<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah dari Arema FC, Robert Rene Alberts Jadi Teringat Kekalahan Persib Bandung saat Jumpa Persija Jakarta</title><description>Dikalahkan Arema, Robert Alberts Singgung Luka dari Persija.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/11/29/49/2508859/kalah-dari-arema-fc-robert-rene-alberts-jadi-teringat-kekalahan-persib-bandung-saat-jumpa-persija-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/11/29/49/2508859/kalah-dari-arema-fc-robert-rene-alberts-jadi-teringat-kekalahan-persib-bandung-saat-jumpa-persija-jakarta"/><item><title>Kalah dari Arema FC, Robert Rene Alberts Jadi Teringat Kekalahan Persib Bandung saat Jumpa Persija Jakarta</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/11/29/49/2508859/kalah-dari-arema-fc-robert-rene-alberts-jadi-teringat-kekalahan-persib-bandung-saat-jumpa-persija-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/11/29/49/2508859/kalah-dari-arema-fc-robert-rene-alberts-jadi-teringat-kekalahan-persib-bandung-saat-jumpa-persija-jakarta</guid><pubDate>Senin 29 November 2021 09:07 WIB</pubDate><dc:creator>Annisa Nurinsani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/29/49/2508859/kalah-dari-arema-fc-robert-rene-alberts-jadi-teringat-kekalahan-persib-bandung-saat-jumpa-persija-jakarta-QBZ3q9c2c1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (Foto: Laman Resmi Persib)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/29/49/2508859/kalah-dari-arema-fc-robert-rene-alberts-jadi-teringat-kekalahan-persib-bandung-saat-jumpa-persija-jakarta-QBZ3q9c2c1.jpg</image><title>Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (Foto: Laman Resmi Persib)</title></images><description>BANDUNG - Persib Bandung dikalahkan Arema FC 0-1 di laga lanjutan Liga 1 2021-2022 pada Minggu 28 November 2021. Berdasarkan pernyataan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, kekalahan itu cukup menyakitkan mengingat Persib lagi-lagi membuang kesempatan untuk merebut posisi pertama di Liga 1 2021-2022.
&quot;Sangat mengecewakan ketika kita punya kesempatan untuk bisa mengambil alih posisi di (puncak) klasemen, sementara itu tidak berhasil,&quot; sesal Robert seusai laga, Senin (29/11/2021).
Roberts lalu menyinggung kekalahan pertamanya di Liga 1 dari Persija Jakarta beberapa waktu lalu. Pria asal Belanda itu menyoroti karakter pemainan tim yang kurang kuat dalam bertarung.

&quot;Ini adalah peluang kedua (ke puncak klasemen) yang kita miliki karena sebelumnya kita kemarin (melawan Persija) gagal. Sekarang kita mencoba lagi, tapi ternyata tidak cukup kuat (untuk memenangkan pertandingan) karena karakter setiap pemain di dalam tim tidak menunjukkan hal itu (kegigihan memenangkan pertandingan),&quot; jelasnya.
Hal ini diakuinya jadi masalah tersendiri. Sebab, performa Persib tak sesuai harapan. Sehingga, alih-alih ke puncak klasemen, kali ini justru Persib melorot di klasemen. Persib turun ke peringkat ketiga dengan 28 poin. Sedangkan Arema naik dari posisi ketiga menjadi kedua di klasemen karena memiliki 29 poin.
Robert pun berharap para pemainnya berubah dan memperlihatkan kembali permainan apik sesuai karakter yang diinginkannya. Sehingga, Persib bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan. Dengan begitu, misi juara di akhir musim diharapkan tercapai.&quot;Kita harus belajar karena kita juga harus mempersiapkan diri untuk berhasil di pertandingan-pertandingan berikutnya,&quot; kata Robert.
Sementara itu, disinggung insiden jatuhnya Beckham Putra di kotak penalti, mantan pelatih PSM Makassar itu tak mau berkomentar banyak. Yang jelas, dia menyiratkan kekecewaan pada sang pengadil.
Namun, dia menegaskan lebih baik publik yang memberikan penilaian atas apa yang terjadi dan kinerja wasit. Apalagi hal serupa juga pernah dialami Persib saat menghadapi Persija. Saat itu, Persib juga tak mendapatkan penalti meski pemainnya dijatuhkan lawan di kotak penalti.

&quot;Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu karena saya punya opini sendiri mengenai posisi di menit 70. Beckham mempunyai peluang mencetak gol di situ dan saya serahkan semuanya kepada semua orang yang melihat bagaimana opininya. Ini adalah hal yang kedua (penalti) yang harusnya kami dapatkan, tapi tidak terjadi,&quot; tambah Robert.
Hasil kontra Persija kala itu adalah kekalahan pertama Persib di Liga 1 2021-2022. Kini dengan lagi-lagi dipermalukan, tepatnya saat melawan Arema, maka Persib sudah merasakan dua kekalahan sejauh ini.</description><content:encoded>BANDUNG - Persib Bandung dikalahkan Arema FC 0-1 di laga lanjutan Liga 1 2021-2022 pada Minggu 28 November 2021. Berdasarkan pernyataan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, kekalahan itu cukup menyakitkan mengingat Persib lagi-lagi membuang kesempatan untuk merebut posisi pertama di Liga 1 2021-2022.
&quot;Sangat mengecewakan ketika kita punya kesempatan untuk bisa mengambil alih posisi di (puncak) klasemen, sementara itu tidak berhasil,&quot; sesal Robert seusai laga, Senin (29/11/2021).
Roberts lalu menyinggung kekalahan pertamanya di Liga 1 dari Persija Jakarta beberapa waktu lalu. Pria asal Belanda itu menyoroti karakter pemainan tim yang kurang kuat dalam bertarung.

&quot;Ini adalah peluang kedua (ke puncak klasemen) yang kita miliki karena sebelumnya kita kemarin (melawan Persija) gagal. Sekarang kita mencoba lagi, tapi ternyata tidak cukup kuat (untuk memenangkan pertandingan) karena karakter setiap pemain di dalam tim tidak menunjukkan hal itu (kegigihan memenangkan pertandingan),&quot; jelasnya.
Hal ini diakuinya jadi masalah tersendiri. Sebab, performa Persib tak sesuai harapan. Sehingga, alih-alih ke puncak klasemen, kali ini justru Persib melorot di klasemen. Persib turun ke peringkat ketiga dengan 28 poin. Sedangkan Arema naik dari posisi ketiga menjadi kedua di klasemen karena memiliki 29 poin.
Robert pun berharap para pemainnya berubah dan memperlihatkan kembali permainan apik sesuai karakter yang diinginkannya. Sehingga, Persib bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan. Dengan begitu, misi juara di akhir musim diharapkan tercapai.&quot;Kita harus belajar karena kita juga harus mempersiapkan diri untuk berhasil di pertandingan-pertandingan berikutnya,&quot; kata Robert.
Sementara itu, disinggung insiden jatuhnya Beckham Putra di kotak penalti, mantan pelatih PSM Makassar itu tak mau berkomentar banyak. Yang jelas, dia menyiratkan kekecewaan pada sang pengadil.
Namun, dia menegaskan lebih baik publik yang memberikan penilaian atas apa yang terjadi dan kinerja wasit. Apalagi hal serupa juga pernah dialami Persib saat menghadapi Persija. Saat itu, Persib juga tak mendapatkan penalti meski pemainnya dijatuhkan lawan di kotak penalti.

&quot;Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu karena saya punya opini sendiri mengenai posisi di menit 70. Beckham mempunyai peluang mencetak gol di situ dan saya serahkan semuanya kepada semua orang yang melihat bagaimana opininya. Ini adalah hal yang kedua (penalti) yang harusnya kami dapatkan, tapi tidak terjadi,&quot; tambah Robert.
Hasil kontra Persija kala itu adalah kekalahan pertama Persib di Liga 1 2021-2022. Kini dengan lagi-lagi dipermalukan, tepatnya saat melawan Arema, maka Persib sudah merasakan dua kekalahan sejauh ini.</content:encoded></item></channel></rss>
