<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gegara Manuel Neuer, Wali Kota Munich Ingin Allianz Arena Dihiasi Warna Pelangi </title><description>Wali Kota Munich berencana untuk membuat Alliaz Arena berwarna pelangi saat Timnas Jerman melawan Hungaria.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/21/51/2428532/gegara-manuel-neuer-wali-kota-munich-ingin-allianz-arena-dihiasi-warna-pelangi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/06/21/51/2428532/gegara-manuel-neuer-wali-kota-munich-ingin-allianz-arena-dihiasi-warna-pelangi"/><item><title>Gegara Manuel Neuer, Wali Kota Munich Ingin Allianz Arena Dihiasi Warna Pelangi </title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/21/51/2428532/gegara-manuel-neuer-wali-kota-munich-ingin-allianz-arena-dihiasi-warna-pelangi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/06/21/51/2428532/gegara-manuel-neuer-wali-kota-munich-ingin-allianz-arena-dihiasi-warna-pelangi</guid><pubDate>Senin 21 Juni 2021 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Sri Lestari Rahayuningtyas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/21/51/2428532/gegara-manuel-neuer-wali-kota-munich-ingin-allianz-arena-dihiasi-warna-pelangi-gpxxmtYvYN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manuel Neuer (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/21/51/2428532/gegara-manuel-neuer-wali-kota-munich-ingin-allianz-arena-dihiasi-warna-pelangi-gpxxmtYvYN.jpg</image><title>Manuel Neuer (Foto: Reuters)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Ban kapten Tim Nasional (Timnas) Jerman, Manuel Neuer, yang berwarna pelangi di Piala Eropa 2020, menuai respons positif. Wali Kota Munich, Dieter Reiter, berencana meminta izin pada UEFA untuk membuat Allianz Arena menjadi penuh warna, seperti pelangi.
Deiter Reiter mengatakan, bahwa itu dilakukan mengingat pemerintah Hungaria baru saja mengesahkan aturan yang tidak berpihak pada lesbian, gay, biseksual, transgender, dan interseks (LGBTI) di negara mereka. Menurut Deiter Reiter, warna pelangi di Allianz Arena adalah tanda toleransi dan kesetaraan.

&amp;ldquo;Ini adalah tanda penting toleransi dan kesetaraan,&amp;rdquo; kata Reiter, dikutip dari The Globe and Mail, Senin (21/6/2021).
Selain itu, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) juga merespon ban kapten Neuer. Dalam pernyataanya, UEFA tidak akan memberi hukuman kepada Neuer dan Timnas Jerman karena tujuan ban kapten warna pelangi itu adalah menyuarakan keragaman.
&amp;ldquo;UEFA memeriksa ban kapten yang dikenakan oleh pemain yang bersangkutan, dan mengingat itu mempromosikan tujuan yang baik, yaitu keragaman, tim tidak akan menghadapi proses disipliner,&amp;rdquo; bunyi pernyataan UEFA.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Pamer Skill saat Lawan Jerman, Cristiano Ronaldo Disebut Omong Kosong
Sebagaimana diketahui, Timnas Prancis tergabung ke Grup F Piala Eropa 2020 bersama Prancis, Portugal, dan Hungaria. Neuer memakai ban kapten warna Pelangi saat Timnas Jerman mengalahkan Portugal 4-2 dalam pertandingan kedua Grup F Piala Eropa 2020 di Allianz Arena, Sabtu 19 Juni 2021, malam WIB.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Portugal Takluk, Cristiano Ronaldo pun Disebut Kalah Hebat dari Lionel Messi
Selanjutnya, Timnas Jerman bakal menghadapi Hungaria di Allianz Arena, Kamis 26 Juni 2021, dini hari WIB. Timnas Jerman wajib menang jika mau lolos ke babak 16 besar.
</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Ban kapten Tim Nasional (Timnas) Jerman, Manuel Neuer, yang berwarna pelangi di Piala Eropa 2020, menuai respons positif. Wali Kota Munich, Dieter Reiter, berencana meminta izin pada UEFA untuk membuat Allianz Arena menjadi penuh warna, seperti pelangi.
Deiter Reiter mengatakan, bahwa itu dilakukan mengingat pemerintah Hungaria baru saja mengesahkan aturan yang tidak berpihak pada lesbian, gay, biseksual, transgender, dan interseks (LGBTI) di negara mereka. Menurut Deiter Reiter, warna pelangi di Allianz Arena adalah tanda toleransi dan kesetaraan.

&amp;ldquo;Ini adalah tanda penting toleransi dan kesetaraan,&amp;rdquo; kata Reiter, dikutip dari The Globe and Mail, Senin (21/6/2021).
Selain itu, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) juga merespon ban kapten Neuer. Dalam pernyataanya, UEFA tidak akan memberi hukuman kepada Neuer dan Timnas Jerman karena tujuan ban kapten warna pelangi itu adalah menyuarakan keragaman.
&amp;ldquo;UEFA memeriksa ban kapten yang dikenakan oleh pemain yang bersangkutan, dan mengingat itu mempromosikan tujuan yang baik, yaitu keragaman, tim tidak akan menghadapi proses disipliner,&amp;rdquo; bunyi pernyataan UEFA.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Pamer Skill saat Lawan Jerman, Cristiano Ronaldo Disebut Omong Kosong
Sebagaimana diketahui, Timnas Prancis tergabung ke Grup F Piala Eropa 2020 bersama Prancis, Portugal, dan Hungaria. Neuer memakai ban kapten warna Pelangi saat Timnas Jerman mengalahkan Portugal 4-2 dalam pertandingan kedua Grup F Piala Eropa 2020 di Allianz Arena, Sabtu 19 Juni 2021, malam WIB.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Portugal Takluk, Cristiano Ronaldo pun Disebut Kalah Hebat dari Lionel Messi
Selanjutnya, Timnas Jerman bakal menghadapi Hungaria di Allianz Arena, Kamis 26 Juni 2021, dini hari WIB. Timnas Jerman wajib menang jika mau lolos ke babak 16 besar.
</content:encoded></item></channel></rss>
