<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Liverpool vs Leicester City di Piala Liga Inggris 2021-2022: Lewat Adu Penalti, The Reds Melesat ke Semifinal </title><description>Liverpool harus bersusah payah untuk bisa mengalahkan Leicester City di babak perempatfinal Piala Liga Inggris.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/23/45/2521262/hasil-liverpool-vs-leicester-city-di-piala-liga-inggris-2021-2022-lewat-adu-penalti-the-reds-melesat-ke-semifinal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/12/23/45/2521262/hasil-liverpool-vs-leicester-city-di-piala-liga-inggris-2021-2022-lewat-adu-penalti-the-reds-melesat-ke-semifinal"/><item><title>Hasil Liverpool vs Leicester City di Piala Liga Inggris 2021-2022: Lewat Adu Penalti, The Reds Melesat ke Semifinal </title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/23/45/2521262/hasil-liverpool-vs-leicester-city-di-piala-liga-inggris-2021-2022-lewat-adu-penalti-the-reds-melesat-ke-semifinal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/12/23/45/2521262/hasil-liverpool-vs-leicester-city-di-piala-liga-inggris-2021-2022-lewat-adu-penalti-the-reds-melesat-ke-semifinal</guid><pubDate>Kamis 23 Desember 2021 05:08 WIB</pubDate><dc:creator>Andhika Khoirul Huda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/23/45/2521262/hasil-liverpool-vs-leicester-city-di-piala-liga-inggris-2021-2022-lewat-adu-penalti-the-reds-melesat-ke-semifinal-FeUikTZQMG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laga Liverpool vs Leicester City di Piala Liga Inggris 2021-2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/23/45/2521262/hasil-liverpool-vs-leicester-city-di-piala-liga-inggris-2021-2022-lewat-adu-penalti-the-reds-melesat-ke-semifinal-FeUikTZQMG.jpg</image><title>Laga Liverpool vs Leicester City di Piala Liga Inggris 2021-2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Duel seru dan sengit tersaji dalam laga Liverpool vs Leicester City di perempatfinal Piala Liga Inggris 2021-2022. Liverpool pun sukses melenggang ke babak semifinal usai menang lewat drama adu penalti.
Bermain di Anfield, Kamis (23/12/2021) dini hari WIB, The Reds -julukan Liverpool- yang memainkan banyak pemain muda kesulitan untuk menahan gempuran The Foxes -julukan Leicester- di babak pertama. Namun, Liverpool mampu bangkit di babak kedua. Mereka menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Skor itu bertahan hingga berakhirnya waktu normal pertandingan. Alhasil, duel dilanjutkan ke drama adu penalti. Di babak penentuan ini, Roberto Firmino dan kolega menang 5-4 sehingga menjaga langkah di ajang Piala Liga Inggris 2021-2022.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Liverpool langsung ditekan oleh Leicester di awal babak pertama. Bahkan, saat pertandingan baru berjalan lima menit, Patson Daka sudah mengancam gawang tim tuan rumah. Beruntung, Caoimhin Kelleher mampu menepis tendangan Daka yang mengarah ke pojok bawah gawang.
BACA JUGA: Hasil Piala Liga Inggris 2021-2022: Chelsea dan Tottenham Hotspur Lolos ke Semifinal
Pada menit sembilan, serangan Leicester membuahkan gol pertama pada laga ini. Adalah Jamie Vardy yang mencetak gol dengan tendangan mendatarnya usai mendapat umpan dari James Maddison.
Empat menit kemudian, Vardy berhasil menorehkan gol keduanya. Kali ini, pemain asal Inggris itu memanfaatkan crossing dari Daka untuk menjebol gawang The Reds dengan sontekannya.
BACA JUGA: Arsenal Juga Dihantam Badai Covid-19, Total 3 Pemain Kini Positif Terpapar
Tak mau kalah, pasukan Merseyside merah akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit 19 lewat Alex Oxlade-Chamberlain. Mantan pemain Arsenal itu melepaskan tendangan keras yang tidak bisa dihalau Kasper Schmeichel usai mendapat operan dari Roberto Firmino.
Enam menit berselang, Vardy mengirim umpan terobosan setelah melihat Maddison berdiri bebas. Tetapi, mantan pemain Norwich itu gagal memanfaatkan peluang dengan baik karena tendangannya kurang bertenaga dan mengarah tepat ke pelukan Kelleher.
Pada menit 33, Maddison mempelebar keunggulan The Foxes. Tendangan melengkungnya dari luar kotak penalti tidak bisa dijangkau oleh Kelleher.
Setelah itu, Liverpool terus berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Mereka mendapatkan beberapa peluang namun penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka tidak bisa menciptakan gol hingga turun minum. Alhasil, skor 3-1 tersebut mengakhiri babak pertama.Babak Kedua
Keadaan tidak jauh berbeda pada awal babak kedua, Leicester tetap menekan Liverpool dan nyaris menorehkan gol keempat lewat Dewsbury-Hall. Beruntung bagi The Reds, Kelleher mampu menepis tendangan Hall yang menghujam dengan keras ke arahnya.

Untuk menambah daya gedor, Jurgen Klopp memasukkan Diogo Jota. Strateginya itu pun terbukti berhasil karena pada menit 68, pemain asal Portugal itu sukses menjebol gawang tim tamu. Jota melesatkan tendangan dari jarak dekat yang tidak bisa dihalau Schmeichel usai mendapat umpan dari Takumi Minamino.
Pada menit 72, Kostas Tsimikas dua kali menembakkan tendangan voli usai mendapatkan bola liar dari tendangan sudut. Sialnya, kedua sepakannya itu selalu dibendung oleh Jannik Vestergaard.
Sepuluh menit kemudian, Naby Keita mengirimkan umpan ke kotak penalti dan disambut oleh tandukan Jota. Sialnya, Schmeichel berdiri di posisi yang tepat sehingga bisa menepis bola dengan mudah.
Saat laga terlihat akan berakhir untuk kekalahan Liverpool, tiba-tiba Minamino mencetak gol untuk menyamakan kedudukan pada menit 90+5. Alhasil, laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada saat tos-tosan berlangsung, Youri Tielemans dan James Milner sukses melakukan tugasnya dengan baik sebagai penendang pertama untuk tim mereka masing-masing. Lalu, Maddison dan Firmino juga berhasil mencetak gol.
Kemudian, Marc Albrighton dan Chamberlain juga mampu mengeksekusi penalti tanpa kesalahan sebagai penendang ketiga. Namun, Luke Thomas yang ditunjuk sebagai penendang keempat Leicester gagal melakukan penalti usai tendangannya ditepis Kelleher, sementara Naby Keita sukses mencetak gol dan membawa Liverpool unggul 4-3.
Akan tetapi, setelah Kelechi Iheanacho berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4, Minamino justru gagal menjadi pahlawan bagi The Reds karena tendangannya membentur mistar gawang. Beruntung, Ryan Bertrand juga gagal dan Diogo Jota pun menutup pertandingan dengan golnya sebagai penendang terakhir sehingga Liverpool menang dengan skor 5-4 pada babak adu penalti.
Berikut susunan pemain Liverpool vs Leicester City:
Liverpool (4-3-3): Caoimhin Kelleher; Conor Bradley, Joe Gomez, Billy Koumetio, Kostantinos Tsimikas; Jordan Henderson, Tyler Morton, Alex Oxlade-Chamberlain; Takumi Minamino, Roberto Firmino, Neco Williams.
Cadangan: Owen Beck, Marcelo, Max Woltman, Kaide Gordon, James Milner, Naby Keita, Ibrahima Konate, Jarell Quansah, Diogo Jota.
Leicester City (4-2-3-1): Kasper Schmeichel; Ricardo Pereira, Caglar Soyuncu, Boubakary Soumare, Luke Thomas; Youri Tielemans, Wilfred Ndidi; James Maddison, Kiernan Dewsbur y-Hall, Patson Daka; Jamie Vardy.
Cadangan: Kelechi Iheanacho, Ben Nelson, Ryan Bertrand, Jakub Stolarczyk, Ademola Lookman, Jannik Vestergaard, Marc Albrighton, Nampalys Mendy, Ayoze Perez.</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Duel seru dan sengit tersaji dalam laga Liverpool vs Leicester City di perempatfinal Piala Liga Inggris 2021-2022. Liverpool pun sukses melenggang ke babak semifinal usai menang lewat drama adu penalti.
Bermain di Anfield, Kamis (23/12/2021) dini hari WIB, The Reds -julukan Liverpool- yang memainkan banyak pemain muda kesulitan untuk menahan gempuran The Foxes -julukan Leicester- di babak pertama. Namun, Liverpool mampu bangkit di babak kedua. Mereka menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Skor itu bertahan hingga berakhirnya waktu normal pertandingan. Alhasil, duel dilanjutkan ke drama adu penalti. Di babak penentuan ini, Roberto Firmino dan kolega menang 5-4 sehingga menjaga langkah di ajang Piala Liga Inggris 2021-2022.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Liverpool langsung ditekan oleh Leicester di awal babak pertama. Bahkan, saat pertandingan baru berjalan lima menit, Patson Daka sudah mengancam gawang tim tuan rumah. Beruntung, Caoimhin Kelleher mampu menepis tendangan Daka yang mengarah ke pojok bawah gawang.
BACA JUGA: Hasil Piala Liga Inggris 2021-2022: Chelsea dan Tottenham Hotspur Lolos ke Semifinal
Pada menit sembilan, serangan Leicester membuahkan gol pertama pada laga ini. Adalah Jamie Vardy yang mencetak gol dengan tendangan mendatarnya usai mendapat umpan dari James Maddison.
Empat menit kemudian, Vardy berhasil menorehkan gol keduanya. Kali ini, pemain asal Inggris itu memanfaatkan crossing dari Daka untuk menjebol gawang The Reds dengan sontekannya.
BACA JUGA: Arsenal Juga Dihantam Badai Covid-19, Total 3 Pemain Kini Positif Terpapar
Tak mau kalah, pasukan Merseyside merah akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit 19 lewat Alex Oxlade-Chamberlain. Mantan pemain Arsenal itu melepaskan tendangan keras yang tidak bisa dihalau Kasper Schmeichel usai mendapat operan dari Roberto Firmino.
Enam menit berselang, Vardy mengirim umpan terobosan setelah melihat Maddison berdiri bebas. Tetapi, mantan pemain Norwich itu gagal memanfaatkan peluang dengan baik karena tendangannya kurang bertenaga dan mengarah tepat ke pelukan Kelleher.
Pada menit 33, Maddison mempelebar keunggulan The Foxes. Tendangan melengkungnya dari luar kotak penalti tidak bisa dijangkau oleh Kelleher.
Setelah itu, Liverpool terus berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Mereka mendapatkan beberapa peluang namun penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka tidak bisa menciptakan gol hingga turun minum. Alhasil, skor 3-1 tersebut mengakhiri babak pertama.Babak Kedua
Keadaan tidak jauh berbeda pada awal babak kedua, Leicester tetap menekan Liverpool dan nyaris menorehkan gol keempat lewat Dewsbury-Hall. Beruntung bagi The Reds, Kelleher mampu menepis tendangan Hall yang menghujam dengan keras ke arahnya.

Untuk menambah daya gedor, Jurgen Klopp memasukkan Diogo Jota. Strateginya itu pun terbukti berhasil karena pada menit 68, pemain asal Portugal itu sukses menjebol gawang tim tamu. Jota melesatkan tendangan dari jarak dekat yang tidak bisa dihalau Schmeichel usai mendapat umpan dari Takumi Minamino.
Pada menit 72, Kostas Tsimikas dua kali menembakkan tendangan voli usai mendapatkan bola liar dari tendangan sudut. Sialnya, kedua sepakannya itu selalu dibendung oleh Jannik Vestergaard.
Sepuluh menit kemudian, Naby Keita mengirimkan umpan ke kotak penalti dan disambut oleh tandukan Jota. Sialnya, Schmeichel berdiri di posisi yang tepat sehingga bisa menepis bola dengan mudah.
Saat laga terlihat akan berakhir untuk kekalahan Liverpool, tiba-tiba Minamino mencetak gol untuk menyamakan kedudukan pada menit 90+5. Alhasil, laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada saat tos-tosan berlangsung, Youri Tielemans dan James Milner sukses melakukan tugasnya dengan baik sebagai penendang pertama untuk tim mereka masing-masing. Lalu, Maddison dan Firmino juga berhasil mencetak gol.
Kemudian, Marc Albrighton dan Chamberlain juga mampu mengeksekusi penalti tanpa kesalahan sebagai penendang ketiga. Namun, Luke Thomas yang ditunjuk sebagai penendang keempat Leicester gagal melakukan penalti usai tendangannya ditepis Kelleher, sementara Naby Keita sukses mencetak gol dan membawa Liverpool unggul 4-3.
Akan tetapi, setelah Kelechi Iheanacho berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4, Minamino justru gagal menjadi pahlawan bagi The Reds karena tendangannya membentur mistar gawang. Beruntung, Ryan Bertrand juga gagal dan Diogo Jota pun menutup pertandingan dengan golnya sebagai penendang terakhir sehingga Liverpool menang dengan skor 5-4 pada babak adu penalti.
Berikut susunan pemain Liverpool vs Leicester City:
Liverpool (4-3-3): Caoimhin Kelleher; Conor Bradley, Joe Gomez, Billy Koumetio, Kostantinos Tsimikas; Jordan Henderson, Tyler Morton, Alex Oxlade-Chamberlain; Takumi Minamino, Roberto Firmino, Neco Williams.
Cadangan: Owen Beck, Marcelo, Max Woltman, Kaide Gordon, James Milner, Naby Keita, Ibrahima Konate, Jarell Quansah, Diogo Jota.
Leicester City (4-2-3-1): Kasper Schmeichel; Ricardo Pereira, Caglar Soyuncu, Boubakary Soumare, Luke Thomas; Youri Tielemans, Wilfred Ndidi; James Maddison, Kiernan Dewsbur y-Hall, Patson Daka; Jamie Vardy.
Cadangan: Kelechi Iheanacho, Ben Nelson, Ryan Bertrand, Jakub Stolarczyk, Ademola Lookman, Jannik Vestergaard, Marc Albrighton, Nampalys Mendy, Ayoze Perez.</content:encoded></item></channel></rss>
