<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meski Gagal Eksekusi Penalti di Final Piala Eropa 2020, Legenda Arsenal Tetap Sanjung Bukayo Saka</title><description>Saka menjadi penendang&amp;nbsp;yang gagal di final Piala Eropa 2020 antara Timnas Inggris kontra Italia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/13/51/2439681/meski-gagal-eksekusi-penalti-di-final-piala-eropa-2020-legenda-arsenal-tetap-sanjung-bukayo-saka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/07/13/51/2439681/meski-gagal-eksekusi-penalti-di-final-piala-eropa-2020-legenda-arsenal-tetap-sanjung-bukayo-saka"/><item><title>Meski Gagal Eksekusi Penalti di Final Piala Eropa 2020, Legenda Arsenal Tetap Sanjung Bukayo Saka</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/13/51/2439681/meski-gagal-eksekusi-penalti-di-final-piala-eropa-2020-legenda-arsenal-tetap-sanjung-bukayo-saka</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/07/13/51/2439681/meski-gagal-eksekusi-penalti-di-final-piala-eropa-2020-legenda-arsenal-tetap-sanjung-bukayo-saka</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2021 03:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/13/51/2439681/meski-gagal-eksekusi-penalti-di-final-piala-eropa-2020-legenda-arsenal-tetap-sanjung-bukayo-saka-4ydUzLPias.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bukayo Saka gagal mengeksekusi penalti di Final Piala Eropa 2020  (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/13/51/2439681/meski-gagal-eksekusi-penalti-di-final-piala-eropa-2020-legenda-arsenal-tetap-sanjung-bukayo-saka-4ydUzLPias.jpg</image><title>Bukayo Saka gagal mengeksekusi penalti di Final Piala Eropa 2020  (Foto: REUTERS)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Tim nasional (Timnas) Inggris gagal mencatatkan sejarah di Piala Eropa 2020. Pasalnya skuad The Threee Lions &amp;ndash;julukan Timnas Inggris&amp;ndash; harus mengakui kemenangan Italia dalam pertandingan final Piala Eropa 2020.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Wembley Stadium, Senin 12 Juli 2021, dini hari WIB, Timnas Inggris sempat tampil memukau, terutama pada menit-menit awal. Bahkan, Timnas Inggris sudah membuka keunggulan atas Italia saat laga baru berjalan 3 menit via sontekan Luke Shaw.

Akan tetapi setelah unggul, Timnas Inggris justru mengalami penurunan performa. Kondisi tersebut coba dimanfaatkan oleh Italia untuk bisa menyamakan kedudukan. Meski hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Timnas Inggris atas Italia tidak berubah.
Pada babak kedua, Italia semakin gencar memberikan tekanan ke lini pertahanan Inggris. Alhasil, Italia pun berhasil menyamakan kedudukan dari Inggris pada menit ke-67 melalui tembakan dari Leonardo Bonucci.
Baca Juga:&amp;nbsp;Meski Gagal Bawa Timnas Inggris Juarai Piala Eropa 2020, Gareth Southgate Belum Mau Mundur
Kedudukan 1-1 sendiri bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir. Kondisi tersebut memaksa pemenang dari pertandingan final Piala Eropa 2020 antara Timnas Italia melawan Inggris harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Pada babak adu penalti, Timnas Italia memang lebih beruntung daripada Inggris. Pasalnya tiga dari lima penendang penalti Timnas Italia mampu menjalankan tugasnya. Sementara Inggris hanya dua penendang, sedangkan Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal.Gara-gara kekalahan tersebut, membuat Timnas Inggris gagal mencetak sejarah di Piala Eropa 2020 dengan menjadi juara untuk pertama kalinya. Sebab selama ini, Timnas Inggris memang belum pernah merasakan manisnya gelar juara Piala Eropa.
Seusai pertandingan, Saka yang jadi salah satu penendang penalti yang gagal di final Piala Eropa 2020 mendapatkan cemoohan dari penggemar Timnas Inggris. Mengetahui hal tersebut membuat legenda Arsenal, Ian Wright, berkomentar.

Wright secara khusus memberikan pembelaan kepada Saka. Wright menyebut pemain berusia 19 tahun sebagai sosok yang sangat berani dengan maju sebagai penenandang penalti kelima Timnas Inggris di pertandingan final Piala Eropa kontra Italia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gagal di Piala Eropa 2020, Timnas Inggris Bakal Kembali Lebih Kuat Lagi
&amp;ldquo;Dia (Saka) lebih dari mampu untuk mengambil penalti tersebut. Dia sangat berani untuk mengambil penalti itu. Saya benar-benar turut bersedih atas kegagalannya itu,&amp;rdquo; jelas Wright, seperti dilaporkan oleh Express, Selasa (13/7/2021).</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Tim nasional (Timnas) Inggris gagal mencatatkan sejarah di Piala Eropa 2020. Pasalnya skuad The Threee Lions &amp;ndash;julukan Timnas Inggris&amp;ndash; harus mengakui kemenangan Italia dalam pertandingan final Piala Eropa 2020.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Wembley Stadium, Senin 12 Juli 2021, dini hari WIB, Timnas Inggris sempat tampil memukau, terutama pada menit-menit awal. Bahkan, Timnas Inggris sudah membuka keunggulan atas Italia saat laga baru berjalan 3 menit via sontekan Luke Shaw.

Akan tetapi setelah unggul, Timnas Inggris justru mengalami penurunan performa. Kondisi tersebut coba dimanfaatkan oleh Italia untuk bisa menyamakan kedudukan. Meski hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Timnas Inggris atas Italia tidak berubah.
Pada babak kedua, Italia semakin gencar memberikan tekanan ke lini pertahanan Inggris. Alhasil, Italia pun berhasil menyamakan kedudukan dari Inggris pada menit ke-67 melalui tembakan dari Leonardo Bonucci.
Baca Juga:&amp;nbsp;Meski Gagal Bawa Timnas Inggris Juarai Piala Eropa 2020, Gareth Southgate Belum Mau Mundur
Kedudukan 1-1 sendiri bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir. Kondisi tersebut memaksa pemenang dari pertandingan final Piala Eropa 2020 antara Timnas Italia melawan Inggris harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Pada babak adu penalti, Timnas Italia memang lebih beruntung daripada Inggris. Pasalnya tiga dari lima penendang penalti Timnas Italia mampu menjalankan tugasnya. Sementara Inggris hanya dua penendang, sedangkan Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal.Gara-gara kekalahan tersebut, membuat Timnas Inggris gagal mencetak sejarah di Piala Eropa 2020 dengan menjadi juara untuk pertama kalinya. Sebab selama ini, Timnas Inggris memang belum pernah merasakan manisnya gelar juara Piala Eropa.
Seusai pertandingan, Saka yang jadi salah satu penendang penalti yang gagal di final Piala Eropa 2020 mendapatkan cemoohan dari penggemar Timnas Inggris. Mengetahui hal tersebut membuat legenda Arsenal, Ian Wright, berkomentar.

Wright secara khusus memberikan pembelaan kepada Saka. Wright menyebut pemain berusia 19 tahun sebagai sosok yang sangat berani dengan maju sebagai penenandang penalti kelima Timnas Inggris di pertandingan final Piala Eropa kontra Italia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gagal di Piala Eropa 2020, Timnas Inggris Bakal Kembali Lebih Kuat Lagi
&amp;ldquo;Dia (Saka) lebih dari mampu untuk mengambil penalti tersebut. Dia sangat berani untuk mengambil penalti itu. Saya benar-benar turut bersedih atas kegagalannya itu,&amp;rdquo; jelas Wright, seperti dilaporkan oleh Express, Selasa (13/7/2021).</content:encoded></item></channel></rss>
