<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laga Brasil vs Argentina Terhenti di Tengah Jalan, AFA Kecewa Berat</title><description>AFA kecewa dengan penundaan laga Brasil vs Argentina.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/09/07/51/2467211/laga-brasil-vs-argentina-terhenti-di-tengah-jalan-afa-kecewa-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/09/07/51/2467211/laga-brasil-vs-argentina-terhenti-di-tengah-jalan-afa-kecewa-berat"/><item><title>Laga Brasil vs Argentina Terhenti di Tengah Jalan, AFA Kecewa Berat</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/09/07/51/2467211/laga-brasil-vs-argentina-terhenti-di-tengah-jalan-afa-kecewa-berat</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/09/07/51/2467211/laga-brasil-vs-argentina-terhenti-di-tengah-jalan-afa-kecewa-berat</guid><pubDate>Selasa 07 September 2021 07:21 WIB</pubDate><dc:creator>Quadiliba Al-Farabi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/07/51/2467211/laga-brasil-vs-argentina-terhenti-di-tengah-jalan-afa-kecewa-berat-NzdYcE764Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laga Brasil vs Argentina terhenti di tengah jalan (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/07/51/2467211/laga-brasil-vs-argentina-terhenti-di-tengah-jalan-afa-kecewa-berat-NzdYcE764Q.jpg</image><title>Laga Brasil vs Argentina terhenti di tengah jalan (Foto: Reuters)</title></images><description>SAO PAOLO - Federasi Sepakbola Argentina (AFA) kecewa berat dengan penundaan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan antara Brasil vs Argentina. AFA berharap hal serupa tidak terjadi di masa depan.
Sebagaimana diketahui, pertandingan di Neo Quimica Arena Sao Paulo, Senin 6 September 2021, dihentikan saat baru berjalan lima menit. Pejabat kesehatan Brasil berlari ke lapangan untuk menyergap empat pemain Argentina.

Hal ini berkaitan dengan pemain-pemain tersebut telah melanggar regulasi kesehatan di sana. Alhasil, pertandingan itu pun ditunda.
AFA pun mengklarifikasi, bahwa pemain yang dimaksud tidak melakukan pelanggaran. Dalam pernyataan resminya, semua pemain Argentina sudah berada di Brasil sejak awal September.
BACA JUGA: Buntut Penundaan Laga Brasil vs Argentina, 4 Pemain La Albiceleste Terancam Penjara
&quot;Asosiasi Sepak Bola Argentina menyatakan ketidaknyamanan yang mendalam atas penangguhan pertemuan antara Tim Nasional Argentina dan Tim Nasional Brasil di S&amp;atilde;o Paulo,&quot; bunyi pernyataan AFA, dikutip dari laman resminya, Selasa (7/9/2021).
&quot;Seperti CBF (Federasi Sepakbola Brasil), AFA dikejutkan oleh tindakan Anvisa begitu pertandingan dimulai. Perlu dicatat bahwa Delegasi Albiceleste berada di wilayah Brasil sejak 3 September pukul 8 pagi, mematuhi semua protokol sanitasi saat ini yang diatur oleh Conmebol untuk perkembangan normal Kualifikasi menuju Qatar 2022,&quot; lanjutnya.Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brasil (ANVISA) mengatakan para pemain Argentina memberikan &quot;informasi palsu&quot; ketika memasuki Brasil. Mereka adalah Giovani Lo Celso, Cristian Romero, Emiliano Martinez dan Emiliano Buendia. Pemain-pemain tersebut dianggap melanggar protokol kesehatan di Brasil.
Selanjutnya, AFA berniat melayangkan surat kepada FIFA terkait keberatannya ini. AFA berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

&quot;Menyusul laporan dari ofisial Conmebol dan wasit pertandingan, informasi tersebut akan diteruskan ke badan FIFA yang berwenang sesuai dengan peraturan yang berlaku,&quot; lanjut AFA.
&quot;Sepak bola seharusnya tidak mengalami episode seperti ini yang merusak sportivitas dari kompetisi yang begitu penting,&quot; tutup pernyataan tersebut.</description><content:encoded>SAO PAOLO - Federasi Sepakbola Argentina (AFA) kecewa berat dengan penundaan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan antara Brasil vs Argentina. AFA berharap hal serupa tidak terjadi di masa depan.
Sebagaimana diketahui, pertandingan di Neo Quimica Arena Sao Paulo, Senin 6 September 2021, dihentikan saat baru berjalan lima menit. Pejabat kesehatan Brasil berlari ke lapangan untuk menyergap empat pemain Argentina.

Hal ini berkaitan dengan pemain-pemain tersebut telah melanggar regulasi kesehatan di sana. Alhasil, pertandingan itu pun ditunda.
AFA pun mengklarifikasi, bahwa pemain yang dimaksud tidak melakukan pelanggaran. Dalam pernyataan resminya, semua pemain Argentina sudah berada di Brasil sejak awal September.
BACA JUGA: Buntut Penundaan Laga Brasil vs Argentina, 4 Pemain La Albiceleste Terancam Penjara
&quot;Asosiasi Sepak Bola Argentina menyatakan ketidaknyamanan yang mendalam atas penangguhan pertemuan antara Tim Nasional Argentina dan Tim Nasional Brasil di S&amp;atilde;o Paulo,&quot; bunyi pernyataan AFA, dikutip dari laman resminya, Selasa (7/9/2021).
&quot;Seperti CBF (Federasi Sepakbola Brasil), AFA dikejutkan oleh tindakan Anvisa begitu pertandingan dimulai. Perlu dicatat bahwa Delegasi Albiceleste berada di wilayah Brasil sejak 3 September pukul 8 pagi, mematuhi semua protokol sanitasi saat ini yang diatur oleh Conmebol untuk perkembangan normal Kualifikasi menuju Qatar 2022,&quot; lanjutnya.Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brasil (ANVISA) mengatakan para pemain Argentina memberikan &quot;informasi palsu&quot; ketika memasuki Brasil. Mereka adalah Giovani Lo Celso, Cristian Romero, Emiliano Martinez dan Emiliano Buendia. Pemain-pemain tersebut dianggap melanggar protokol kesehatan di Brasil.
Selanjutnya, AFA berniat melayangkan surat kepada FIFA terkait keberatannya ini. AFA berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

&quot;Menyusul laporan dari ofisial Conmebol dan wasit pertandingan, informasi tersebut akan diteruskan ke badan FIFA yang berwenang sesuai dengan peraturan yang berlaku,&quot; lanjut AFA.
&quot;Sepak bola seharusnya tidak mengalami episode seperti ini yang merusak sportivitas dari kompetisi yang begitu penting,&quot; tutup pernyataan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
