<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erwin Ramdani Masih Kesulitan Dapatkan Tempat Utama di Persib Bandung</title><description>Situasi itu berbeda saat tim klub berjuluk Maung Bandung dilatih Miljan Radovic.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/11/09/49/2499091/erwin-ramdani-masih-kesulitan-dapatkan-tempat-utama-di-persib-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/11/09/49/2499091/erwin-ramdani-masih-kesulitan-dapatkan-tempat-utama-di-persib-bandung"/><item><title>Erwin Ramdani Masih Kesulitan Dapatkan Tempat Utama di Persib Bandung</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/11/09/49/2499091/erwin-ramdani-masih-kesulitan-dapatkan-tempat-utama-di-persib-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/11/09/49/2499091/erwin-ramdani-masih-kesulitan-dapatkan-tempat-utama-di-persib-bandung</guid><pubDate>Selasa 09 November 2021 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Annisa Nurinsani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/09/49/2499091/erwin-ramdani-masih-kesulitan-dapatkan-tempat-utama-di-persib-bandung-gkihDnMlLy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erwin Ramdani kalah bersaing dengan Febri Hariyadi. (Foto/Persib Bandung)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/09/49/2499091/erwin-ramdani-masih-kesulitan-dapatkan-tempat-utama-di-persib-bandung-gkihDnMlLy.jpg</image><title>Erwin Ramdani kalah bersaing dengan Febri Hariyadi. (Foto/Persib Bandung)</title></images><description>BANDUNG - Erwin Ramdani masih kesulitan mendapatkan tempat utama di skuad Persib Bandung asuhan Robert Alberts. Dia lebih banyak menyaksikan rekan-rekannya berlaga dari bangku cadangan.
Situasi itu berbeda saat tim klub berjuluk Maung Bandung dilatih Miljan Radovic. Saat itu, Erwin mendapat lebih banyak kesempatan bermain.

Namun, pemain jebolan Diklat Persib itu menegaskan kesetiaannya. Dia tetap berada di skuad Persib meski sempat mendapat tawaran hengkang dari tim lain.
Baca juga:&amp;nbsp;Resmi! Ini Jadwal Persib Bandung vs Persija Jakarta di Pekan Ke-12 Liga 2021-2022, Main di Solo
Erwin seolah sudah menambatkan hati pada tim impiannya sejak kecil. Namun, pemain kelahiran Bandung, 11 Maret 1993 itu masih harus bersabar. Sebab, posisi di tim inti masih sulit didapatkan.
Baca juga:&amp;nbsp;Klasemen Liga 1 2021-2022 hingga Pekan Ke-11: Persib Bandung Terus Pepet Bhayangkara FC
Itu karena Robert Alberts lebih memilih Febri Hariyadi untuk di posisi sayap kanan. Sebaliknya, Erwin harus rela menjadi pemain pengganti. Bahkan, ia hanya beberapa kali dimainkan di menit-menit akhir untuk mengulur waktu.
Kesempatan besar bagi Erwin akhirnya datang saat Persib bersua Persela Lamongan pada 4 November lalu. Saat itu, dia dimainkan sebagai starter. Sedangkan Febri harus duduk di bangku cadangan.
Lama tak bermain dalam pertandingan resmi, Erwin terlihat masih kaku saat bermain. Tusukan-tusukan tajamnya belum sepenuhnya kembali. Bahkan, dia sering ragu-ragu melepas umpan ke mulut gawang. Liak-liuknya yang kerap merepotkan lawan juga belum kembali tersaji.
Kesempatan bermain pun akhirnya hanya diberikan 45 menit untuk Erwin. Robert Alberts menariknya usai turun minum. Febri Hariyadi kembali ke posisinya di sektor sayap kanan.Meski hanya main 45 menit, hal itu sangat disyukuri. Sebab, itu jadi menit bermain terlama Erwin dalam sebuah pertandingan musim ini.
&quot;Alhamdulillah, terima kasih kepada kesempatan yang diberikan (pelatih),&quot; kata Erwin, Senin (8/11/2021).
Namun, meski bermain 45 menit, mantan pemain PSMS Medan itu seolah memberi jawaban layak diperhitungkan untuk jadi bagian tim inti. Saat itu, dia sukses mencetak satu gol ke gawang Persela pada menit 20. Laga sendiri berkesudahan 3-1 untuk kemenangan 'Pangeran Biru'.
Saat itu, terjadi kemelut di mulut gawang Persela. Saat bola berada di dekatnya, Erwin berhasil menyonteknya dan bersarang mulus di gawang lawan.

Usai mencetak gol, Erwin terlihat begitu emosional. Dia berlari sambil berteriak. Ini seolah jadi jawaban bahwa kesempatan bermain yang diberikan tak akan pernah disia-siakan.
Gol itu pun memantik semangat Erwin. Dia berusaha tidak berkecil hati di tengah minimnya kesempatan bermain. Bahkan, dia makin termotivasi agar performanya dalam latihan dan pertandingan makin moncer.
&quot;Gol pertama di musim ini, 45 menit pertama, mudah-mudahan jadi penyemangat saya ke depannya,&quot; ungkapnya.
Namun, dia menegaskan ada hal lain yang tak kalah penting dari gol dan penampilannya. Dia sangat berhasrat membawa Persib juara dan berkontribusi besar di dalamnya.
&quot;Yang jelas, yang terpenting adalah Persib menjadi juara musim ini,&quot; pungkas Erwin.
</description><content:encoded>BANDUNG - Erwin Ramdani masih kesulitan mendapatkan tempat utama di skuad Persib Bandung asuhan Robert Alberts. Dia lebih banyak menyaksikan rekan-rekannya berlaga dari bangku cadangan.
Situasi itu berbeda saat tim klub berjuluk Maung Bandung dilatih Miljan Radovic. Saat itu, Erwin mendapat lebih banyak kesempatan bermain.

Namun, pemain jebolan Diklat Persib itu menegaskan kesetiaannya. Dia tetap berada di skuad Persib meski sempat mendapat tawaran hengkang dari tim lain.
Baca juga:&amp;nbsp;Resmi! Ini Jadwal Persib Bandung vs Persija Jakarta di Pekan Ke-12 Liga 2021-2022, Main di Solo
Erwin seolah sudah menambatkan hati pada tim impiannya sejak kecil. Namun, pemain kelahiran Bandung, 11 Maret 1993 itu masih harus bersabar. Sebab, posisi di tim inti masih sulit didapatkan.
Baca juga:&amp;nbsp;Klasemen Liga 1 2021-2022 hingga Pekan Ke-11: Persib Bandung Terus Pepet Bhayangkara FC
Itu karena Robert Alberts lebih memilih Febri Hariyadi untuk di posisi sayap kanan. Sebaliknya, Erwin harus rela menjadi pemain pengganti. Bahkan, ia hanya beberapa kali dimainkan di menit-menit akhir untuk mengulur waktu.
Kesempatan besar bagi Erwin akhirnya datang saat Persib bersua Persela Lamongan pada 4 November lalu. Saat itu, dia dimainkan sebagai starter. Sedangkan Febri harus duduk di bangku cadangan.
Lama tak bermain dalam pertandingan resmi, Erwin terlihat masih kaku saat bermain. Tusukan-tusukan tajamnya belum sepenuhnya kembali. Bahkan, dia sering ragu-ragu melepas umpan ke mulut gawang. Liak-liuknya yang kerap merepotkan lawan juga belum kembali tersaji.
Kesempatan bermain pun akhirnya hanya diberikan 45 menit untuk Erwin. Robert Alberts menariknya usai turun minum. Febri Hariyadi kembali ke posisinya di sektor sayap kanan.Meski hanya main 45 menit, hal itu sangat disyukuri. Sebab, itu jadi menit bermain terlama Erwin dalam sebuah pertandingan musim ini.
&quot;Alhamdulillah, terima kasih kepada kesempatan yang diberikan (pelatih),&quot; kata Erwin, Senin (8/11/2021).
Namun, meski bermain 45 menit, mantan pemain PSMS Medan itu seolah memberi jawaban layak diperhitungkan untuk jadi bagian tim inti. Saat itu, dia sukses mencetak satu gol ke gawang Persela pada menit 20. Laga sendiri berkesudahan 3-1 untuk kemenangan 'Pangeran Biru'.
Saat itu, terjadi kemelut di mulut gawang Persela. Saat bola berada di dekatnya, Erwin berhasil menyonteknya dan bersarang mulus di gawang lawan.

Usai mencetak gol, Erwin terlihat begitu emosional. Dia berlari sambil berteriak. Ini seolah jadi jawaban bahwa kesempatan bermain yang diberikan tak akan pernah disia-siakan.
Gol itu pun memantik semangat Erwin. Dia berusaha tidak berkecil hati di tengah minimnya kesempatan bermain. Bahkan, dia makin termotivasi agar performanya dalam latihan dan pertandingan makin moncer.
&quot;Gol pertama di musim ini, 45 menit pertama, mudah-mudahan jadi penyemangat saya ke depannya,&quot; ungkapnya.
Namun, dia menegaskan ada hal lain yang tak kalah penting dari gol dan penampilannya. Dia sangat berhasrat membawa Persib juara dan berkontribusi besar di dalamnya.
&quot;Yang jelas, yang terpenting adalah Persib menjadi juara musim ini,&quot; pungkas Erwin.
</content:encoded></item></channel></rss>
