<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pelatih yang Dikenal Sombong, Nomor 1 Berujung Petaka di Piala Eropa 2020</title><description>Berikut 5 pelatih yang dikenal sombong, nomor 1 berujung petaka di Piala Eropa 2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/07/51/2437076/5-pelatih-yang-dikenal-sombong-nomor-1-berujung-petaka-di-piala-eropa-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/07/07/51/2437076/5-pelatih-yang-dikenal-sombong-nomor-1-berujung-petaka-di-piala-eropa-2020"/><item><title>5 Pelatih yang Dikenal Sombong, Nomor 1 Berujung Petaka di Piala Eropa 2020</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/07/51/2437076/5-pelatih-yang-dikenal-sombong-nomor-1-berujung-petaka-di-piala-eropa-2020</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/07/07/51/2437076/5-pelatih-yang-dikenal-sombong-nomor-1-berujung-petaka-di-piala-eropa-2020</guid><pubDate>Rabu 07 Juli 2021 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/07/51/2437076/5-pelatih-yang-dikenal-sombong-nomor-1-berujung-petaka-di-piala-eropa-2020-V41uamyhOz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jose Mourinho, pelatih AS Roma. (Foto: REUTERS/Alberto Lingria)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/07/51/2437076/5-pelatih-yang-dikenal-sombong-nomor-1-berujung-petaka-di-piala-eropa-2020-V41uamyhOz.jpg</image><title>Jose Mourinho, pelatih AS Roma. (Foto: REUTERS/Alberto Lingria)</title></images><description>SEJUMLAH pelatih dikenal sombong. Tentu hal yang mereka sombongkan adalah prestasi yang mereka sabet terdahulu.
Hanya saja, kesombongan itu kerap berujung petaka. Karena terlalu percaya diri, si pelatih gagal membawa skuad asuhannya berprestasi. Lantas, siapa saja pelatih yang dikenal sombong?
Berikut 5 pelatih yang dikenal sombong:
 
5. Jose Mourinho

Ketika pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih Chelsea pada musim panas 2004, Jose Mourinho minta dipanggil The Special One, atau Pelatih spesialis juara. Mourinho mengeluarkan pernyataan di atas karena baru saja membawa FC Porto juara Liga Champions 2003-2004.
Selang 10 tahun setelah pernyataan itu, Mourinho masih akrab dengan gelar juara. Namun, semenjak dipecat Manchester United pada pengujung 2018, Jose Mourinho tak pernah lagi memenangkan trofi. Saat ini, Mourinho tercatat sebagai pelatih AS Roma.
4. Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson tercatat sebagai pelatih dengan jumlah trofi terbanyak. Di sepanjang karier melatihnya yang terbentang dari 1974 hingga 2013, Fergie -sapaan akrab Ferguson&amp;ndash; memenangkan 48 gelar!
BACA JUGA: Luis Enrique Sombong, Spanyol Disingkirkan Italia di Semifinal Piala Eropa 2020
Tak heran, Pelatih yang doyan mengunyah permen karet ini dikenal arogan. Bahkan pada medio 2003, ia sempat menendang sepatu yang mengenai pelipis pemain bintang Manchester United, David Beckham. Alhasil pada musim panas 2003, Beckham meninggalkan Manchester United untuk gabung Real Madrid.3. Arsene Wenger

Sebelum Liga Inggris 2002-2003 dimulai, Arsene Wenger optimistis membawa Arsenal tak terkalahkan sepanjang musim. Sayangnya karena terlalu percaya diri, Arsenal kalah enam kali dan hanya finis runner-up di bawah Manchester United.
Baru semusim berselang, Arsenal tidak terkalahkan saat menjuarai Liga Inggris 2003-2004. Arsenal pun tercatat sebagai satu-satunya tim yang tidak terkalahkan dalam satu musim kompetisi di era Premier League.
2.	Vladimir Petkovic

Pelatih Swiss, Vladimir Petkovic sesumbar setelah menyingkirkan Prancis 16 besar Piala Eropa 2020. Ia mengatakan bisa mengalahkan tim mana pun, termasuk Spanyol di babak perempatfinal Piala Eropa 2020. &amp;ldquo;Kami harus lapar (kemenangan) untuk lolos ke babak berikutnya,&amp;rdquo; kata Petkovic, dikutip dari France 24, Jumat (2/7/2021).
&amp;ldquo;Dari titik ini saya tidak bisa mengatakan saya puas. Karena, bagi saya, langkah selanjutnya selalu yang paling penting. Kami ingin lolos ke babak berikutnya, bahkan meski kami menghadapi salah satu favorit di Spanyol,&amp;rdquo; lanjutnya.
Namun, hasil yang didapat Swiss jauh dari kata baik. Swiss disingkirkan Spanyol di perempatfinal Piala Eropa 2020 via adu penalti.1.	Luis Enrique

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Spanyol, Luis Enrique, terlalu banyak mengeluarkan kalimat bernada sombong jelang laga timnya kontra Italia di semifinal Piala Eropa 2020. Namun, efeknya tak bagus kepada Spanyol, yang mana akhirnya mereka disingkirkan Italia di semifinal Piala Eropa 2020.
Sebelum laga Italia vs Spanyol digelar dini hari tadi, Lucho -sapaan akrab Enrique&amp;ndash; sesumbar membawa sang tim juara Piala Eropa 2020. Dalam pandangannya, target maksimal wajib dicanangkan Spanyol, mumpung sudah tiba di semifinal.
&quot;Kami sangat bangga. Anda salah untuk berpikir bahwa kami, atau semifinalis mana pun, akan puas hanya sejauh itu sekarang. Kami semua ingin mencapai final dan menang,&quot; ujar Enrique dilansir dari laman resmi UEFA, pada Selasa 6 Juli 2021.
Setelah bermain 120 menit, skor Italia vs Spanyol sama kuat 1-1. Pada akhirnya, Spanyol kalah 2-4 via adu penalti  dari Italia. Spanyol pun harus mengubur mimpi mereka merebut trofi keempat di ajang Piala Eropa.</description><content:encoded>SEJUMLAH pelatih dikenal sombong. Tentu hal yang mereka sombongkan adalah prestasi yang mereka sabet terdahulu.
Hanya saja, kesombongan itu kerap berujung petaka. Karena terlalu percaya diri, si pelatih gagal membawa skuad asuhannya berprestasi. Lantas, siapa saja pelatih yang dikenal sombong?
Berikut 5 pelatih yang dikenal sombong:
 
5. Jose Mourinho

Ketika pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih Chelsea pada musim panas 2004, Jose Mourinho minta dipanggil The Special One, atau Pelatih spesialis juara. Mourinho mengeluarkan pernyataan di atas karena baru saja membawa FC Porto juara Liga Champions 2003-2004.
Selang 10 tahun setelah pernyataan itu, Mourinho masih akrab dengan gelar juara. Namun, semenjak dipecat Manchester United pada pengujung 2018, Jose Mourinho tak pernah lagi memenangkan trofi. Saat ini, Mourinho tercatat sebagai pelatih AS Roma.
4. Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson tercatat sebagai pelatih dengan jumlah trofi terbanyak. Di sepanjang karier melatihnya yang terbentang dari 1974 hingga 2013, Fergie -sapaan akrab Ferguson&amp;ndash; memenangkan 48 gelar!
BACA JUGA: Luis Enrique Sombong, Spanyol Disingkirkan Italia di Semifinal Piala Eropa 2020
Tak heran, Pelatih yang doyan mengunyah permen karet ini dikenal arogan. Bahkan pada medio 2003, ia sempat menendang sepatu yang mengenai pelipis pemain bintang Manchester United, David Beckham. Alhasil pada musim panas 2003, Beckham meninggalkan Manchester United untuk gabung Real Madrid.3. Arsene Wenger

Sebelum Liga Inggris 2002-2003 dimulai, Arsene Wenger optimistis membawa Arsenal tak terkalahkan sepanjang musim. Sayangnya karena terlalu percaya diri, Arsenal kalah enam kali dan hanya finis runner-up di bawah Manchester United.
Baru semusim berselang, Arsenal tidak terkalahkan saat menjuarai Liga Inggris 2003-2004. Arsenal pun tercatat sebagai satu-satunya tim yang tidak terkalahkan dalam satu musim kompetisi di era Premier League.
2.	Vladimir Petkovic

Pelatih Swiss, Vladimir Petkovic sesumbar setelah menyingkirkan Prancis 16 besar Piala Eropa 2020. Ia mengatakan bisa mengalahkan tim mana pun, termasuk Spanyol di babak perempatfinal Piala Eropa 2020. &amp;ldquo;Kami harus lapar (kemenangan) untuk lolos ke babak berikutnya,&amp;rdquo; kata Petkovic, dikutip dari France 24, Jumat (2/7/2021).
&amp;ldquo;Dari titik ini saya tidak bisa mengatakan saya puas. Karena, bagi saya, langkah selanjutnya selalu yang paling penting. Kami ingin lolos ke babak berikutnya, bahkan meski kami menghadapi salah satu favorit di Spanyol,&amp;rdquo; lanjutnya.
Namun, hasil yang didapat Swiss jauh dari kata baik. Swiss disingkirkan Spanyol di perempatfinal Piala Eropa 2020 via adu penalti.1.	Luis Enrique

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Spanyol, Luis Enrique, terlalu banyak mengeluarkan kalimat bernada sombong jelang laga timnya kontra Italia di semifinal Piala Eropa 2020. Namun, efeknya tak bagus kepada Spanyol, yang mana akhirnya mereka disingkirkan Italia di semifinal Piala Eropa 2020.
Sebelum laga Italia vs Spanyol digelar dini hari tadi, Lucho -sapaan akrab Enrique&amp;ndash; sesumbar membawa sang tim juara Piala Eropa 2020. Dalam pandangannya, target maksimal wajib dicanangkan Spanyol, mumpung sudah tiba di semifinal.
&quot;Kami sangat bangga. Anda salah untuk berpikir bahwa kami, atau semifinalis mana pun, akan puas hanya sejauh itu sekarang. Kami semua ingin mencapai final dan menang,&quot; ujar Enrique dilansir dari laman resmi UEFA, pada Selasa 6 Juli 2021.
Setelah bermain 120 menit, skor Italia vs Spanyol sama kuat 1-1. Pada akhirnya, Spanyol kalah 2-4 via adu penalti  dari Italia. Spanyol pun harus mengubur mimpi mereka merebut trofi keempat di ajang Piala Eropa.</content:encoded></item></channel></rss>
