<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shin Tae-yong Disebut Tersinggung dan Deadlock saat Rapat dengan PSSI, Ini Kata Mochamad Iriawan</title><description>Mochamad Iriawan memastikan tak ada deadlock saat komunikasi dengan Shin Tae-yong.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/01/17/51/2533200/shin-tae-yong-disebut-tersinggung-dan-deadlock-saat-rapat-dengan-pssi-ini-kata-mochamad-iriawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/01/17/51/2533200/shin-tae-yong-disebut-tersinggung-dan-deadlock-saat-rapat-dengan-pssi-ini-kata-mochamad-iriawan"/><item><title>Shin Tae-yong Disebut Tersinggung dan Deadlock saat Rapat dengan PSSI, Ini Kata Mochamad Iriawan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/01/17/51/2533200/shin-tae-yong-disebut-tersinggung-dan-deadlock-saat-rapat-dengan-pssi-ini-kata-mochamad-iriawan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/01/17/51/2533200/shin-tae-yong-disebut-tersinggung-dan-deadlock-saat-rapat-dengan-pssi-ini-kata-mochamad-iriawan</guid><pubDate>Senin 17 Januari 2022 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/17/51/2533200/shin-tae-yong-disebut-tersinggung-dan-deadlock-saat-rapat-dengan-pssi-ini-kata-mochamad-iriawan-2lJFQuGslI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong disebut diremehkan saat rapat dengan Exco PSSI. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/17/51/2533200/shin-tae-yong-disebut-tersinggung-dan-deadlock-saat-rapat-dengan-pssi-ini-kata-mochamad-iriawan-2lJFQuGslI.jpg</image><title>Shin Tae-yong disebut diremehkan saat rapat dengan Exco PSSI. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</title></images><description>KETUA Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengonfirmasi Shin Tae-yong tak tersinggung dan tak ada deadlock ketika PSSI berdiskusi dengan juru taktik asal Korea Selatan tersebut. Mochamad Iriawan mengatakan diskusi cuma berjalan kurang maksimal karena Shin Tae-yong buru-buru berangkat ke Bali pada Kamis, 13 Januari 2022.
Sekadar informasi, Shin Tae-yong memang berangkat ke Bali pada Kamis, 13 Januari 2022. Ia ingin memantau langsung pemain-pemain lokal yang tampil di Liga 1 2021-2022 demi dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan tampil di FIFA Matchday Januari dan Piala AFF U-23 2022.

(Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan)
&quot;Tidak ada (deadlock-red),&quot; kata Mochamad Iriawan kepada pewarta di Jakarta.
&quot;Pertemuan belum maksimal karena Shin buru-buru harus ke Bali. Nanti akan diteruskan lagi secara rinci ketika dia kembali (ke Jakarta-red),&quot; tutur Iriawan.
Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, pembicaraan dengan Shin Tae-yong berkutat pada performa Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.  Dalam turnamen yang berlangsung di Singapura itu, Timnas Indonesia keluar sebagai runner-up setelah kalah agregat 2-6 dari Thailand di final.
Kabar soal buntunya komunikasi antara PSSI dan Shin Tae-yong diutarakan anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro dalam sebuah diskusi dengan salah satu media online.
&quot;Tadi sempat kita 'deadlock' dan kemudian akan ditindaklanjuti. Dia (Shin Tae-yong -red) akan buru-buru mau ke Bali,&quot; kata Haruna Soemitro.
BACA JUGA: 5 Alasan Timnas Indonesia Bakal Juara Piala AFF U-23 2022, Nomor 1 Dibela Penyerang Ganas
Haruna Soemitro juga merasa komunikasi PSSI dengan Shin  Tae-yong tidak baik-baik saja karena juru taktik asal Korea Selatan itu tersinggung ketika dikritik dan diberikan masukan petinggi PSSI. Tersinggung yang dimaksud di sini adalah, Shin Tae-yong agak kesal disebut sama seperti pelatih-pelatih sebelumnya, yang mana hanya membawa Timnas Indonesia finis runner-up.Sekadar informasi, sebelum finis runner-up di Piala AFF 2020, Timnas Indonesia sudah lima kali merasakan mendapatkan posisi serupa. Sebut saja pada 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016.
Shin Tae-yong sendiri menangani Timnas Indonesia sejak akhir 2019 dengan kontrak berdurasi empat tahun. Sejauh ini, Shin Tae-yong belum memberikan gelar apa pun kepada Timnas Indonesia.

Di Piala AFF 2020, Shin Tae-yong memang hanya membawa Indonesia menjadi tim terbaik kedua. Akan tetapi, performa Timnas Indonesia mendapatkan pujian lantaran diperkuat para pemain muda yang berusia rata-rata 23,8 tahun. Timnas Indonesia pun menjadi salah satu skuad termuda di turnamen tersebut.
Tentu harapannya PSSI membantu apa pun yang dibutuhkan Shin Tae-yong. Sebab, Shin Tae-yong diharapkan dapat membawa perbaikan prestasi sepakbola nasional, sesuatu yang dinanti-nanti pencinta sepakbola Tanah Air.</description><content:encoded>KETUA Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengonfirmasi Shin Tae-yong tak tersinggung dan tak ada deadlock ketika PSSI berdiskusi dengan juru taktik asal Korea Selatan tersebut. Mochamad Iriawan mengatakan diskusi cuma berjalan kurang maksimal karena Shin Tae-yong buru-buru berangkat ke Bali pada Kamis, 13 Januari 2022.
Sekadar informasi, Shin Tae-yong memang berangkat ke Bali pada Kamis, 13 Januari 2022. Ia ingin memantau langsung pemain-pemain lokal yang tampil di Liga 1 2021-2022 demi dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan tampil di FIFA Matchday Januari dan Piala AFF U-23 2022.

(Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan)
&quot;Tidak ada (deadlock-red),&quot; kata Mochamad Iriawan kepada pewarta di Jakarta.
&quot;Pertemuan belum maksimal karena Shin buru-buru harus ke Bali. Nanti akan diteruskan lagi secara rinci ketika dia kembali (ke Jakarta-red),&quot; tutur Iriawan.
Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, pembicaraan dengan Shin Tae-yong berkutat pada performa Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.  Dalam turnamen yang berlangsung di Singapura itu, Timnas Indonesia keluar sebagai runner-up setelah kalah agregat 2-6 dari Thailand di final.
Kabar soal buntunya komunikasi antara PSSI dan Shin Tae-yong diutarakan anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro dalam sebuah diskusi dengan salah satu media online.
&quot;Tadi sempat kita 'deadlock' dan kemudian akan ditindaklanjuti. Dia (Shin Tae-yong -red) akan buru-buru mau ke Bali,&quot; kata Haruna Soemitro.
BACA JUGA: 5 Alasan Timnas Indonesia Bakal Juara Piala AFF U-23 2022, Nomor 1 Dibela Penyerang Ganas
Haruna Soemitro juga merasa komunikasi PSSI dengan Shin  Tae-yong tidak baik-baik saja karena juru taktik asal Korea Selatan itu tersinggung ketika dikritik dan diberikan masukan petinggi PSSI. Tersinggung yang dimaksud di sini adalah, Shin Tae-yong agak kesal disebut sama seperti pelatih-pelatih sebelumnya, yang mana hanya membawa Timnas Indonesia finis runner-up.Sekadar informasi, sebelum finis runner-up di Piala AFF 2020, Timnas Indonesia sudah lima kali merasakan mendapatkan posisi serupa. Sebut saja pada 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016.
Shin Tae-yong sendiri menangani Timnas Indonesia sejak akhir 2019 dengan kontrak berdurasi empat tahun. Sejauh ini, Shin Tae-yong belum memberikan gelar apa pun kepada Timnas Indonesia.

Di Piala AFF 2020, Shin Tae-yong memang hanya membawa Indonesia menjadi tim terbaik kedua. Akan tetapi, performa Timnas Indonesia mendapatkan pujian lantaran diperkuat para pemain muda yang berusia rata-rata 23,8 tahun. Timnas Indonesia pun menjadi salah satu skuad termuda di turnamen tersebut.
Tentu harapannya PSSI membantu apa pun yang dibutuhkan Shin Tae-yong. Sebab, Shin Tae-yong diharapkan dapat membawa perbaikan prestasi sepakbola nasional, sesuatu yang dinanti-nanti pencinta sepakbola Tanah Air.</content:encoded></item></channel></rss>
