasa untuk melampaui batas mereka,&amp;rdquo; kata Pioli dilansir dari Football Italia, Minggu (6/2/2022).
BACA JUGA:Penyebab Inter Milan Kalah dari AC Milan di Pekan Ke-24 Liga Italia 2021-2022

Lebih lanjut, pelatih berusia 56 tahun itu menegaskan kemenangan tersebut membuktikan timnya punya kualitas untuk mengalahkan tim kuat seperti Nerazzurri, yang sedang bagus-bagusnya saat ini. Bahkan, hal itu mereka lakukan tanpa kehadiran sang pemain andalan, Zlatan Ibrahimovic, yang absen karena cedera.&amp;ldquo;Kami mengalahkan tim terbaik di Liga Italia, juara bertahan dan pemimpin (klasemen), jadi itu menjadi bukti bahwa kami bisa membuktikan diri (punya kualitas). Memang benar Inter bermain lebih baik di babak pertama, tetapi Milan memiliki keberanian besar dan tidak takut pada siapa pun,&amp;rdquo; tegas pelatih kelahiran Parma itu.

Dengan hasil tersebut, AC Milan hanya terpaut satu poin dari Inter Milan dan untuk sementara naik ke posisi dua menggeser Napoli. Hanya saja Inter Milan berpotensi menjauh karena memiliki tabungan satu pertandingan.
Kendati demikian, tentu hasil tersebut membuka kembali harapan AC Milan untuk menyalip Inter Milan di puncak klasemen dan meraih Scudetto musim ini. Terakhir kali AC Milan juara Liga Italia pada 2010-2011 atau 12 tahun yang lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
