<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Spanyol di Perempatfinal Piala Eropa 2020, Roger Federer Harap Timnas Swiss Menang </title><description>Federer berharap Timnas Swiss kalahkan Spanyol, lalu melaju ke semifinal Piala Eropa 2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/01/51/2433786/hadapi-spanyol-di-perempatfinal-piala-eropa-2020-roger-federer-harap-timnas-swiss-menang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/07/01/51/2433786/hadapi-spanyol-di-perempatfinal-piala-eropa-2020-roger-federer-harap-timnas-swiss-menang"/><item><title>Hadapi Spanyol di Perempatfinal Piala Eropa 2020, Roger Federer Harap Timnas Swiss Menang </title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/07/01/51/2433786/hadapi-spanyol-di-perempatfinal-piala-eropa-2020-roger-federer-harap-timnas-swiss-menang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/07/01/51/2433786/hadapi-spanyol-di-perempatfinal-piala-eropa-2020-roger-federer-harap-timnas-swiss-menang</guid><pubDate>Kamis 01 Juli 2021 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Quadiliba Al-Farabi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/01/51/2433786/hadapi-spanyol-di-perempatfinal-piala-eropa-2020-roger-federer-harap-timnas-swiss-menang-WRAQ1Tf4FU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yann Sommer (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/01/51/2433786/hadapi-spanyol-di-perempatfinal-piala-eropa-2020-roger-federer-harap-timnas-swiss-menang-WRAQ1Tf4FU.jpg</image><title>Yann Sommer (Foto: Reuters)</title></images><description>BERN - Petenis Swiss, Roger Federer, turut mengikuti perkembangan Piala Eropa 2020 yang kini telah mencapai perempatfinal. Petenis berusia 39 tahun itu mendoakan Tim Nasional (Timnas) Swiss melaju ke semifinal.
Sebagaimana diketahui, Timnas Swiss lolos ke perempatfinal secara dramatis. Granit Xhaka dkk memulangkan juara Piala Dunia 2018, Prancis, melalui drama adu penalti.

La Nati -julukan Swiss- yang sempat tertinggal dengan defisit dua gol lebih dulu, mampu menyamakan kedudukan. Sampai akhirnya skor 3-3 bertahan hingga babak tambahan waktu 2x15 menit.
Semua eksekutor penalti yang dipercaya pelatih Vladimir Petkovic, sukses menjalankan tugasnya. Hingga penampilan gemilang Yann Sommer menepis tendangan terakhir Kylian Mbappe menandakan kemenangan yang tak terduga Timnas Swiss atas&amp;nbsp; Prancis.
BACA JUGA: 4 Tim yang Siap Kejutkan Piala Eropa 2020, Nomor 1 Calon Juara
Federer yang turut menonton pertandingan itu mengaku bangga dengan cara Timnas Swiss bertarung. Menurutnya, tanggung jawab para penggawa Timnas Swiss dalam memenangkan pertandingan itu layaknya memindahkan gunung.
&quot;Saya hanya berpikir mereka bertarung dengan sangat baik. Dengan situasi unggul 1-0, gagal mengeksekusi penalti, maka segalanya berubah dalam waktu setengah jam. Akan sangat mudah untuk melepaskannya,&quot; kata Federer dikutip dari laman Sky Sports, Kamis (1/7/2021).&quot;Saya sangat bangga dengan cara mereka bertarung. Itu hanya terlihat dalam olahraga, khususnya sepak bola, ketika tim bersatu, benar-benar percaya, bahwa Anda benar-benar dapat memindahkan gunung,&quot; lanjut Federer.
Peraih gelar juara Grand Slam sebanyak 20 kali itu juga menyampaikan rasa simpatinya kepada Prancis. Masalahnya, Mbappe dkk harus gagal di perempatfinal meski tampil apik.

Sementara itu, petenis kelahiran Basel itu ingin Granit Xhaka dkk mengulang penampilan apik, seperti saat melawan Prancis, di perempatfinal . Ia berharap Swiss mampu mencetak sejarah di ajang bergengsi ini.
&amp;ldquo;Adu penalti sangat brutal. Jelas di tepi kursi Anda. Itu saya juga. Saya merasa tidak enak untuk tim Prancis dan para pemain karena saya sangat suka menonton mereka,&amp;rdquo; ujar Federer.
&quot;Sekarang saya berharap yang terbaik untuk Swiss. Saya harap kami bisa mengulang pertandingan lain seperti ini, tidak merayakannya terlalu keras, membawanya ke level berikutnya. Itu akan menjadi sejarah bagi kami di ajang besar seperti ini untuk melaju ke semifinal,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>BERN - Petenis Swiss, Roger Federer, turut mengikuti perkembangan Piala Eropa 2020 yang kini telah mencapai perempatfinal. Petenis berusia 39 tahun itu mendoakan Tim Nasional (Timnas) Swiss melaju ke semifinal.
Sebagaimana diketahui, Timnas Swiss lolos ke perempatfinal secara dramatis. Granit Xhaka dkk memulangkan juara Piala Dunia 2018, Prancis, melalui drama adu penalti.

La Nati -julukan Swiss- yang sempat tertinggal dengan defisit dua gol lebih dulu, mampu menyamakan kedudukan. Sampai akhirnya skor 3-3 bertahan hingga babak tambahan waktu 2x15 menit.
Semua eksekutor penalti yang dipercaya pelatih Vladimir Petkovic, sukses menjalankan tugasnya. Hingga penampilan gemilang Yann Sommer menepis tendangan terakhir Kylian Mbappe menandakan kemenangan yang tak terduga Timnas Swiss atas&amp;nbsp; Prancis.
BACA JUGA: 4 Tim yang Siap Kejutkan Piala Eropa 2020, Nomor 1 Calon Juara
Federer yang turut menonton pertandingan itu mengaku bangga dengan cara Timnas Swiss bertarung. Menurutnya, tanggung jawab para penggawa Timnas Swiss dalam memenangkan pertandingan itu layaknya memindahkan gunung.
&quot;Saya hanya berpikir mereka bertarung dengan sangat baik. Dengan situasi unggul 1-0, gagal mengeksekusi penalti, maka segalanya berubah dalam waktu setengah jam. Akan sangat mudah untuk melepaskannya,&quot; kata Federer dikutip dari laman Sky Sports, Kamis (1/7/2021).&quot;Saya sangat bangga dengan cara mereka bertarung. Itu hanya terlihat dalam olahraga, khususnya sepak bola, ketika tim bersatu, benar-benar percaya, bahwa Anda benar-benar dapat memindahkan gunung,&quot; lanjut Federer.
Peraih gelar juara Grand Slam sebanyak 20 kali itu juga menyampaikan rasa simpatinya kepada Prancis. Masalahnya, Mbappe dkk harus gagal di perempatfinal meski tampil apik.

Sementara itu, petenis kelahiran Basel itu ingin Granit Xhaka dkk mengulang penampilan apik, seperti saat melawan Prancis, di perempatfinal . Ia berharap Swiss mampu mencetak sejarah di ajang bergengsi ini.
&amp;ldquo;Adu penalti sangat brutal. Jelas di tepi kursi Anda. Itu saya juga. Saya merasa tidak enak untuk tim Prancis dan para pemain karena saya sangat suka menonton mereka,&amp;rdquo; ujar Federer.
&quot;Sekarang saya berharap yang terbaik untuk Swiss. Saya harap kami bisa mengulang pertandingan lain seperti ini, tidak merayakannya terlalu keras, membawanya ke level berikutnya. Itu akan menjadi sejarah bagi kami di ajang besar seperti ini untuk melaju ke semifinal,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
