<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dengarkan Ceramah dari Pakar Budaya Islam, Shin Tae-yong Lemparkan Pertanyaan Ini</title><description>Shin Tae-yong lemparkan pertanyaan ini setelah mendengarkan ceramah dari pakar budaya Islam.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2022/01/07/51/2528842/dengarkan-ceramah-dari-pakar-budaya-islam-shin-tae-yong-lemparkan-pertanyaan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2022/01/07/51/2528842/dengarkan-ceramah-dari-pakar-budaya-islam-shin-tae-yong-lemparkan-pertanyaan-ini"/><item><title>Dengarkan Ceramah dari Pakar Budaya Islam, Shin Tae-yong Lemparkan Pertanyaan Ini</title><link>https://bola.okezone.com/read/2022/01/07/51/2528842/dengarkan-ceramah-dari-pakar-budaya-islam-shin-tae-yong-lemparkan-pertanyaan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2022/01/07/51/2528842/dengarkan-ceramah-dari-pakar-budaya-islam-shin-tae-yong-lemparkan-pertanyaan-ini</guid><pubDate>Jum'at 07 Januari 2022 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/07/51/2528842/dengarkan-ceramah-dari-pakar-budaya-islam-shin-tae-yong-lemparkan-pertanyaan-ini-ZQ3UlKVIjf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong saat diresmikan sebagai pelatih Timnas Indonesia. (Foto: Heru Haryono/Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/07/51/2528842/dengarkan-ceramah-dari-pakar-budaya-islam-shin-tae-yong-lemparkan-pertanyaan-ini-ZQ3UlKVIjf.jpg</image><title>Shin Tae-yong saat diresmikan sebagai pelatih Timnas Indonesia. (Foto: Heru Haryono/Okezone.com)</title></images><description>PELATIH Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sempat mengunjungi Korean Cultural Center yang terletak di Jakarta sebelum diresmikan sebagai pelatih skuad Garuda pada 29 Desember 2019. Saat itu, Shin Tae-yong mendengarkan ceramah dari pakar budaya Islam yang bertugas di sana.
Sejumlah pertanyaan pun dilontarkan Shin Tae-yong kepada sang penceramah. Hal itu diketahui menurut pemberitaan yang dikeluarkan media Korea Selatan, Yonhap News Agency.

&amp;ldquo;Pelatih Shin Tae-yong tiba di Indonesia pada 8 Desember 2019. Fokusnya untuk memahami budaya dan karakter islami pemain-pemain Indonesia,&amp;rsquo; tulis Yonhap.
&amp;ldquo;Sehari setelahnya, Shin Tae-yong mengunjungi Korean Cultural Center di Indonesia dan mendengar ceramah dari pakar budaya Islam. Pelatih Shin menunjukan minat aktif dengan mengajukan sejumlah pertanyaan,&amp;rdquo; lanjut Yonhap.
&amp;ldquo;Pelatih Shin bertanya, &amp;lsquo;Apakah pemain Iran berpuasa selama Ramadhan? Benarkah diizinkan jika hanya salat dua kali dari lima waktu&amp;rsquo;,&amp;rdquo; tanya Shin Tae-yong.
BACA JUGA: Kronologi Shin Tae-yong Tolak Klub China dan Thailand demi Timnas Indonesia
Ketika diwawancara media asal Korea Selatan, Sportal Korea, Shin Tae-yong, mengaku mempelajari budaya Islam. Hal itu dimaksudkan supaya Shin Tae-yong dapat membuat program latihan yang ideal dan tidak bentrok dengan jadwal latihan Timnas Indonesia.&amp;ldquo;Sejak awal, saya mencoba memahami budaya Islam. Ada seorang dokter di Jakarta yang merupakan penganut agama Islam. Saya memintanya untuk bercerita soal agama Islam selama kurang lebih tiga jam,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong mengutip dari Sportalkorea, Jumat (7/1/2022).

&amp;ldquo;Saya belajar soal Islam dari sana, terutama bagian-bagian mana yang harus diperhatikan. Saya berjanji kepada pemain dan pelatih (lokal) untuk terus menghormati waktu beribadah mereka,&amp;rdquo; lanjut Shin Tae-yong.
&amp;ldquo;Saya juga akhirnya tahu ibadah itu bisa dilakukan pada waktu tertentu. Saya melakukannya dengan baik tanpa merasakan ketidaknyamanan dalam latihan,&amp;rdquo; tegas juru taktik 51 tahun tersebut.
Selang dua tahun, Shin Tae-yong semakin memahami karakter dan budaya Indonesia. Kini, Shin Tae-yong fokus mengembangkan potensi sepakbola Tanah Air melalui Timnas Indonesia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNi8yLzE0MzYwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>PELATIH Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sempat mengunjungi Korean Cultural Center yang terletak di Jakarta sebelum diresmikan sebagai pelatih skuad Garuda pada 29 Desember 2019. Saat itu, Shin Tae-yong mendengarkan ceramah dari pakar budaya Islam yang bertugas di sana.
Sejumlah pertanyaan pun dilontarkan Shin Tae-yong kepada sang penceramah. Hal itu diketahui menurut pemberitaan yang dikeluarkan media Korea Selatan, Yonhap News Agency.

&amp;ldquo;Pelatih Shin Tae-yong tiba di Indonesia pada 8 Desember 2019. Fokusnya untuk memahami budaya dan karakter islami pemain-pemain Indonesia,&amp;rsquo; tulis Yonhap.
&amp;ldquo;Sehari setelahnya, Shin Tae-yong mengunjungi Korean Cultural Center di Indonesia dan mendengar ceramah dari pakar budaya Islam. Pelatih Shin menunjukan minat aktif dengan mengajukan sejumlah pertanyaan,&amp;rdquo; lanjut Yonhap.
&amp;ldquo;Pelatih Shin bertanya, &amp;lsquo;Apakah pemain Iran berpuasa selama Ramadhan? Benarkah diizinkan jika hanya salat dua kali dari lima waktu&amp;rsquo;,&amp;rdquo; tanya Shin Tae-yong.
BACA JUGA: Kronologi Shin Tae-yong Tolak Klub China dan Thailand demi Timnas Indonesia
Ketika diwawancara media asal Korea Selatan, Sportal Korea, Shin Tae-yong, mengaku mempelajari budaya Islam. Hal itu dimaksudkan supaya Shin Tae-yong dapat membuat program latihan yang ideal dan tidak bentrok dengan jadwal latihan Timnas Indonesia.&amp;ldquo;Sejak awal, saya mencoba memahami budaya Islam. Ada seorang dokter di Jakarta yang merupakan penganut agama Islam. Saya memintanya untuk bercerita soal agama Islam selama kurang lebih tiga jam,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong mengutip dari Sportalkorea, Jumat (7/1/2022).

&amp;ldquo;Saya belajar soal Islam dari sana, terutama bagian-bagian mana yang harus diperhatikan. Saya berjanji kepada pemain dan pelatih (lokal) untuk terus menghormati waktu beribadah mereka,&amp;rdquo; lanjut Shin Tae-yong.
&amp;ldquo;Saya juga akhirnya tahu ibadah itu bisa dilakukan pada waktu tertentu. Saya melakukannya dengan baik tanpa merasakan ketidaknyamanan dalam latihan,&amp;rdquo; tegas juru taktik 51 tahun tersebut.
Selang dua tahun, Shin Tae-yong semakin memahami karakter dan budaya Indonesia. Kini, Shin Tae-yong fokus mengembangkan potensi sepakbola Tanah Air melalui Timnas Indonesia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8wNi8yLzE0MzYwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
