<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juventus, Tim Antagonis dan Protagonis Italia saat Juara Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020</title><description>Juventus membantu Italia juara Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439233/juventus-tim-antagonis-dan-protagonis-italia-saat-juara-piala-dunia-2006-dan-piala-eropa-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439233/juventus-tim-antagonis-dan-protagonis-italia-saat-juara-piala-dunia-2006-dan-piala-eropa-2020"/><item><title>Juventus, Tim Antagonis dan Protagonis Italia saat Juara Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439233/juventus-tim-antagonis-dan-protagonis-italia-saat-juara-piala-dunia-2006-dan-piala-eropa-2020</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/07/12/51/2439233/juventus-tim-antagonis-dan-protagonis-italia-saat-juara-piala-dunia-2006-dan-piala-eropa-2020</guid><pubDate>Senin 12 Juli 2021 10:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/12/51/2439233/juventus-tim-antagonis-dan-protagonis-italia-saat-juara-piala-dunia-2006-dan-piala-eropa-2020-YwRKcDXtUc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Leonardo Bonucci (kiri) dan Chiellini, dua pemain andalan Juventus dan Italia di Piala Eropa 2020. (Foto: REUTERS/Andy Rain)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/12/51/2439233/juventus-tim-antagonis-dan-protagonis-italia-saat-juara-piala-dunia-2006-dan-piala-eropa-2020-YwRKcDXtUc.jpg</image><title>Leonardo Bonucci (kiri) dan Chiellini, dua pemain andalan Juventus dan Italia di Piala Eropa 2020. (Foto: REUTERS/Andy Rain)</title></images><description>JUVENTUS bisa dibilang tim antagonis (jahat) dan protagonis (baik) di balik kesuksesan Tim Nasional (Timnas) Italia juara Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020. Kok bisa? Mari kita bahas satu per satu.
Bianconeri -julukan Juventus&amp;ndash; bisa dibilang sosok antagonis karena selalu terlibat masalah beberapa bulan sebelum Timnas Italia turun di Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020. Di Piala Dunia 2006, Juventus dinyatakan terlibat kasus pengaturan skor atau biasa disebut Calciopoli beberapa hari sebelum Italia turun di Piala Dunia 2006 Jerman.

Akibatnya, Juventus dinyatakan terdegradasi ke Serie B dan memulai kompetisi dengan pengurangan 30 poin (sebelumnya akhirnya hanya dihukum minus 9 poin). Kondisi di atas praktis mengguncang psikologis pemain-pemain Italia, mengingat sejumlah pemain Juventus juga jadi andalan skuad Gli Azzurri -julukan Italia&amp;ndash; saat itu.
Kemudian jelang Piala Eropa 2020, Juventus menyatakan ambil bagian di ajang Liga Super Eropa yang notabene kompetisi tandingan Liga Champions. Akibatnya, UEFA bertindak dan hendak mencoret ketiga klub di atas dari seluruh kompetisi garapan UEFA.
Untuk Juventus, mereka tak hanya terancam dicoret dari Liga Champions, tapi juga Liga Italia. Sejauh ini, baik UEFA dan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) belum menjatuhkan hukuman kepada Juventus.
BACA JUGA: Juara Piala Eropa 2020, Kisah Italia Mirip saat Kampiun Piala Dunia 2006
Kemudian, dibilang sosok protagonis karena pemain-pemain Juventus menjadi pahlawan Italia di Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020. Kita mulai dari Piala Dunia 2006.Di Piala Dunia 2006, dua pemain Juventus berandil atas kemenangan 5-3 Italia atas Prancis via adu penalti di partai puncak. Saat itu, pemain Juventus, Alessandro del Piero, menjadi satu dari lima eksekutor penalti Italia.

(Italia juara Piala Dunia 2006)
Sementara di bawah mistar gawang ada Gianluigi Buffon yang menggangu penyerang Prancis, David Trezeguet, sehingga tembakannya membentur gawang.Satu lagi, kapten Italia saat itu berstatus pemain Juventus, Fabio Cannavaro. Bagaimana dengan Piala Eropa 2020?
Beberapa kali pemain-pemain Juventus membantu Italia di Piala Eropa 2020. Federico Chiesa mencetak satu gol saat Italia menang 2-1 atas Austria di 16 besar. Kemudian di semifinal, Chiesa lagi-lagi mencetak gol, saat Italia bermain 1-1 kontra Spanyol di waktu normal.
Kemudian di adu penalti, Leonardo Bonucci dan Federico Bernardeschi merupakan dua dari empat eksekutor penalti yang berhasil menjalankan tugasnya. Selanjutnya di final, bek Juventus Leonardo Bonucci mencetak gol penyama kedudukan di laga final Piala Eropa 2020 Italia vs Inggris.

(Leonardo Bonucci bobol gawang Inggris di final Piala Eropa 2020)
Sebelumnya, Inggris unggul lebih dulu lewat lesatan Luke Shaw pada menit kedua. Kemudian di babak adu penalti, Bonucci merupakan satu dari tiga eksekutor penalti Italia yang berhasil menjalankan tugasnya, sekaligus membawa sang negara menang 3-2 atas Inggris dan keluar sebagai juara Piala Eropa 2020.
Selain Bonucci, Bernardeschi juga maju sebagai eksekutor. Satu lagi, kapten Italia di Piala Eropa 2020 adalah pemain Juventus, Giorgio Chiellini. Karena itu, Juventus sosok antagonis dan protanogis Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020.</description><content:encoded>JUVENTUS bisa dibilang tim antagonis (jahat) dan protagonis (baik) di balik kesuksesan Tim Nasional (Timnas) Italia juara Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020. Kok bisa? Mari kita bahas satu per satu.
Bianconeri -julukan Juventus&amp;ndash; bisa dibilang sosok antagonis karena selalu terlibat masalah beberapa bulan sebelum Timnas Italia turun di Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020. Di Piala Dunia 2006, Juventus dinyatakan terlibat kasus pengaturan skor atau biasa disebut Calciopoli beberapa hari sebelum Italia turun di Piala Dunia 2006 Jerman.

Akibatnya, Juventus dinyatakan terdegradasi ke Serie B dan memulai kompetisi dengan pengurangan 30 poin (sebelumnya akhirnya hanya dihukum minus 9 poin). Kondisi di atas praktis mengguncang psikologis pemain-pemain Italia, mengingat sejumlah pemain Juventus juga jadi andalan skuad Gli Azzurri -julukan Italia&amp;ndash; saat itu.
Kemudian jelang Piala Eropa 2020, Juventus menyatakan ambil bagian di ajang Liga Super Eropa yang notabene kompetisi tandingan Liga Champions. Akibatnya, UEFA bertindak dan hendak mencoret ketiga klub di atas dari seluruh kompetisi garapan UEFA.
Untuk Juventus, mereka tak hanya terancam dicoret dari Liga Champions, tapi juga Liga Italia. Sejauh ini, baik UEFA dan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) belum menjatuhkan hukuman kepada Juventus.
BACA JUGA: Juara Piala Eropa 2020, Kisah Italia Mirip saat Kampiun Piala Dunia 2006
Kemudian, dibilang sosok protagonis karena pemain-pemain Juventus menjadi pahlawan Italia di Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020. Kita mulai dari Piala Dunia 2006.Di Piala Dunia 2006, dua pemain Juventus berandil atas kemenangan 5-3 Italia atas Prancis via adu penalti di partai puncak. Saat itu, pemain Juventus, Alessandro del Piero, menjadi satu dari lima eksekutor penalti Italia.

(Italia juara Piala Dunia 2006)
Sementara di bawah mistar gawang ada Gianluigi Buffon yang menggangu penyerang Prancis, David Trezeguet, sehingga tembakannya membentur gawang.Satu lagi, kapten Italia saat itu berstatus pemain Juventus, Fabio Cannavaro. Bagaimana dengan Piala Eropa 2020?
Beberapa kali pemain-pemain Juventus membantu Italia di Piala Eropa 2020. Federico Chiesa mencetak satu gol saat Italia menang 2-1 atas Austria di 16 besar. Kemudian di semifinal, Chiesa lagi-lagi mencetak gol, saat Italia bermain 1-1 kontra Spanyol di waktu normal.
Kemudian di adu penalti, Leonardo Bonucci dan Federico Bernardeschi merupakan dua dari empat eksekutor penalti yang berhasil menjalankan tugasnya. Selanjutnya di final, bek Juventus Leonardo Bonucci mencetak gol penyama kedudukan di laga final Piala Eropa 2020 Italia vs Inggris.

(Leonardo Bonucci bobol gawang Inggris di final Piala Eropa 2020)
Sebelumnya, Inggris unggul lebih dulu lewat lesatan Luke Shaw pada menit kedua. Kemudian di babak adu penalti, Bonucci merupakan satu dari tiga eksekutor penalti Italia yang berhasil menjalankan tugasnya, sekaligus membawa sang negara menang 3-2 atas Inggris dan keluar sebagai juara Piala Eropa 2020.
Selain Bonucci, Bernardeschi juga maju sebagai eksekutor. Satu lagi, kapten Italia di Piala Eropa 2020 adalah pemain Juventus, Giorgio Chiellini. Karena itu, Juventus sosok antagonis dan protanogis Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
