<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangis Federico Bernardeschi Pecah Usai Antar Italia Juara Piala Eropa 2020</title><description>Italia juara Piala Eropa 2020 setelah menan atas Inggris</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439271/tangis-federico-bernardeschi-pecah-usai-antar-italia-juara-piala-eropa-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439271/tangis-federico-bernardeschi-pecah-usai-antar-italia-juara-piala-eropa-2020"/><item><title>Tangis Federico Bernardeschi Pecah Usai Antar Italia Juara Piala Eropa 2020</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439271/tangis-federico-bernardeschi-pecah-usai-antar-italia-juara-piala-eropa-2020</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439271/tangis-federico-bernardeschi-pecah-usai-antar-italia-juara-piala-eropa-2020</guid><pubDate>Senin 12 Juli 2021 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Lestari Rahayuningtyas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/12/51/2439271/tangis-federico-bernardeschi-pecah-usai-antar-italia-juara-piala-eropa-2020-2jNC1zveHV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Federico Bernardeschi mengangkat trofi Piala Eropa di hadapan suporter Timnas Italia. (Foto/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/12/51/2439271/tangis-federico-bernardeschi-pecah-usai-antar-italia-juara-piala-eropa-2020-2jNC1zveHV.jpg</image><title>Federico Bernardeschi mengangkat trofi Piala Eropa di hadapan suporter Timnas Italia. (Foto/Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Tangis Federico Bernardeschi pecah setelah mengantarkan Timnas Italia keluar sebagai juara Piala Eropa 2020. Tim Azzurri besutan Roberto Mancini menang atas Inggris melalui adu penalti di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021).
Tampil sebagai tuan rumah, pasukan Gareth Southgate bermain dengan intensitas tinggi sejak menit-menit awal. Hasilnya membuat Three Lions unggul cepat melalui sepakan Luke Shaw pada menit 2.
Namun, keunggulan itu mampu disamakan melalui gol Leonardo Bonucci pada menit 67. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Laga dilanjutkan babak perpanjangan waktu 2x15 menit. Upaya demi upaya kedua untuk mencetak gol tambahan mampu dimentahkan kiper Jordan Pickford bagi Inggris dan Gianluigi Donnarumma bagi Italia.
Baca juga:&amp;nbsp;Jorginho Lewati Rekor 4 Legenda AC Milan Usai Bawa Italia Juara Piala Eropa 2020
Laga pun dilanjutkan dengan drama adu adu penalti. Tiga eksekutor Inggris yakni Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal menjalankan dengan baik. Sementara dua lainnya yang diemban Harry Maguire dan Harry Kane berhasil.
Baca juga:&amp;nbsp;Jadi Sosok Kunci Kemenangan Italia, Ini Catatan Apik Donarumma saat Adu Penalti
Sedangkan bagi Italia memilih lima eksekutor yakni Domenico Berardi, Andrea Bellotti, Bonucci, Bernardeschi dan Jorginho. Hanya Jorginho dan Belotti yang tendangannya mampu ditepis Pickford.
Atas ini kemenangan, Italia berhak atas gelar juara Piala Eropa 2020 dengan keunggulan penalti 3-2. Mereka terakhir kali juara pada Piala Eropa 1968.
Kemenangan ini pun seakan menjadi bukti bahwa dia tidak habis setelah menerima hujan kritikan bersama Juventus di Liga Italia musim 2020-2021. Bernadeschi bersyukur karena Roberto Mancini masih memberikan kepercayaan untuknya bisa membela Italia di Piala Eropa 2020.&amp;ldquo;Kami pantas mendapatkan semua ini. Secara pribadi, saya sangat menderita. Itu bukan musim yang mudah bagi saya,&amp;rdquo; kata Bernadeschi, dikutip dari Football Italia, Senin (12/7/2021).
&amp;ldquo;Ketika Anda bermain di musim seperti itu, terkadang segalanya menjadi rumit. Tetapi, saya hanya berpikir satu, bekerja dan menyingsingkan lengan baju Anda. Bahkan ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;ldquo;Terima kasih kepada rekan satu tim saya, staf, semua orang yang percaya kepada saya. Kami berada di puncak Eropa, dan saya tidak dapat membayar dengan cara yang lebih baik. Kami tidak pernah takut tidak berhasil,&amp;rdquo; lanjutnya.
Pada Piala Eropa 2020, Bernardeschi tampil sebanyak empat kali bersama Timnas Italia. Selain dua kali tampil di fase grup melawan Turki dan Wales, Bernardeschi mentas di laga semifinal (kontra Spanyol) dan final (kontra Inggris).
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Tangis Federico Bernardeschi pecah setelah mengantarkan Timnas Italia keluar sebagai juara Piala Eropa 2020. Tim Azzurri besutan Roberto Mancini menang atas Inggris melalui adu penalti di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021).
Tampil sebagai tuan rumah, pasukan Gareth Southgate bermain dengan intensitas tinggi sejak menit-menit awal. Hasilnya membuat Three Lions unggul cepat melalui sepakan Luke Shaw pada menit 2.
Namun, keunggulan itu mampu disamakan melalui gol Leonardo Bonucci pada menit 67. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Laga dilanjutkan babak perpanjangan waktu 2x15 menit. Upaya demi upaya kedua untuk mencetak gol tambahan mampu dimentahkan kiper Jordan Pickford bagi Inggris dan Gianluigi Donnarumma bagi Italia.
Baca juga:&amp;nbsp;Jorginho Lewati Rekor 4 Legenda AC Milan Usai Bawa Italia Juara Piala Eropa 2020
Laga pun dilanjutkan dengan drama adu adu penalti. Tiga eksekutor Inggris yakni Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal menjalankan dengan baik. Sementara dua lainnya yang diemban Harry Maguire dan Harry Kane berhasil.
Baca juga:&amp;nbsp;Jadi Sosok Kunci Kemenangan Italia, Ini Catatan Apik Donarumma saat Adu Penalti
Sedangkan bagi Italia memilih lima eksekutor yakni Domenico Berardi, Andrea Bellotti, Bonucci, Bernardeschi dan Jorginho. Hanya Jorginho dan Belotti yang tendangannya mampu ditepis Pickford.
Atas ini kemenangan, Italia berhak atas gelar juara Piala Eropa 2020 dengan keunggulan penalti 3-2. Mereka terakhir kali juara pada Piala Eropa 1968.
Kemenangan ini pun seakan menjadi bukti bahwa dia tidak habis setelah menerima hujan kritikan bersama Juventus di Liga Italia musim 2020-2021. Bernadeschi bersyukur karena Roberto Mancini masih memberikan kepercayaan untuknya bisa membela Italia di Piala Eropa 2020.&amp;ldquo;Kami pantas mendapatkan semua ini. Secara pribadi, saya sangat menderita. Itu bukan musim yang mudah bagi saya,&amp;rdquo; kata Bernadeschi, dikutip dari Football Italia, Senin (12/7/2021).
&amp;ldquo;Ketika Anda bermain di musim seperti itu, terkadang segalanya menjadi rumit. Tetapi, saya hanya berpikir satu, bekerja dan menyingsingkan lengan baju Anda. Bahkan ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;ldquo;Terima kasih kepada rekan satu tim saya, staf, semua orang yang percaya kepada saya. Kami berada di puncak Eropa, dan saya tidak dapat membayar dengan cara yang lebih baik. Kami tidak pernah takut tidak berhasil,&amp;rdquo; lanjutnya.
Pada Piala Eropa 2020, Bernardeschi tampil sebanyak empat kali bersama Timnas Italia. Selain dua kali tampil di fase grup melawan Turki dan Wales, Bernardeschi mentas di laga semifinal (kontra Spanyol) dan final (kontra Inggris).
</content:encoded></item></channel></rss>
