<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2022, Shin Tae-yong Ikuti Jejak Indra Sjafri dan Luis Milla</title><description>Shin Tae-yong mengikuti jejak Indra Sjafri dan Luis Milla yang gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/10/29/51/2493953/timnas-indonesia-u-23-gagal-lolos-ke-piala-asia-u-23-2022-shin-tae-yong-ikuti-jejak-indra-sjafri-dan-luis-milla</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/10/29/51/2493953/timnas-indonesia-u-23-gagal-lolos-ke-piala-asia-u-23-2022-shin-tae-yong-ikuti-jejak-indra-sjafri-dan-luis-milla"/><item><title>Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2022, Shin Tae-yong Ikuti Jejak Indra Sjafri dan Luis Milla</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/10/29/51/2493953/timnas-indonesia-u-23-gagal-lolos-ke-piala-asia-u-23-2022-shin-tae-yong-ikuti-jejak-indra-sjafri-dan-luis-milla</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/10/29/51/2493953/timnas-indonesia-u-23-gagal-lolos-ke-piala-asia-u-23-2022-shin-tae-yong-ikuti-jejak-indra-sjafri-dan-luis-milla</guid><pubDate>Jum'at 29 Oktober 2021 20:59 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/29/51/2493953/timnas-indonesia-u-23-gagal-lolos-ke-piala-asia-u-23-2022-shin-tae-yong-ikuti-jejak-indra-sjafri-dan-luis-milla-6oTnKgjGoZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2022. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/29/51/2493953/timnas-indonesia-u-23-gagal-lolos-ke-piala-asia-u-23-2022-shin-tae-yong-ikuti-jejak-indra-sjafri-dan-luis-milla-6oTnKgjGoZ.jpg</image><title>Shin Tae-yong gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2022. (Foto: PSSI)</title></images><description>TIM Nasional (Timnas) Indonesia U-23 gagal lolos ke Piala Asia U-23 2022 setelah kalah agregat 2-4 dari Timnas Australia U-23. Hal itu otomatis, pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, mengikuti jejak dua pelatih Timnas Indonesia U-23 sebelumnya, Luis Milla (2017-2018) dan Indra Sjafri (2019) yang juga gagal membawa skuad Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-23.
Luis Mila memimpin Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018. Saat itu, Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup H bersama tuan rumah Thailand, Malaysia dan Mongolia.

(Shin Tae-yong gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2022)
Di laga pertama Timnas Indonesia U-23 tumbang 0-3 dari Malaysia! Kemudian di laga kedua, Timnas Indonesia U-23 memang menang 7-0 atas Mongolia.
Hanya saja, skor 0-0 di laga pamungkas kontra Thailand tak meloloskan mereka ke putaran final Piala Asia U-23 2018. Timnas Indonesia U-23 hanya menempati posisi tiga dengan koleksi empat angka.
Bagaimana dengan Indra Sjafri? Di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Timnas Indonesia U-23 lagi-lagi kalah saing dengan wakil Asia Tenggara. Tergabung di Grup G bersama Vietnam, Thailand dan Brunei Darussalam, Timnas Indonesia U-23 hanya menempati posisi tiga.
BACA JUGA: Lionel Messi Dkk Dukung Timnas Indonesia U-23 Jelang Hadapi Timnas Australia U-23, Bakal Menang?
Setelah kalah 0-4 dari Thailand, skuad Garuda Muda tumbang 0-1 dari Vietnam dan menang tipis 2-1 atas Brunei. Alhasil, Timnas Indonesia U-23 hanya menempati posisi tiga Grup G dengan tiga poin dan gagal lolos ke Piaal Asia U-23 2020.Sebelum Luis Milla dan Indra Sjafri, ada Aji Santoso yang memimpin skuad Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2013 dan 2016. Namun, hasilnya Timnas Indonesia U-23 juga gagal di babak kualifikasi.

(Luis Milla gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2018)
Sekadar informasi, Piala Asia U-23 baru digelar pada 2013. Hal itu berarti sejauh ini baru empat kali Piala Asia U-23 diselenggarakan.
Meski begitu, ini bukan akhir dari segalanya. Masih ada dua tahun ke depan bagi Timnas Indonesia U-23 untuk berbenah.
Terlebih, Piala Asia U-23 2024 merupakan babak kualifikasi tampil di Olimpiade Paris 2024. Jadi, semangat Witan Sulaeman dan kawan-kawan, masih ada waktu untuk berprestasi lebih tinggi lagi.</description><content:encoded>TIM Nasional (Timnas) Indonesia U-23 gagal lolos ke Piala Asia U-23 2022 setelah kalah agregat 2-4 dari Timnas Australia U-23. Hal itu otomatis, pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, mengikuti jejak dua pelatih Timnas Indonesia U-23 sebelumnya, Luis Milla (2017-2018) dan Indra Sjafri (2019) yang juga gagal membawa skuad Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-23.
Luis Mila memimpin Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018. Saat itu, Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup H bersama tuan rumah Thailand, Malaysia dan Mongolia.

(Shin Tae-yong gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2022)
Di laga pertama Timnas Indonesia U-23 tumbang 0-3 dari Malaysia! Kemudian di laga kedua, Timnas Indonesia U-23 memang menang 7-0 atas Mongolia.
Hanya saja, skor 0-0 di laga pamungkas kontra Thailand tak meloloskan mereka ke putaran final Piala Asia U-23 2018. Timnas Indonesia U-23 hanya menempati posisi tiga dengan koleksi empat angka.
Bagaimana dengan Indra Sjafri? Di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Timnas Indonesia U-23 lagi-lagi kalah saing dengan wakil Asia Tenggara. Tergabung di Grup G bersama Vietnam, Thailand dan Brunei Darussalam, Timnas Indonesia U-23 hanya menempati posisi tiga.
BACA JUGA: Lionel Messi Dkk Dukung Timnas Indonesia U-23 Jelang Hadapi Timnas Australia U-23, Bakal Menang?
Setelah kalah 0-4 dari Thailand, skuad Garuda Muda tumbang 0-1 dari Vietnam dan menang tipis 2-1 atas Brunei. Alhasil, Timnas Indonesia U-23 hanya menempati posisi tiga Grup G dengan tiga poin dan gagal lolos ke Piaal Asia U-23 2020.Sebelum Luis Milla dan Indra Sjafri, ada Aji Santoso yang memimpin skuad Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2013 dan 2016. Namun, hasilnya Timnas Indonesia U-23 juga gagal di babak kualifikasi.

(Luis Milla gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2018)
Sekadar informasi, Piala Asia U-23 baru digelar pada 2013. Hal itu berarti sejauh ini baru empat kali Piala Asia U-23 diselenggarakan.
Meski begitu, ini bukan akhir dari segalanya. Masih ada dua tahun ke depan bagi Timnas Indonesia U-23 untuk berbenah.
Terlebih, Piala Asia U-23 2024 merupakan babak kualifikasi tampil di Olimpiade Paris 2024. Jadi, semangat Witan Sulaeman dan kawan-kawan, masih ada waktu untuk berprestasi lebih tinggi lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
