<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Lebih Tinggi ketimbang saat Latih Korea Selatan</title><description>Berikut penyebab gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lebih tinggi ketimbang saat tangani Korea Selatan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/01/20/51/2535134/penyebab-gaji-shin-tae-yong-di-timnas-indonesia-lebih-tinggi-ketimbang-saat-latih-korea-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/01/20/51/2535134/penyebab-gaji-shin-tae-yong-di-timnas-indonesia-lebih-tinggi-ketimbang-saat-latih-korea-selatan"/><item><title>Penyebab Gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Lebih Tinggi ketimbang saat Latih Korea Selatan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/01/20/51/2535134/penyebab-gaji-shin-tae-yong-di-timnas-indonesia-lebih-tinggi-ketimbang-saat-latih-korea-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/01/20/51/2535134/penyebab-gaji-shin-tae-yong-di-timnas-indonesia-lebih-tinggi-ketimbang-saat-latih-korea-selatan</guid><pubDate>Kamis 20 Januari 2022 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/20/51/2535134/penyebab-gaji-shin-tae-yong-di-timnas-indonesia-lebih-tinggi-ketimbang-saat-latih-korea-selatan-szirDjRj0c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Berikut penyebab gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lebih tinggi ketimbang saat latih Korea Selatan. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/20/51/2535134/penyebab-gaji-shin-tae-yong-di-timnas-indonesia-lebih-tinggi-ketimbang-saat-latih-korea-selatan-szirDjRj0c.jpg</image><title>Berikut penyebab gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lebih tinggi ketimbang saat latih Korea Selatan. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</title></images><description>PENYEBAB gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lebih tinggi ketimbang saat latih Korea Selatan akan dibahas di artikel ini. Menurut laporan media Vietnam, Danviet, Shin Tae-yong menerima gaji USD1 juta atau setara Rp14,3 miliar per tahun dalam statusnya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Jika dibagi per bulan, Shin Tae-yong menerima Rp1,1 miliar! Sebelum menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membesut Timnas Korea Selatan senior dalam kurun 2017-2018.

(Shin Tae-yong saat menangani Timnas Korea Selatan)
Ternyata, gaji yang diterima Shin Tae-yong bersama Korea Selatan lebih rendah ketimbang saat membesut skuad Garuda. Banyak pihak bertanya-tanya, kok bisa gaji Shin Tae-yong di Korea Selatan lebih rendah ketimbang Indonesia?
Padahal, secara kualitas dan target, Korea Selatan praktis lebih tinggi ketimbang Indonesia. Namun, ada alasan yang melatarbelakanginya.
Gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lebih tinggi ketimbang Korea Selatan, karena di Indonesia ia menangani banyak tim. Hal itu berbeda dengan di Korea Selatan, yang mana dalam periode 2017-2018 Shin Tae-yong hanya membesut skuad senior saja.
BACA JUGA: Ternyata Ini Obrolan Shin Tae-yong dengan Marselino Ferdinan Pascalaga Persebaya Surabaya vs PSM Makassar
Ketika diperkenalkan sebagai juru taktik Timnas Indonesia pada 29 Desember 2019, Shin Tae-yong diberi jabatan manajer pelatih Timnas Indonesia. Ia memsupervisi langsung tiga tim nasional, yakni U-19, U-23 dan senior.Tugas pertama Shin Tae-yong adalah menyiapkan Timnas Indonesia U-19 untuk Piala Dunia U-20 2021. Ia membawa puluhan pemain menjalani pemusatan latihan di Kroasia pada Agustus-Oktober 2020.

Kemudian pada Desember 2020 hingga Januari 2021, Timnas Indonesia melakoni pemusatan latihan di Spanyol. Semua persiapan itu dilakukan jelang turun di Piala Dunia U-20 2021 yang digelar di Indonesia.
Namun, karena pandemicCovid-19, turnamen dibatalkan. Meski begitu, status tuan rumah Indonesia tidak hilang. Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Tahun ini saja Shin Tae-yong bakal melakoni banyak event bersama tiga tim nasional berbeda. Sebut saja Piala AFF U-23, SEA Games dan Asian Games (U-23), Piala AFF U-19, Kualifikasi Piala Asia U-20 (U-19) serta Kualifikasi Piala Asia Asia 2023 dan Piala AFF (senior).</description><content:encoded>PENYEBAB gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lebih tinggi ketimbang saat latih Korea Selatan akan dibahas di artikel ini. Menurut laporan media Vietnam, Danviet, Shin Tae-yong menerima gaji USD1 juta atau setara Rp14,3 miliar per tahun dalam statusnya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Jika dibagi per bulan, Shin Tae-yong menerima Rp1,1 miliar! Sebelum menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membesut Timnas Korea Selatan senior dalam kurun 2017-2018.

(Shin Tae-yong saat menangani Timnas Korea Selatan)
Ternyata, gaji yang diterima Shin Tae-yong bersama Korea Selatan lebih rendah ketimbang saat membesut skuad Garuda. Banyak pihak bertanya-tanya, kok bisa gaji Shin Tae-yong di Korea Selatan lebih rendah ketimbang Indonesia?
Padahal, secara kualitas dan target, Korea Selatan praktis lebih tinggi ketimbang Indonesia. Namun, ada alasan yang melatarbelakanginya.
Gaji Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lebih tinggi ketimbang Korea Selatan, karena di Indonesia ia menangani banyak tim. Hal itu berbeda dengan di Korea Selatan, yang mana dalam periode 2017-2018 Shin Tae-yong hanya membesut skuad senior saja.
BACA JUGA: Ternyata Ini Obrolan Shin Tae-yong dengan Marselino Ferdinan Pascalaga Persebaya Surabaya vs PSM Makassar
Ketika diperkenalkan sebagai juru taktik Timnas Indonesia pada 29 Desember 2019, Shin Tae-yong diberi jabatan manajer pelatih Timnas Indonesia. Ia memsupervisi langsung tiga tim nasional, yakni U-19, U-23 dan senior.Tugas pertama Shin Tae-yong adalah menyiapkan Timnas Indonesia U-19 untuk Piala Dunia U-20 2021. Ia membawa puluhan pemain menjalani pemusatan latihan di Kroasia pada Agustus-Oktober 2020.

Kemudian pada Desember 2020 hingga Januari 2021, Timnas Indonesia melakoni pemusatan latihan di Spanyol. Semua persiapan itu dilakukan jelang turun di Piala Dunia U-20 2021 yang digelar di Indonesia.
Namun, karena pandemicCovid-19, turnamen dibatalkan. Meski begitu, status tuan rumah Indonesia tidak hilang. Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Tahun ini saja Shin Tae-yong bakal melakoni banyak event bersama tiga tim nasional berbeda. Sebut saja Piala AFF U-23, SEA Games dan Asian Games (U-23), Piala AFF U-19, Kualifikasi Piala Asia U-20 (U-19) serta Kualifikasi Piala Asia Asia 2023 dan Piala AFF (senior).</content:encoded></item></channel></rss>
