<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Marcus Rashford Bikin Inggris Kalah di Final Piala Eropa 2020, Lampard Kritik Gaya Penalti Pemain Man United</title><description>Marcus Rashford gagal mengeksekusi penalti di final Piala Eropa 2020 saat Italia vs Inggris.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439429/marcus-rashford-bikin-inggris-kalah-di-final-piala-eropa-2020-lampard-kritik-gaya-penalti-pemain-man-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439429/marcus-rashford-bikin-inggris-kalah-di-final-piala-eropa-2020-lampard-kritik-gaya-penalti-pemain-man-united"/><item><title> Marcus Rashford Bikin Inggris Kalah di Final Piala Eropa 2020, Lampard Kritik Gaya Penalti Pemain Man United</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439429/marcus-rashford-bikin-inggris-kalah-di-final-piala-eropa-2020-lampard-kritik-gaya-penalti-pemain-man-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439429/marcus-rashford-bikin-inggris-kalah-di-final-piala-eropa-2020-lampard-kritik-gaya-penalti-pemain-man-united</guid><pubDate>Senin 12 Juli 2021 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/12/51/2439429/marcus-rashford-bikin-inggris-kalah-di-final-piala-eropa-2020-lampard-kritik-gaya-penalti-pemain-man-united-ANgRR9NSji.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marcus Rashford gagal eksekusi penalti di final Piala Eropa 2020 Italia vs Inggris. (Foto: REUTERS/Facundo Arrizabalaga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/12/51/2439429/marcus-rashford-bikin-inggris-kalah-di-final-piala-eropa-2020-lampard-kritik-gaya-penalti-pemain-man-united-ANgRR9NSji.jpg</image><title>Marcus Rashford gagal eksekusi penalti di final Piala Eropa 2020 Italia vs Inggris. (Foto: REUTERS/Facundo Arrizabalaga)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Pesepakbola legenda Inggris, Frank Lampard, mengkritik gaya penalti Marcus Rashford saat menghadapi Italia di final Piala Eropa 2020, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Lampard menilai, tak seharusnya Rashford mengeksekusi penalti seperti itu dalam situasi genting.
Seperti diketahui, The Three Lions &amp;ndash;julukan Timnas Inggris&amp;ndash; kalah melawan Italia dalam partai final Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, London, pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

(Marcus Rashford gagal eksekusi penalti di final Piala Eropa 2020)
Inggris mengawali laga dengan baik dan berhasil mencetak gol cepat di menit kedua melalui Luke Shaw. Akan tetapi, Italia mampu menyamakan kedudukan lewat gol yang diciptakan Leonardo Bonucci pada menit 67. Setelah bermain 1-1 hingga babak tambahan waktu, Italia berhasil menundukkan Inggris di adu tos-tosan dengan skor 3-2.
Rashford adalah pemain Inggris pertama yang gagal mengeksekusi penalti di final Piala Eropa 2020. Sebelum menendang bola, Rashford sempat berhenti, namun sayang si kulit bulat gagal masuk ke gawang Italia.
Kegagalan tersebut dikarenakan bola yang ditendang penyerang Manchester United ini membentur tiang gawang. Padahal, kiper Italia, Gianluigi Donnarumma bergerak ke arah yang salah.
BACA JUGA: Italia Juara Piala Eropa 2020, Alessandro Florenzi Malah Sombong
Hal tersebut membuat mantan gelandang Inggris, Lampard, mengatakan penalti Rashford sulit dilakukan dalam situasi yang genting. Menurutnya, dengan tekanan tinggi yang diterima pemain selama pertandingan, akan sulit jika melakukan penalti seperti itu.&amp;ldquo;Saya tidak pernah mengambil penalti dengan gaya itu. Saya selalu menganggap ada [gaya] penalti untuk saya dan banyak pengambil mengambilnya dengan sangat baik,&amp;rdquo; kata Lampard, dilansir dari Metro, Senin (12/7/2021) .

&amp;ldquo;Dengan tekanan dari apa yang dibawa game ini, itu lebih sulit,&quot; lanjutnya.
Lampard juga tidak mau berkomentar lebih lanjut terkait pertandingan dalam situasi seperti ini, karena menurutnya  ini adalah momen yang mengerikan. Akibat kekalahan ini, Inggris memperpanjang dahaga gelar juara mereka di Piala Eropa.
Semenjak Piala Eropa pertama kali diselenggarakan pada 1960, Inggris belum pernah menjadi yang terbaik. Pencapaian terbaik Inggris adalah lolos ke final Piala Eropa 2020.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Pesepakbola legenda Inggris, Frank Lampard, mengkritik gaya penalti Marcus Rashford saat menghadapi Italia di final Piala Eropa 2020, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Lampard menilai, tak seharusnya Rashford mengeksekusi penalti seperti itu dalam situasi genting.
Seperti diketahui, The Three Lions &amp;ndash;julukan Timnas Inggris&amp;ndash; kalah melawan Italia dalam partai final Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, London, pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

(Marcus Rashford gagal eksekusi penalti di final Piala Eropa 2020)
Inggris mengawali laga dengan baik dan berhasil mencetak gol cepat di menit kedua melalui Luke Shaw. Akan tetapi, Italia mampu menyamakan kedudukan lewat gol yang diciptakan Leonardo Bonucci pada menit 67. Setelah bermain 1-1 hingga babak tambahan waktu, Italia berhasil menundukkan Inggris di adu tos-tosan dengan skor 3-2.
Rashford adalah pemain Inggris pertama yang gagal mengeksekusi penalti di final Piala Eropa 2020. Sebelum menendang bola, Rashford sempat berhenti, namun sayang si kulit bulat gagal masuk ke gawang Italia.
Kegagalan tersebut dikarenakan bola yang ditendang penyerang Manchester United ini membentur tiang gawang. Padahal, kiper Italia, Gianluigi Donnarumma bergerak ke arah yang salah.
BACA JUGA: Italia Juara Piala Eropa 2020, Alessandro Florenzi Malah Sombong
Hal tersebut membuat mantan gelandang Inggris, Lampard, mengatakan penalti Rashford sulit dilakukan dalam situasi yang genting. Menurutnya, dengan tekanan tinggi yang diterima pemain selama pertandingan, akan sulit jika melakukan penalti seperti itu.&amp;ldquo;Saya tidak pernah mengambil penalti dengan gaya itu. Saya selalu menganggap ada [gaya] penalti untuk saya dan banyak pengambil mengambilnya dengan sangat baik,&amp;rdquo; kata Lampard, dilansir dari Metro, Senin (12/7/2021) .

&amp;ldquo;Dengan tekanan dari apa yang dibawa game ini, itu lebih sulit,&quot; lanjutnya.
Lampard juga tidak mau berkomentar lebih lanjut terkait pertandingan dalam situasi seperti ini, karena menurutnya  ini adalah momen yang mengerikan. Akibat kekalahan ini, Inggris memperpanjang dahaga gelar juara mereka di Piala Eropa.
Semenjak Piala Eropa pertama kali diselenggarakan pada 1960, Inggris belum pernah menjadi yang terbaik. Pencapaian terbaik Inggris adalah lolos ke final Piala Eropa 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
