<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengawas Pertandingan Futsal FFI Raih Penghargaan untuk 120 Kali Donor Darah</title><description>Puspa Delima menerima penghargaan karena telah mendonorkan darah lebih dari 50 kali.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/25/51/2430835/pengawas-pertandingan-futsal-ffi-raih-penghargaan-untuk-120-kali-donor-darah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/06/25/51/2430835/pengawas-pertandingan-futsal-ffi-raih-penghargaan-untuk-120-kali-donor-darah"/><item><title>Pengawas Pertandingan Futsal FFI Raih Penghargaan untuk 120 Kali Donor Darah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/25/51/2430835/pengawas-pertandingan-futsal-ffi-raih-penghargaan-untuk-120-kali-donor-darah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/06/25/51/2430835/pengawas-pertandingan-futsal-ffi-raih-penghargaan-untuk-120-kali-donor-darah</guid><pubDate>Jum'at 25 Juni 2021 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Media</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/25/51/2430835/pengawas-pertandingan-futsal-ffi-raih-penghargaan-untuk-120-kali-donor-darah-QrABvaj0Cw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puspa Demila bersama Bupati Kabupaten Cianjur, Dudi Sudrajat. (Foto/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/25/51/2430835/pengawas-pertandingan-futsal-ffi-raih-penghargaan-untuk-120-kali-donor-darah-QrABvaj0Cw.jpg</image><title>Puspa Demila bersama Bupati Kabupaten Cianjur, Dudi Sudrajat. (Foto/MPI)</title></images><description>PANDEMI covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini  menghentikan sebagian besar kegiatan di seluruh cabang olahraga termasuk futsal.  Kompetisi di berbagai tingkatan hingga Liga Futsal Profesional belum bisa dilaksanakan  seperti dulu lagi karena protokol pencegahan penularan covid-19  masih diterapkan dengan sangat ketat sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Berbagai kegiatan dilaksanakan oleh para atlet, pelatih maupun perangkat pertandingan untuk mengisi waktu selain tetap berlatih  secara mandiri untuk menjaga kebugaran dan agar terhindar dari penularan covid-19.
Puspa Delima,  Pengawas Pertandingan yang aktif bertugas di LFP sejak 2016 punya kegiatan  mulia, yaitu mendonorkan darah.
Baca juga:&amp;nbsp;Tidak Langsung Berikan Lisensi AFC Level 2, Asosiasi Futsal Jawa Barat Adakan Pelatihan Lebih Dulu

Ibu dari empat orang anak yang juga masih aktif sebagai Kepala Sekolah di SDN Caringin Kabupaten  Cianjur dan Ketua Bidang Litbang dan Diklat KONI Kabupaten  Cianjur ini, ternyata sangat aktif dalam kegiatan donor darah yang diadakan PMI Kabupaten Cianjur.
Untuk itu Puspa Delima menerima penghargaan karena  telah mendonorkan darah lebih dari 50 kali.  Penghargaan diterima pada Acara peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Cianjur, pada Kamis (24/06/2021).
Penghargaan diserahkan di hadapan Bupati Kab. Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurachim dan Ketua PMI Kab. Cianjur, H. Rudy Sachdiar.
Puspa Delima mengatakan, ia telah  mendonorkan darah secara rutin sejak remaja.  Sejak itu sedikitnya  ia telah mendonorkan darah sebanyak 120 kali.
&amp;ldquo;Sebetulnya yang terakhir adalah donor darah saya yang ke 120 kali terhitung sejak saya masih berusia 16 tahun, namun dari catatan PMI Kab. Cianjur saya sudah mendonorkan darah sebanyak 57 kali.&amp;rdquo;
Baca juga:&amp;nbsp;Asosiasi Futsal Kota Serang Adakan Kursus Wasit Level 2
Puspa Delima lahir  di Palembang 57 tahun lalu.  Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Cipanas dan Bogor, lalu melanjutkan ke STKIP Pasundan di Cimahi, dimana ia  meraih gelar  sarjana pada tahun 2008 dan pasca sarjana pada tahun 2016.Ia pernah menjadi atlet atletik di nomor jalan cepat. Saat ini ia adalah 1 dari delapan Pengawas Pertandingan yang aktif di Liga Futsal Profesional. Dari delapan Pengawas Pertandingan itu, hanya ada 2 perempuan.
Sebagai pengawas pertandingan ia bertugas memimpin match coordination meeting atau pertemuan teknik pada satu hari menjelang pertandingan, mengawasi jalannya pertandingan dan membuat laporan hasil pengawasan pertandingan di akhir kompetisi.
Pengawas pertandingan ini menjadi bagian dari tim yang terdiri dari 4 orang wasit dan 1 penilai wasit dalam setiap penugasan di dalam satu pertandingan.
</description><content:encoded>PANDEMI covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini  menghentikan sebagian besar kegiatan di seluruh cabang olahraga termasuk futsal.  Kompetisi di berbagai tingkatan hingga Liga Futsal Profesional belum bisa dilaksanakan  seperti dulu lagi karena protokol pencegahan penularan covid-19  masih diterapkan dengan sangat ketat sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Berbagai kegiatan dilaksanakan oleh para atlet, pelatih maupun perangkat pertandingan untuk mengisi waktu selain tetap berlatih  secara mandiri untuk menjaga kebugaran dan agar terhindar dari penularan covid-19.
Puspa Delima,  Pengawas Pertandingan yang aktif bertugas di LFP sejak 2016 punya kegiatan  mulia, yaitu mendonorkan darah.
Baca juga:&amp;nbsp;Tidak Langsung Berikan Lisensi AFC Level 2, Asosiasi Futsal Jawa Barat Adakan Pelatihan Lebih Dulu

Ibu dari empat orang anak yang juga masih aktif sebagai Kepala Sekolah di SDN Caringin Kabupaten  Cianjur dan Ketua Bidang Litbang dan Diklat KONI Kabupaten  Cianjur ini, ternyata sangat aktif dalam kegiatan donor darah yang diadakan PMI Kabupaten Cianjur.
Untuk itu Puspa Delima menerima penghargaan karena  telah mendonorkan darah lebih dari 50 kali.  Penghargaan diterima pada Acara peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Cianjur, pada Kamis (24/06/2021).
Penghargaan diserahkan di hadapan Bupati Kab. Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurachim dan Ketua PMI Kab. Cianjur, H. Rudy Sachdiar.
Puspa Delima mengatakan, ia telah  mendonorkan darah secara rutin sejak remaja.  Sejak itu sedikitnya  ia telah mendonorkan darah sebanyak 120 kali.
&amp;ldquo;Sebetulnya yang terakhir adalah donor darah saya yang ke 120 kali terhitung sejak saya masih berusia 16 tahun, namun dari catatan PMI Kab. Cianjur saya sudah mendonorkan darah sebanyak 57 kali.&amp;rdquo;
Baca juga:&amp;nbsp;Asosiasi Futsal Kota Serang Adakan Kursus Wasit Level 2
Puspa Delima lahir  di Palembang 57 tahun lalu.  Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Cipanas dan Bogor, lalu melanjutkan ke STKIP Pasundan di Cimahi, dimana ia  meraih gelar  sarjana pada tahun 2008 dan pasca sarjana pada tahun 2016.Ia pernah menjadi atlet atletik di nomor jalan cepat. Saat ini ia adalah 1 dari delapan Pengawas Pertandingan yang aktif di Liga Futsal Profesional. Dari delapan Pengawas Pertandingan itu, hanya ada 2 perempuan.
Sebagai pengawas pertandingan ia bertugas memimpin match coordination meeting atau pertemuan teknik pada satu hari menjelang pertandingan, mengawasi jalannya pertandingan dan membuat laporan hasil pengawasan pertandingan di akhir kompetisi.
Pengawas pertandingan ini menjadi bagian dari tim yang terdiri dari 4 orang wasit dan 1 penilai wasit dalam setiap penugasan di dalam satu pertandingan.
</content:encoded></item></channel></rss>
