<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggap Pertahanan Thailand Lebih Buruk dari Timnas Indonesia, Pengamat Sepakbola Vietnam Sarankan The Golden Star Main Sabar</title><description>Lancarkan Psywar, Pandit Asal Vietnam Sebut Pertahanan Thailand Tak Sebaik Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/26/51/2522813/anggap-pertahanan-thailand-lebih-buruk-dari-timnas-indonesia-pengamat-sepakbola-vietnam-sarankan-the-golden-star-main-sabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/12/26/51/2522813/anggap-pertahanan-thailand-lebih-buruk-dari-timnas-indonesia-pengamat-sepakbola-vietnam-sarankan-the-golden-star-main-sabar"/><item><title>Anggap Pertahanan Thailand Lebih Buruk dari Timnas Indonesia, Pengamat Sepakbola Vietnam Sarankan The Golden Star Main Sabar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/26/51/2522813/anggap-pertahanan-thailand-lebih-buruk-dari-timnas-indonesia-pengamat-sepakbola-vietnam-sarankan-the-golden-star-main-sabar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/12/26/51/2522813/anggap-pertahanan-thailand-lebih-buruk-dari-timnas-indonesia-pengamat-sepakbola-vietnam-sarankan-the-golden-star-main-sabar</guid><pubDate>Minggu 26 Desember 2021 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/26/51/2522813/anggap-pertahanan-thailand-lebih-buruk-dari-timnas-indonesia-pengamat-sepakbola-vietnam-sarankan-the-golden-star-main-sabar-hyOXKHbyqW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momen Vietnam ditahan Timnas Indonesia 0-0 di Piala AFF 2020. (Foto: Twitter/affsuzukicup)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/26/51/2522813/anggap-pertahanan-thailand-lebih-buruk-dari-timnas-indonesia-pengamat-sepakbola-vietnam-sarankan-the-golden-star-main-sabar-hyOXKHbyqW.jpg</image><title>Momen Vietnam ditahan Timnas Indonesia 0-0 di Piala AFF 2020. (Foto: Twitter/affsuzukicup)</title></images><description>HANOI - Tim Nasional (Timnas) Vietnam membutuhkan kemenangan 3-0 atas Thailand di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 jika mau lolos ke babak terakhir. Untuk bisa mewujudkan itu, pandit asal Vietnam, Phan Anh Tu, menyarankan The Golden Star bermain sabar karena menurutnya memecahkan pertahanan Thailand jauh lebih mudah ketimbang Timnas Indonesia.
Kedua tim akan kembali bentrok pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional Singapura, Kallang, Minggu (26/12/2021) pukul 19.30 WIB. Thailand menatap leg kedua dengan kondisi lebih menguntungkan, pasalnya tim berjuluk Gajah Perang untuk sementara unggul agregat gol 2-0, hasil dari laga leg pertama.
Phanh Anh Tu pun memberikan analisisnya terkait laga tersebut. Pandit Vietnam itu memperkirakan bahwa juru taktik Thailand, Alexandre &amp;lsquo;Mano&amp;rsquo; Polking sedang bingung menentukan skema bermain apa yang akan diterapkan untuk mempertahankan keunggulan agregat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Aksi Irfan Jaya Hibur Ikhsan Fandi, Kiper Dadakan di Laga Timnas Indonesia vs Singapura Disorot Media Prancis

Selain itu, Phanh Anh Tu mengingatkan pelatih Vietnam, Park Hang-seo untuk bermain sabar dan tidak terlalu terburu-buru. Pembangunan serangan yang terlalu ceroboh dinilai akan meninggalkan celah lebar yang bisa saja dieksploitasi pemain depan Thailand.
&amp;ldquo;Cara yang dipilih Vietnam dan Thailand dalam bermain adalah pedang bermata dua. Serangan yang terlalu menggebu-gebu akan membuka celah di lini pertahanan bagi Vietnam,&amp;rdquo; kata Phanh Anh Tu dilansir Vietnam Net, Minggu (26/12/2021).
Lebih lanjut, Phanh Anh Tu menyarankan Vietnam agar bermain sabar dan tidak terlalu terburu-buru. Umpan-umpan pendek di lini kedua akan membuka celah di lini belakang lawan karena pertahanan Thailand disebut tidak sebaik Indonesia.&amp;ldquo;Jika Thailand terus bermain bertahan, maka akan menjadi peluang bagi Vietnam. Pertahanan Thailand tidak sebaik Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
Phanh Anh Tu memprediksi bahwa laga nanti malam akan berlangsung sengit. Selain itu, dirinya pun percaya bahwa Vietnam masih memiliki kans besar untuk lolos ke final dan membalikkan keadaan.
&amp;ldquo;Kedua tim memiliki persiapan terbaik dari segi mentalitas, strategi dan kekuatan fisik. Menang atau kalah masih tergantung pada fleksibilitas situasi,&amp;rdquo; sambung Phan Anh Tu.

&amp;ldquo;Saya masih percaya bahwa Vietnam akan memiliki momentum sejak awal, untuk bisa melakukan comeback spektakuler melawan Thailand,&amp;rdquo; imbuhnya.
Menarik tentunya melihat tim mana yang kira-kira akan menang dan lolos ke final Piala AFF 2020. Siapa pun yang menang nantinya akan berjumpa Timnas Indonesia di final.</description><content:encoded>HANOI - Tim Nasional (Timnas) Vietnam membutuhkan kemenangan 3-0 atas Thailand di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 jika mau lolos ke babak terakhir. Untuk bisa mewujudkan itu, pandit asal Vietnam, Phan Anh Tu, menyarankan The Golden Star bermain sabar karena menurutnya memecahkan pertahanan Thailand jauh lebih mudah ketimbang Timnas Indonesia.
Kedua tim akan kembali bentrok pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional Singapura, Kallang, Minggu (26/12/2021) pukul 19.30 WIB. Thailand menatap leg kedua dengan kondisi lebih menguntungkan, pasalnya tim berjuluk Gajah Perang untuk sementara unggul agregat gol 2-0, hasil dari laga leg pertama.
Phanh Anh Tu pun memberikan analisisnya terkait laga tersebut. Pandit Vietnam itu memperkirakan bahwa juru taktik Thailand, Alexandre &amp;lsquo;Mano&amp;rsquo; Polking sedang bingung menentukan skema bermain apa yang akan diterapkan untuk mempertahankan keunggulan agregat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Aksi Irfan Jaya Hibur Ikhsan Fandi, Kiper Dadakan di Laga Timnas Indonesia vs Singapura Disorot Media Prancis

Selain itu, Phanh Anh Tu mengingatkan pelatih Vietnam, Park Hang-seo untuk bermain sabar dan tidak terlalu terburu-buru. Pembangunan serangan yang terlalu ceroboh dinilai akan meninggalkan celah lebar yang bisa saja dieksploitasi pemain depan Thailand.
&amp;ldquo;Cara yang dipilih Vietnam dan Thailand dalam bermain adalah pedang bermata dua. Serangan yang terlalu menggebu-gebu akan membuka celah di lini pertahanan bagi Vietnam,&amp;rdquo; kata Phanh Anh Tu dilansir Vietnam Net, Minggu (26/12/2021).
Lebih lanjut, Phanh Anh Tu menyarankan Vietnam agar bermain sabar dan tidak terlalu terburu-buru. Umpan-umpan pendek di lini kedua akan membuka celah di lini belakang lawan karena pertahanan Thailand disebut tidak sebaik Indonesia.&amp;ldquo;Jika Thailand terus bermain bertahan, maka akan menjadi peluang bagi Vietnam. Pertahanan Thailand tidak sebaik Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
Phanh Anh Tu memprediksi bahwa laga nanti malam akan berlangsung sengit. Selain itu, dirinya pun percaya bahwa Vietnam masih memiliki kans besar untuk lolos ke final dan membalikkan keadaan.
&amp;ldquo;Kedua tim memiliki persiapan terbaik dari segi mentalitas, strategi dan kekuatan fisik. Menang atau kalah masih tergantung pada fleksibilitas situasi,&amp;rdquo; sambung Phan Anh Tu.

&amp;ldquo;Saya masih percaya bahwa Vietnam akan memiliki momentum sejak awal, untuk bisa melakukan comeback spektakuler melawan Thailand,&amp;rdquo; imbuhnya.
Menarik tentunya melihat tim mana yang kira-kira akan menang dan lolos ke final Piala AFF 2020. Siapa pun yang menang nantinya akan berjumpa Timnas Indonesia di final.</content:encoded></item></channel></rss>
