<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Klub Swiss, Inter Milan Hanya Bisa Imbang 2-2</title><description>Berikut jalannya pertandingan persahabatan Lugano vs Inter.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/18/51/2442325/hadapi-klub-swiss-inter-milan-hanya-bisa-imbang-2-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/07/18/51/2442325/hadapi-klub-swiss-inter-milan-hanya-bisa-imbang-2-2"/><item><title>Hadapi Klub Swiss, Inter Milan Hanya Bisa Imbang 2-2</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/18/51/2442325/hadapi-klub-swiss-inter-milan-hanya-bisa-imbang-2-2</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/07/18/51/2442325/hadapi-klub-swiss-inter-milan-hanya-bisa-imbang-2-2</guid><pubDate>Minggu 18 Juli 2021 03:28 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/18/51/2442325/hadapi-klub-swiss-inter-milan-hanya-bisa-imbang-2-2-6RPLXG1T5r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inter Milan imbang dengan FC Lugano (Foto: Twitter/@Inter_en)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/18/51/2442325/hadapi-klub-swiss-inter-milan-hanya-bisa-imbang-2-2-6RPLXG1T5r.jpg</image><title>Inter Milan imbang dengan FC Lugano (Foto: Twitter/@Inter_en)</title></images><description>LUGANO &amp;ndash; Inter Milan memulai rangkaian laga uji coba pramusim 2021-2022 dengan melawan klub Swiss, FC Lugano. Pertandingan ini berlangsung di kandang Lugano, Stadion Cornaredo, Minggu (18/7/2021), dini hari WIB.
Sebagai juara Liga Italia 2020-2021, Inter diunggulkan dalam laga uji coba ini. Akan tetapi, Inter ternyata mendapatkan perlawanan berarti dari Lugano. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2 sehingga pemenang harus ditentukan dalam babak adu penalti.

Jalannya Pertandingan
I Nerazzurri -julukan Inter- memulai pertandingan dengan baik. Akan tetapi, gol justru didapatkan oleh Lugano lebih dulu ketimbang Inter.
Lugano memecah kebuntuan pada menit ke-30 melalui aksi Sandi Lovric. Gol Lovric mengacaukan permainan Inter sehingga Lugano mampu menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-35 berkat aksi Mickael Facchinetti.
Namun, pada menit ke-38, Inter bisa memperkecil skor melalui gol Danilo D Ambrosio. Pada waktu tersisa, Inter berupaya untuk menyamakan kedudukan.
Sayangnya, Lugano tidak membiarkan Inter bertindak sesuka hati mereka. Tuan rumah pun membalas serangan Inter demi menambah pundi-pundi gol mereka. Akan tetapi, hingga babak pertama berakhir, skor 2-1 tidak berubah.Inter berusaha menyamakan kedudukan pada awal babak kedua. Akan tetapi, Lugano memberikan perlawanan berarti pada Nerazzurri.
Inter pun kesulitan menembus pertahanan Lugano meski sedikit unggul dalam penguasaan bola. Serangan-serangan Lugano bahkan lebih berbahaya ketimbang upaya Inter.
Namun, Inter akhirnya mampu mendapatkan gol kedua pada menit ke-54. Penyerang muda Inter, Satriano Costa, mencetak gol setelah sepakan kaki kanannya menembus gawang Lugano.
Hingga pertandingan berakhir, skor 2-2 tidak berubah. Alhasil, pertandingan pun berjalanjut ke babak adu penalti.
Berikut susunan pemain Lugano vs Inter:
Lugano (4-2-3-1): N. Bauman; N. Lavachhy, K. Hajrizi, F. Daprela, R. Ziegler (Demba Ba, 79&amp;rsquo;); O. Custodio (S. Guidotti, 73&amp;rsquo;), J. Sabbatini (M. Covilo, 73&amp;rsquo;), M. Bottani (M. Maric, 78&amp;rsquo;), Sandi Lovric, Mickael Facchinetti (K. Monzialo, 78&amp;rsquo;); Muci (Asumah Abubakar, 46&amp;rsquo;).
Pelatih: Abel Braga
Inter (3-5-2): Samir Handanovic (I. Radu, 61&amp;rsquo;); F. Dimarco, Andrea Ranocchia, Danilo D Ambrosio (M. Zanotti, 79&amp;rsquo;); Dalbert Henrique (Milan Skriniar, 61&amp;rsquo;), Radja Nainggolan (F. Nunziatini, 81&amp;rsquo;), L. Agoume, Roberto Gagliardini, Matteo Darmian; Andrea Pinamonti, Satriano Costa (F. Colidio, 79&amp;rsquo;).
Pelatih: Simone Inzaghi</description><content:encoded>LUGANO &amp;ndash; Inter Milan memulai rangkaian laga uji coba pramusim 2021-2022 dengan melawan klub Swiss, FC Lugano. Pertandingan ini berlangsung di kandang Lugano, Stadion Cornaredo, Minggu (18/7/2021), dini hari WIB.
Sebagai juara Liga Italia 2020-2021, Inter diunggulkan dalam laga uji coba ini. Akan tetapi, Inter ternyata mendapatkan perlawanan berarti dari Lugano. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2 sehingga pemenang harus ditentukan dalam babak adu penalti.

Jalannya Pertandingan
I Nerazzurri -julukan Inter- memulai pertandingan dengan baik. Akan tetapi, gol justru didapatkan oleh Lugano lebih dulu ketimbang Inter.
Lugano memecah kebuntuan pada menit ke-30 melalui aksi Sandi Lovric. Gol Lovric mengacaukan permainan Inter sehingga Lugano mampu menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-35 berkat aksi Mickael Facchinetti.
Namun, pada menit ke-38, Inter bisa memperkecil skor melalui gol Danilo D Ambrosio. Pada waktu tersisa, Inter berupaya untuk menyamakan kedudukan.
Sayangnya, Lugano tidak membiarkan Inter bertindak sesuka hati mereka. Tuan rumah pun membalas serangan Inter demi menambah pundi-pundi gol mereka. Akan tetapi, hingga babak pertama berakhir, skor 2-1 tidak berubah.Inter berusaha menyamakan kedudukan pada awal babak kedua. Akan tetapi, Lugano memberikan perlawanan berarti pada Nerazzurri.
Inter pun kesulitan menembus pertahanan Lugano meski sedikit unggul dalam penguasaan bola. Serangan-serangan Lugano bahkan lebih berbahaya ketimbang upaya Inter.
Namun, Inter akhirnya mampu mendapatkan gol kedua pada menit ke-54. Penyerang muda Inter, Satriano Costa, mencetak gol setelah sepakan kaki kanannya menembus gawang Lugano.
Hingga pertandingan berakhir, skor 2-2 tidak berubah. Alhasil, pertandingan pun berjalanjut ke babak adu penalti.
Berikut susunan pemain Lugano vs Inter:
Lugano (4-2-3-1): N. Bauman; N. Lavachhy, K. Hajrizi, F. Daprela, R. Ziegler (Demba Ba, 79&amp;rsquo;); O. Custodio (S. Guidotti, 73&amp;rsquo;), J. Sabbatini (M. Covilo, 73&amp;rsquo;), M. Bottani (M. Maric, 78&amp;rsquo;), Sandi Lovric, Mickael Facchinetti (K. Monzialo, 78&amp;rsquo;); Muci (Asumah Abubakar, 46&amp;rsquo;).
Pelatih: Abel Braga
Inter (3-5-2): Samir Handanovic (I. Radu, 61&amp;rsquo;); F. Dimarco, Andrea Ranocchia, Danilo D Ambrosio (M. Zanotti, 79&amp;rsquo;); Dalbert Henrique (Milan Skriniar, 61&amp;rsquo;), Radja Nainggolan (F. Nunziatini, 81&amp;rsquo;), L. Agoume, Roberto Gagliardini, Matteo Darmian; Andrea Pinamonti, Satriano Costa (F. Colidio, 79&amp;rsquo;).
Pelatih: Simone Inzaghi</content:encoded></item></channel></rss>
