<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setelah Malaysia Dikabarkan Mundur, Kini Giliran Thailand yang Disebut Didiskualifikasi dari Piala AFF 2020</title><description>Malaysia dan Thailand dirumorkan yang tidak baik saat tampil di Piala AFF 2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/31/51/2525325/setelah-malaysia-dikabarkan-mundur-kini-giliran-thailand-yang-disebut-didiskualifikasi-dari-piala-aff-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/12/31/51/2525325/setelah-malaysia-dikabarkan-mundur-kini-giliran-thailand-yang-disebut-didiskualifikasi-dari-piala-aff-2020"/><item><title>Setelah Malaysia Dikabarkan Mundur, Kini Giliran Thailand yang Disebut Didiskualifikasi dari Piala AFF 2020</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/31/51/2525325/setelah-malaysia-dikabarkan-mundur-kini-giliran-thailand-yang-disebut-didiskualifikasi-dari-piala-aff-2020</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/12/31/51/2525325/setelah-malaysia-dikabarkan-mundur-kini-giliran-thailand-yang-disebut-didiskualifikasi-dari-piala-aff-2020</guid><pubDate>Jum'at 31 Desember 2021 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/31/51/2525325/setelah-malaysia-dikabarkan-mundur-kini-giliran-thailand-yang-disebut-didiskualifikasi-dari-piala-aff-2020-2Q0f606DA1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Thailand sempat dikabarkan bakal didiskualifikasi dari Piala AFF 2020. (Foto: Laman resmi Piala AFF 2020)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/31/51/2525325/setelah-malaysia-dikabarkan-mundur-kini-giliran-thailand-yang-disebut-didiskualifikasi-dari-piala-aff-2020-2Q0f606DA1.jpg</image><title>Timnas Thailand sempat dikabarkan bakal didiskualifikasi dari Piala AFF 2020. (Foto: Laman resmi Piala AFF 2020)</title></images><description>BANYAK rumor berseliweran di Piala AFF 2020, beberapa di antaranya menimpa tim-tim tradisional. Rumor pertama menimpa Timnas Malaysia di Piala AFF 2020.
Skuad Harimau Malaya &amp;ndash;julukan Malaysia&amp;ndash; sempat dikabarkan mengancam mundur dari Piala AFF 2020. Malaysia mengancam mundur jika permintaan mereka menambah personel baru ditolak AFF.

(Timnas Malaysia sempat dikabarkan ancam mundur dari Piala AFF 2020)
Sekadar informasi, Malaysia sempat dilanda musibah di awal-awal penyelenggaraan Piala AFF 2020. Saat itu, tercatat ada empat pemain mereka yang positif Covid-19, yakni Quentin Cheng, Faisal Halim, Khairulazhan dan Akhyar Rashid. Karena itu, Malaysia dikabarkan membutuhkan tambahan pemain untuk mengarungi turnamen.
&amp;ldquo;Mudah-mudahkan FAM segera mendaftarkan pemain baru sebelum situasi menjadi lebih buruk. Sebab, tim Malaysia bisa menarik diri dari turnamen regional (Piala AFF 2020),&amp;rdquo; tulis laporan Stadium Astro, mengutip dari media Vietnam, Zing News.
Namun, kabar di atas langsung dibantah Sekjen Federasi Sepakbola Malaysia (FAM), Mohd Saifuddin Abu Bakar. Ia mengatakan pemberitaan di atas hanyalah propaganda media Vietnam, jelang Golden Star &amp;ndash;julukan Vietnam&amp;ndash; menghadapi Malaysia.
&amp;ldquo;Menurut saya ini merupakan taktik propaganda dari Vietnam. Saya membaca berita itu (kabar Malaysia mundur dari Piala AFF 2020) berasal dari media Vietnam,&amp;rdquo; kata Mohd Saifuddin Abu Bakar, mengutip dari media Malaysia, Sinar Harian.
BACA JUGA: Kabar Thailand Didiskualifikasi dari Piala AFF 2020 karena Doping, Ini Fakta Sebenarnya
&quot;Jelas apa yang diberitakan media Vietnam itu salah dan saya kira mereka hanya menggunakan berita itu sebagai alat propaganda sebelum melawan Malaysia,&amp;rdquo; lanjut Mohd Saifuddin Abu Bakar.Sekarang, giliran muncul kabar Thailand didiskualifikasi dari Piala AFF 2020. Sejumlah akun media sosial Tanah Air, salah satunya akun YouTube Gila Bola, mengabarkan bahwa Thailand berpotensi didiskualifikasi dari Piala AFF 2020 karena salah satu pemainnya positif menggunakan doping, yang notabene dapat meningkatkan perfoma si pemain di lapangan.

(Pemberitaan Thailand harus didiskualifikasi dari Piala AFF 2020)
Namun, setelah ditelisik lebih dalam, kabar di atas hanyalah hoax. Dipercaya, kasus doping yang dimaksud di sini adalah hukuman yang dijatuhkan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Thailand. Sekadar diketahui, pada Oktober 2021 WADA menjatuhkan hukuman kepada Thailand karena gagal menjalankan instruksi secara maksimal perihal tes doping.
Karena itu, para kontingen atau atlet mereka dilarang menggunakan bendera negara di sejumlah ajang internasional hingga waktu tertentu. Sebenarnya bukan hanya Thailand yang menerima sanksi di atas, Indonesia dan Korea Utara juga mendapatkan hukuman serupa.
&amp;ldquo;Kabar burung Timnas Thailand terancam di diskualifikasi dari Piala AFF 2020 karena kasus doping itu hoax ya. Memang Thailand sedang kena sanksi dari WADA terkait doping tapi itu kasus kurang lebih sama kayak Indonesia (gugel aja), sanksinya dilarang mengibarkan bendera,&amp;rdquo; tulis akun Twitter @idextratime.
Alhasil, laga leg II final Piala AFF 2020 yang mempertemukan Timnas Indonesia vs Thailand tetap digelar sesuai jadwal pada Sabtu, 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB. Untuk menjadi juara Piala AFF 2020, Timnas Indonesia wajib menang dengan selisih lima gol, mengingat pada pertemuan pertama mereka kalah 0-4.</description><content:encoded>BANYAK rumor berseliweran di Piala AFF 2020, beberapa di antaranya menimpa tim-tim tradisional. Rumor pertama menimpa Timnas Malaysia di Piala AFF 2020.
Skuad Harimau Malaya &amp;ndash;julukan Malaysia&amp;ndash; sempat dikabarkan mengancam mundur dari Piala AFF 2020. Malaysia mengancam mundur jika permintaan mereka menambah personel baru ditolak AFF.

(Timnas Malaysia sempat dikabarkan ancam mundur dari Piala AFF 2020)
Sekadar informasi, Malaysia sempat dilanda musibah di awal-awal penyelenggaraan Piala AFF 2020. Saat itu, tercatat ada empat pemain mereka yang positif Covid-19, yakni Quentin Cheng, Faisal Halim, Khairulazhan dan Akhyar Rashid. Karena itu, Malaysia dikabarkan membutuhkan tambahan pemain untuk mengarungi turnamen.
&amp;ldquo;Mudah-mudahkan FAM segera mendaftarkan pemain baru sebelum situasi menjadi lebih buruk. Sebab, tim Malaysia bisa menarik diri dari turnamen regional (Piala AFF 2020),&amp;rdquo; tulis laporan Stadium Astro, mengutip dari media Vietnam, Zing News.
Namun, kabar di atas langsung dibantah Sekjen Federasi Sepakbola Malaysia (FAM), Mohd Saifuddin Abu Bakar. Ia mengatakan pemberitaan di atas hanyalah propaganda media Vietnam, jelang Golden Star &amp;ndash;julukan Vietnam&amp;ndash; menghadapi Malaysia.
&amp;ldquo;Menurut saya ini merupakan taktik propaganda dari Vietnam. Saya membaca berita itu (kabar Malaysia mundur dari Piala AFF 2020) berasal dari media Vietnam,&amp;rdquo; kata Mohd Saifuddin Abu Bakar, mengutip dari media Malaysia, Sinar Harian.
BACA JUGA: Kabar Thailand Didiskualifikasi dari Piala AFF 2020 karena Doping, Ini Fakta Sebenarnya
&quot;Jelas apa yang diberitakan media Vietnam itu salah dan saya kira mereka hanya menggunakan berita itu sebagai alat propaganda sebelum melawan Malaysia,&amp;rdquo; lanjut Mohd Saifuddin Abu Bakar.Sekarang, giliran muncul kabar Thailand didiskualifikasi dari Piala AFF 2020. Sejumlah akun media sosial Tanah Air, salah satunya akun YouTube Gila Bola, mengabarkan bahwa Thailand berpotensi didiskualifikasi dari Piala AFF 2020 karena salah satu pemainnya positif menggunakan doping, yang notabene dapat meningkatkan perfoma si pemain di lapangan.

(Pemberitaan Thailand harus didiskualifikasi dari Piala AFF 2020)
Namun, setelah ditelisik lebih dalam, kabar di atas hanyalah hoax. Dipercaya, kasus doping yang dimaksud di sini adalah hukuman yang dijatuhkan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Thailand. Sekadar diketahui, pada Oktober 2021 WADA menjatuhkan hukuman kepada Thailand karena gagal menjalankan instruksi secara maksimal perihal tes doping.
Karena itu, para kontingen atau atlet mereka dilarang menggunakan bendera negara di sejumlah ajang internasional hingga waktu tertentu. Sebenarnya bukan hanya Thailand yang menerima sanksi di atas, Indonesia dan Korea Utara juga mendapatkan hukuman serupa.
&amp;ldquo;Kabar burung Timnas Thailand terancam di diskualifikasi dari Piala AFF 2020 karena kasus doping itu hoax ya. Memang Thailand sedang kena sanksi dari WADA terkait doping tapi itu kasus kurang lebih sama kayak Indonesia (gugel aja), sanksinya dilarang mengibarkan bendera,&amp;rdquo; tulis akun Twitter @idextratime.
Alhasil, laga leg II final Piala AFF 2020 yang mempertemukan Timnas Indonesia vs Thailand tetap digelar sesuai jadwal pada Sabtu, 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB. Untuk menjadi juara Piala AFF 2020, Timnas Indonesia wajib menang dengan selisih lima gol, mengingat pada pertemuan pertama mereka kalah 0-4.</content:encoded></item></channel></rss>
