<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Spanyol Bantai Kroasia 5-3, Sergio Busquets: Kami Masih Harus Berkembang</title><description>Timnas Spanyol membantai Kroasia pada babak 16 Besar Piala Eropa 2020 di Stadion Parken, Denmark</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/29/51/2432336/spanyol-bantai-kroasia-5-3-sergio-busquets-kami-masih-harus-berkembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/06/29/51/2432336/spanyol-bantai-kroasia-5-3-sergio-busquets-kami-masih-harus-berkembang"/><item><title>Spanyol Bantai Kroasia 5-3, Sergio Busquets: Kami Masih Harus Berkembang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/29/51/2432336/spanyol-bantai-kroasia-5-3-sergio-busquets-kami-masih-harus-berkembang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/06/29/51/2432336/spanyol-bantai-kroasia-5-3-sergio-busquets-kami-masih-harus-berkembang</guid><pubDate>Selasa 29 Juni 2021 03:18 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/29/51/2432336/spanyol-bantai-kroasia-5-3-sergio-busquets-kami-masih-harus-berkembang-z6o6LzraVB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Serigo Busquest usai Spanyol kalahkan Kroasia. (Foto/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/29/51/2432336/spanyol-bantai-kroasia-5-3-sergio-busquets-kami-masih-harus-berkembang-z6o6LzraVB.jpg</image><title>Serigo Busquest usai Spanyol kalahkan Kroasia. (Foto/Reuters)</title></images><description>KOPENHAGEN &amp;ndash; Timnas Spanyol membantai Kroasia pada babak 16 Besar Piala Eropa 2020 di Stadion Parken, Denmark, pada Senin, 28 Juni 2021 malam WIB. Meski begitu, Sergio Busquets menilai permainan dia dan rekan-rekannya masih harus diperbaiki saat menjalani laga di perempatfinal.
&quot;Mencetak lima gol dan lolos masih menunjukkan bahwa kami harus berkembang, tetapi untuk mencapai perempat final merupakan indikasi bahwa kami adalah tim yang bagus. Kami sangat bagus hari ini, sangat intens, siap dan kami mengalahkan saingan yang sangat sangat sulit di sini. Kami berkembang sepanjang turnamen,&quot; katanya mengutip laman UEFA, Selasa (29/6/2021).

Kroasia unggul lebih dulu pada menit ke-20 babak pertama. Kiper Spanyol, Unai Simon melakukan blunder usai tak bisa menahan sempurna umpan balik dari Pedri. Namun, 18 menit kemudian Pablo Sarabia menyamakan kedudukan pada menit 38.
Baca juga:&amp;nbsp;5 Calon Top Skor Piala Eropa 2020 Setelah Cristiano Ronaldo Tersingkir, Nomor 1 Paling Berpeluang
Pada babak kedua, Timnas Spanyol asuhan Luis Enrique mengamuk. Mereka berhasil unggul setelah Cesar Azpilicueta mencetak gol setelah menyambut umpan silang Ferran Torres. Spanyol semakin menjauh setelah Ferran Torres mencetak gol.
Baca juga:&amp;nbsp;Man of The Match Kroasia vs Spanyol: Sergio Busquets
Hanya saja pada lima menit waktu normal selesai, Kroasia menyamakan kedudukan. Dua gol Kroasia diciptakan Mislav Orsic pada menit ke-85 dan Mario Pasalic pada menit 90+2. Laga pun terpaksa dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.Pada 15 menit pertama babak perpanjangan waktu, Spanyol menambah dua gol. Gol pertama disubang Alvaro Morata setelah menyempurnakan asssit Dani Olmo.
Olmo yang diturunkan sebagai pemain pengganti kembali memberikan kontribusi bai ol kelima Spanyol. Umpan matangnya mampu diseleaikan dengan baik oleh Mikel Oyarzabal pada menit ke-103. Skor 5-3 menjadi penutup laga.

Sementara itu, terkait blunder Unai Simon, Busquest membela rekannya tersebut. Kata dia, mental Simon tetap baik meski melakukan kesalahan fatal.
&amp;ldquo;Unai Simon tahu dia mendapatkan kepercayaan penuh dari kami. Golnya adalah nasib buruk tetapi mentalitasnya sangat santai dan ambisius, dan dia menunjukkan itu. Dia sangat baik setelah gol dan membuat beberapa penyelamatan hebat,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>KOPENHAGEN &amp;ndash; Timnas Spanyol membantai Kroasia pada babak 16 Besar Piala Eropa 2020 di Stadion Parken, Denmark, pada Senin, 28 Juni 2021 malam WIB. Meski begitu, Sergio Busquets menilai permainan dia dan rekan-rekannya masih harus diperbaiki saat menjalani laga di perempatfinal.
&quot;Mencetak lima gol dan lolos masih menunjukkan bahwa kami harus berkembang, tetapi untuk mencapai perempat final merupakan indikasi bahwa kami adalah tim yang bagus. Kami sangat bagus hari ini, sangat intens, siap dan kami mengalahkan saingan yang sangat sangat sulit di sini. Kami berkembang sepanjang turnamen,&quot; katanya mengutip laman UEFA, Selasa (29/6/2021).

Kroasia unggul lebih dulu pada menit ke-20 babak pertama. Kiper Spanyol, Unai Simon melakukan blunder usai tak bisa menahan sempurna umpan balik dari Pedri. Namun, 18 menit kemudian Pablo Sarabia menyamakan kedudukan pada menit 38.
Baca juga:&amp;nbsp;5 Calon Top Skor Piala Eropa 2020 Setelah Cristiano Ronaldo Tersingkir, Nomor 1 Paling Berpeluang
Pada babak kedua, Timnas Spanyol asuhan Luis Enrique mengamuk. Mereka berhasil unggul setelah Cesar Azpilicueta mencetak gol setelah menyambut umpan silang Ferran Torres. Spanyol semakin menjauh setelah Ferran Torres mencetak gol.
Baca juga:&amp;nbsp;Man of The Match Kroasia vs Spanyol: Sergio Busquets
Hanya saja pada lima menit waktu normal selesai, Kroasia menyamakan kedudukan. Dua gol Kroasia diciptakan Mislav Orsic pada menit ke-85 dan Mario Pasalic pada menit 90+2. Laga pun terpaksa dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.Pada 15 menit pertama babak perpanjangan waktu, Spanyol menambah dua gol. Gol pertama disubang Alvaro Morata setelah menyempurnakan asssit Dani Olmo.
Olmo yang diturunkan sebagai pemain pengganti kembali memberikan kontribusi bai ol kelima Spanyol. Umpan matangnya mampu diseleaikan dengan baik oleh Mikel Oyarzabal pada menit ke-103. Skor 5-3 menjadi penutup laga.

Sementara itu, terkait blunder Unai Simon, Busquest membela rekannya tersebut. Kata dia, mental Simon tetap baik meski melakukan kesalahan fatal.
&amp;ldquo;Unai Simon tahu dia mendapatkan kepercayaan penuh dari kami. Golnya adalah nasib buruk tetapi mentalitasnya sangat santai dan ambisius, dan dia menunjukkan itu. Dia sangat baik setelah gol dan membuat beberapa penyelamatan hebat,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
