<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barcelona Gagal Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2021-2022, Xavi Hernandez Ngamuk</title><description>Xavi Hernandez ngamuk setelah Barcelona gagal lolos ke 16 besar Liga Champions 2021-2022.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/09/261/2514180/barcelona-gagal-lolos-ke-16-besar-liga-champions-2021-2022-xavi-hernandez-ngamuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/12/09/261/2514180/barcelona-gagal-lolos-ke-16-besar-liga-champions-2021-2022-xavi-hernandez-ngamuk"/><item><title>Barcelona Gagal Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2021-2022, Xavi Hernandez Ngamuk</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/12/09/261/2514180/barcelona-gagal-lolos-ke-16-besar-liga-champions-2021-2022-xavi-hernandez-ngamuk</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/12/09/261/2514180/barcelona-gagal-lolos-ke-16-besar-liga-champions-2021-2022-xavi-hernandez-ngamuk</guid><pubDate>Kamis 09 Desember 2021 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tino Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/09/261/2514180/barcelona-gagal-lolos-ke-16-besar-liga-champions-2021-2022-xavi-hernandez-ngamuk-ovdzqRQIzO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xavi Hernandez ngamuk setelah Barcelona gagal lolos ke 16 besar Liga Champions 2021-2022. (Foto: REUTERS/Andreas Gebert)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/09/261/2514180/barcelona-gagal-lolos-ke-16-besar-liga-champions-2021-2022-xavi-hernandez-ngamuk-ovdzqRQIzO.jpg</image><title>Xavi Hernandez ngamuk setelah Barcelona gagal lolos ke 16 besar Liga Champions 2021-2022. (Foto: REUTERS/Andreas Gebert)</title></images><description>XAVI Hernandez mengamuk setelah tim asuhannya, Barcelona, gagal lolos ke 16 besar Liga Champions 2021-2022. Juru taktik 41 tahun itu kesal karena tak menyukai kata gagal.
Sekadar informasi, Barcelona kalah 0-3 dari Bayern Munich di matchday pamungkas Grup E Liga Champions 2021-2022. Akibat kekalahan ini dan kemenangan 2-0 Benfica atas Dynamo Kiev, Barcelona hanya finis di posisi tiga grup dan terlempar ke Liga Eropa 2021-2022.

Xavi Hernandez selaku pelatih pun bereaksi atas kegagalan tersebut. Ia mengaku sangat marah melihat tim asuhannya dipermalukan sampai terlempar ke Liga Eropa 2021-2022.
&quot;Saya marah. Saya tidak suka kata gagal,&quot; kata Xavi mengutip dari Tuttomercatoweb, Kamis (9/12/2021).
Mantan murid Pep Guardiola itu juga marah karena Memphis Depay dan kawan-kawan sudah memberikan yang terbaik. Meski begitu, ia menilai ini adalah era baru yang harus direlakan.
BACA JUGA: Pertama dalam 21 Tahun, Barcelona Gagal Lolos ke 16 Besar Liga Champions dan Terlempar ke Liga Eropa
&quot;Saya tidak suka kata gagal, karena kami berusaha. Hari ini era baru dimulai dan kami memulai dari awal,&quot; tuturnya.Karena itu, mantan pemain sekaligus pelatih Blaugrana &amp;ndash;julukan Barcelona&amp;ndash;  tersebut ingin mengangkat derajat timnya meski terlempar ke Liga Eropa. Ia pun menargetkan menjuarai ajang level dua di kompetisi antarklub Eropa tersebut.

&quot;Realitas kami sekarang adalah Liga Eropa dan kami harus memenangkannya. Situasi ini harus kita hadapi dengan bermartabat,&quot; tegas Xavi Hernandez.
Di Liga Eropa 2021-2022, Barcelona akan menghadapi salah satu runner-up fase grup ajang tersebut. Hal itu untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar Liga Eropa 2021-2022.</description><content:encoded>XAVI Hernandez mengamuk setelah tim asuhannya, Barcelona, gagal lolos ke 16 besar Liga Champions 2021-2022. Juru taktik 41 tahun itu kesal karena tak menyukai kata gagal.
Sekadar informasi, Barcelona kalah 0-3 dari Bayern Munich di matchday pamungkas Grup E Liga Champions 2021-2022. Akibat kekalahan ini dan kemenangan 2-0 Benfica atas Dynamo Kiev, Barcelona hanya finis di posisi tiga grup dan terlempar ke Liga Eropa 2021-2022.

Xavi Hernandez selaku pelatih pun bereaksi atas kegagalan tersebut. Ia mengaku sangat marah melihat tim asuhannya dipermalukan sampai terlempar ke Liga Eropa 2021-2022.
&quot;Saya marah. Saya tidak suka kata gagal,&quot; kata Xavi mengutip dari Tuttomercatoweb, Kamis (9/12/2021).
Mantan murid Pep Guardiola itu juga marah karena Memphis Depay dan kawan-kawan sudah memberikan yang terbaik. Meski begitu, ia menilai ini adalah era baru yang harus direlakan.
BACA JUGA: Pertama dalam 21 Tahun, Barcelona Gagal Lolos ke 16 Besar Liga Champions dan Terlempar ke Liga Eropa
&quot;Saya tidak suka kata gagal, karena kami berusaha. Hari ini era baru dimulai dan kami memulai dari awal,&quot; tuturnya.Karena itu, mantan pemain sekaligus pelatih Blaugrana &amp;ndash;julukan Barcelona&amp;ndash;  tersebut ingin mengangkat derajat timnya meski terlempar ke Liga Eropa. Ia pun menargetkan menjuarai ajang level dua di kompetisi antarklub Eropa tersebut.

&quot;Realitas kami sekarang adalah Liga Eropa dan kami harus memenangkannya. Situasi ini harus kita hadapi dengan bermartabat,&quot; tegas Xavi Hernandez.
Di Liga Eropa 2021-2022, Barcelona akan menghadapi salah satu runner-up fase grup ajang tersebut. Hal itu untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar Liga Eropa 2021-2022.</content:encoded></item></channel></rss>
