<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Secara Rekor Pertemuan Diunggulkan, Pelatih Thailand Tetap Tak Mau Remehkan Timnas Indonesia</title><description>Jelang Lawan Indonesia, Pelatih Thailand Tak Memikirkan Rekor Pertemuan Kedua Tim.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/28/51/2523846/secara-rekor-pertemuan-diunggulkan-pelatih-thailand-tetap-tak-mau-remehkan-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/12/28/51/2523846/secara-rekor-pertemuan-diunggulkan-pelatih-thailand-tetap-tak-mau-remehkan-timnas-indonesia"/><item><title>Secara Rekor Pertemuan Diunggulkan, Pelatih Thailand Tetap Tak Mau Remehkan Timnas Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/28/51/2523846/secara-rekor-pertemuan-diunggulkan-pelatih-thailand-tetap-tak-mau-remehkan-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/12/28/51/2523846/secara-rekor-pertemuan-diunggulkan-pelatih-thailand-tetap-tak-mau-remehkan-timnas-indonesia</guid><pubDate>Selasa 28 Desember 2021 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Quadiliba Al-Farabi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/28/51/2523846/secara-rekor-pertemuan-diunggulkan-pelatih-thailand-tetap-tak-mau-remehkan-timnas-indonesia-4VipwPkpuN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking bersama Shin Tae-yong dan Egy Maulana Vikri. (Foto: Instagram/changsuek)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/28/51/2523846/secara-rekor-pertemuan-diunggulkan-pelatih-thailand-tetap-tak-mau-remehkan-timnas-indonesia-4VipwPkpuN.jpg</image><title>Pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking bersama Shin Tae-yong dan Egy Maulana Vikri. (Foto: Instagram/changsuek)</title></images><description>SINGAPURA - Thailand memiliki keunggulan jelang  menghadapi Tim Nasional (Timnas) Indonesia di final Piala AFF 2020. Keunggulan itu terkait rekor pertemuan kedua tim yang mana Thailand lebih banyak menangnya ketika berjumpa skuad Garuda.
Kendati begitu, pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking menegaskan dirinya enggan remehkan skuad Garuda. Ia percaya Timnas Indonesia saat ini berbeda dan jauh lebih kuat lagi ketimbang masa-masa sebelumnya.
Sebagaimana diketahui, Thailand kali ini akan menjalankan partai final ke-9 Piala AFF sepanjang sejarah. Dari total tersebut mereka sudah mengemas 5 kali juara (1996, 2000, 2002, 2014, 2016).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kalahkan Pratama Arhan, Witan Sulaeman Calon Kuat Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020

Lalu dari lima kali juara tersebut tiga di antaranya adalah bertemu saat bertemu dengan Indonesia (2000, 2002, dan 2016). Artinya ini merupakan keempat kalinya Thailand berhadapan dengan skuad Garuda dan mereka selalu menang.
Sementara bagi Indonesia ini merupakan final ke-6 mereka sepanjang sejarah Piala AFF (2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016). Dari kelima final itu, skuad Garuda tidak pernah juara.
Melihat lebih luas, Indonesia sudah bersua Thailand sebanyak 12 kali sepanjang sejarah AFF. Dari total tersebut, sebanyak 9 kali skuad Garuda kalah dan baru 3 kali menang.Melihat rekor ini, pelatih yang akrab disapa Mano Polking tersebut tidak mau menjadikannya sebagai acuan. Menurutnya ini merupakan final berbeda dan Indonesia pun memiliki skuad yang berbeda.
Menurutnya, motivasi tinggi justru di pihak Indonesia mengingat rekor yang selama ini belum berpihak kepada mereka. Ia pun tidak mau menganggap remeh skuad asuhan Shin Tae-yong tersebut.
&amp;ldquo;Kita tahu rekor tersebut. Tapi aku percaya setiap kali Anda menembus ke partai final, Anda ingin sekali menang. Ini berlaku untuk semua tim,&amp;rdquo; ucap Mano Polking dalam konferensi pers jelang laga pada Selasa (28/12/2021).
&amp;ldquo;Berlaku juga untuk mereka yang telah melakukan persiapan yang panjang. Tentu mereka ingin mengalahkan kami apalagi selama ini mereka hanya hampir juara beberapa kali,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Tapi untuk kami, soal persiapan dan apa yang harus kami lakukan tidak banyak perubahan.  Kami fokus bagaimana mengalahkan mereka. Kami menganalisis permainan mereka,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Dan lagi kita tidak memikirkan terlalu banyak tentang rekor tersebut. Berapa final yang telah dilalui kedua tim. Kami pantas berada di sana dan pantas merebutkan gelar juara itu,&amp;rdquo; tuturnya.
Final Piala AFF 2020 leg pertama akan berlangsung pada Rabu 29 Desember 2021 pukul 19.30 WIB, Sementara leg kedua antara Thailand vs Timnas Indonesia akan dihelat pada Sabtu 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB.</description><content:encoded>SINGAPURA - Thailand memiliki keunggulan jelang  menghadapi Tim Nasional (Timnas) Indonesia di final Piala AFF 2020. Keunggulan itu terkait rekor pertemuan kedua tim yang mana Thailand lebih banyak menangnya ketika berjumpa skuad Garuda.
Kendati begitu, pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking menegaskan dirinya enggan remehkan skuad Garuda. Ia percaya Timnas Indonesia saat ini berbeda dan jauh lebih kuat lagi ketimbang masa-masa sebelumnya.
Sebagaimana diketahui, Thailand kali ini akan menjalankan partai final ke-9 Piala AFF sepanjang sejarah. Dari total tersebut mereka sudah mengemas 5 kali juara (1996, 2000, 2002, 2014, 2016).
Baca Juga:&amp;nbsp;Kalahkan Pratama Arhan, Witan Sulaeman Calon Kuat Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020

Lalu dari lima kali juara tersebut tiga di antaranya adalah bertemu saat bertemu dengan Indonesia (2000, 2002, dan 2016). Artinya ini merupakan keempat kalinya Thailand berhadapan dengan skuad Garuda dan mereka selalu menang.
Sementara bagi Indonesia ini merupakan final ke-6 mereka sepanjang sejarah Piala AFF (2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016). Dari kelima final itu, skuad Garuda tidak pernah juara.
Melihat lebih luas, Indonesia sudah bersua Thailand sebanyak 12 kali sepanjang sejarah AFF. Dari total tersebut, sebanyak 9 kali skuad Garuda kalah dan baru 3 kali menang.Melihat rekor ini, pelatih yang akrab disapa Mano Polking tersebut tidak mau menjadikannya sebagai acuan. Menurutnya ini merupakan final berbeda dan Indonesia pun memiliki skuad yang berbeda.
Menurutnya, motivasi tinggi justru di pihak Indonesia mengingat rekor yang selama ini belum berpihak kepada mereka. Ia pun tidak mau menganggap remeh skuad asuhan Shin Tae-yong tersebut.
&amp;ldquo;Kita tahu rekor tersebut. Tapi aku percaya setiap kali Anda menembus ke partai final, Anda ingin sekali menang. Ini berlaku untuk semua tim,&amp;rdquo; ucap Mano Polking dalam konferensi pers jelang laga pada Selasa (28/12/2021).
&amp;ldquo;Berlaku juga untuk mereka yang telah melakukan persiapan yang panjang. Tentu mereka ingin mengalahkan kami apalagi selama ini mereka hanya hampir juara beberapa kali,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Tapi untuk kami, soal persiapan dan apa yang harus kami lakukan tidak banyak perubahan.  Kami fokus bagaimana mengalahkan mereka. Kami menganalisis permainan mereka,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Dan lagi kita tidak memikirkan terlalu banyak tentang rekor tersebut. Berapa final yang telah dilalui kedua tim. Kami pantas berada di sana dan pantas merebutkan gelar juara itu,&amp;rdquo; tuturnya.
Final Piala AFF 2020 leg pertama akan berlangsung pada Rabu 29 Desember 2021 pukul 19.30 WIB, Sementara leg kedua antara Thailand vs Timnas Indonesia akan dihelat pada Sabtu 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
