<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chelsea vs Manchester United: Tuchel Ungkap Rahasia The Blues Jarang Kebobolan</title><description>Chelsea akan kedatangan Manchester United pada pekan ke-13 Liga Inggris 2021-2022</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/11/28/45/2508591/chelsea-vs-manchester-united-tuchel-ungkap-rahasia-the-blues-jarang-kebobolan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/11/28/45/2508591/chelsea-vs-manchester-united-tuchel-ungkap-rahasia-the-blues-jarang-kebobolan"/><item><title>Chelsea vs Manchester United: Tuchel Ungkap Rahasia The Blues Jarang Kebobolan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/11/28/45/2508591/chelsea-vs-manchester-united-tuchel-ungkap-rahasia-the-blues-jarang-kebobolan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/11/28/45/2508591/chelsea-vs-manchester-united-tuchel-ungkap-rahasia-the-blues-jarang-kebobolan</guid><pubDate>Minggu 28 November 2021 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/28/45/2508591/chelsea-vs-manchester-united-tuchel-ungkap-rahasia-the-blues-jarang-kebobolan-Esl68Dpfms.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Thomas Tuchel dalam laga Chelsea di Liga Inggris 2021-2022. (Foto/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/28/45/2508591/chelsea-vs-manchester-united-tuchel-ungkap-rahasia-the-blues-jarang-kebobolan-Esl68Dpfms.jpg</image><title>Thomas Tuchel dalam laga Chelsea di Liga Inggris 2021-2022. (Foto/Reuters)</title></images><description>LONDON - Chelsea akan kedatangan Manchester United pada pekan ke-13 Liga Inggris 2021-2022 di Stadion Stamford Bridge, Minggu (28/11/2021) pukul 23.30 WIB. Menjelang pertandingan, Thomas Tuchel mengungkap rahasia The Blues yang jarang kebobolan pada musim ini.
Pasukan Tuchel merupakan pemuncak sementara Liga Inggris musim ini. Mereka mengoleksi 29 poin, hasil sembilan kemenangan, dua seri dan sekali menelan kekalahan.

Namun, yang mesti disorot adalah sisi pertahanan Chelsea. Mereka menjadi yang terbaik dalam urusan kebobolan.
Baca juga:&amp;nbsp;Chelsea vs Man United: Thomas Tuchel Tak Anggap Remeh Setan Merah yang Sedang Menurun
Sejauh ini, Chelsea baru kemasukan empat gol, sementara jumlah memasukkan menjadi terbaik kedua dengan 30 gol, kalah 9 gol dari Liverpool.
Baca juga:&amp;nbsp;Chelsea vs Manchester United: Michael Carrick Ingin Lulus dari Ujian Berat
Dari seluruh laga Liga Inggris yang sudah dimainkan, hanya Manchester City yang mampu mengalahkan Chelsea. Jorginho dan kolega pun difavoritkan untuk menjadi jawara Liga Inggris musim ini.
Meski begitu, Tuchel tetap membumi. Pelatih asal Jerman itu menganggap bahwa catatan tersebut merupakan hasil keringat pemainnya yang mampu tampil kolektif dan mengesampingkan ego pemain.
&amp;ldquo;Seringkali menyerang adalah cara terbaik dalam menghindarkan tim Anda dari kebobolan, tetapi kami sering menemui momen sulit. Terkadang kami dipaksa bertahan lebih ke dalam, itu tidak kami sukai, tetapi saya merasa para pemain selalu menemukan solusi,&amp;rdquo;  kata Tuchel dilansir laman resmi klub, Minggu (28/11/2021).&amp;ldquo;Para pemain yang berpikiran terbuka, dan kualitas para pemain dikombinasikan dengan mentalitas klub, hal itu perpaduan bagus untuk melahirkan angka-angka seperti itu (rekor pertahanan),&amp;rdquo; sambungnya.

Lebih lanjut, mantan pelatih Paris Saint Germain (PSG) dan Borussia Dortmund itu membeberkan bahwa dirinya memberikan kebebasan untuk para pemainnya dalam menahan gempuran lawan. Cara Chelsea bertahan sepenuh diserahkan kepada para pemain, dan anak asuhnya tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikannya.
&amp;ldquo;Ini adalah olahraga tim, itulah yang kita semua sukai dari permainan ini. Kami menyerang bersama dan bertahan bersama. Ada banyak cara untuk bertahan, pressing tinggi, menekan balik, tetap di area, mereka semua saya perbolehkan, dan setiap cara yang kami lakukan sangat indah,&amp;rdquo; kata pria berusia 48 tahun itu.
</description><content:encoded>LONDON - Chelsea akan kedatangan Manchester United pada pekan ke-13 Liga Inggris 2021-2022 di Stadion Stamford Bridge, Minggu (28/11/2021) pukul 23.30 WIB. Menjelang pertandingan, Thomas Tuchel mengungkap rahasia The Blues yang jarang kebobolan pada musim ini.
Pasukan Tuchel merupakan pemuncak sementara Liga Inggris musim ini. Mereka mengoleksi 29 poin, hasil sembilan kemenangan, dua seri dan sekali menelan kekalahan.

Namun, yang mesti disorot adalah sisi pertahanan Chelsea. Mereka menjadi yang terbaik dalam urusan kebobolan.
Baca juga:&amp;nbsp;Chelsea vs Man United: Thomas Tuchel Tak Anggap Remeh Setan Merah yang Sedang Menurun
Sejauh ini, Chelsea baru kemasukan empat gol, sementara jumlah memasukkan menjadi terbaik kedua dengan 30 gol, kalah 9 gol dari Liverpool.
Baca juga:&amp;nbsp;Chelsea vs Manchester United: Michael Carrick Ingin Lulus dari Ujian Berat
Dari seluruh laga Liga Inggris yang sudah dimainkan, hanya Manchester City yang mampu mengalahkan Chelsea. Jorginho dan kolega pun difavoritkan untuk menjadi jawara Liga Inggris musim ini.
Meski begitu, Tuchel tetap membumi. Pelatih asal Jerman itu menganggap bahwa catatan tersebut merupakan hasil keringat pemainnya yang mampu tampil kolektif dan mengesampingkan ego pemain.
&amp;ldquo;Seringkali menyerang adalah cara terbaik dalam menghindarkan tim Anda dari kebobolan, tetapi kami sering menemui momen sulit. Terkadang kami dipaksa bertahan lebih ke dalam, itu tidak kami sukai, tetapi saya merasa para pemain selalu menemukan solusi,&amp;rdquo;  kata Tuchel dilansir laman resmi klub, Minggu (28/11/2021).&amp;ldquo;Para pemain yang berpikiran terbuka, dan kualitas para pemain dikombinasikan dengan mentalitas klub, hal itu perpaduan bagus untuk melahirkan angka-angka seperti itu (rekor pertahanan),&amp;rdquo; sambungnya.

Lebih lanjut, mantan pelatih Paris Saint Germain (PSG) dan Borussia Dortmund itu membeberkan bahwa dirinya memberikan kebebasan untuk para pemainnya dalam menahan gempuran lawan. Cara Chelsea bertahan sepenuh diserahkan kepada para pemain, dan anak asuhnya tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikannya.
&amp;ldquo;Ini adalah olahraga tim, itulah yang kita semua sukai dari permainan ini. Kami menyerang bersama dan bertahan bersama. Ada banyak cara untuk bertahan, pressing tinggi, menekan balik, tetap di area, mereka semua saya perbolehkan, dan setiap cara yang kami lakukan sangat indah,&amp;rdquo; kata pria berusia 48 tahun itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
