<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah 3-2, Shevchenko Bersyukur Timnas Ukraina Tak Dibantai Belanda</title><description>Ukraina tampik baik pada babak pertama dengan berhasil menahan gempuran serangan Timnas Belanda.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/14/51/2424608/kalah-3-2-shevchenko-bersyukur-timnas-ukraina-tak-dibantai-belanda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/06/14/51/2424608/kalah-3-2-shevchenko-bersyukur-timnas-ukraina-tak-dibantai-belanda"/><item><title>Kalah 3-2, Shevchenko Bersyukur Timnas Ukraina Tak Dibantai Belanda</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/14/51/2424608/kalah-3-2-shevchenko-bersyukur-timnas-ukraina-tak-dibantai-belanda</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/06/14/51/2424608/kalah-3-2-shevchenko-bersyukur-timnas-ukraina-tak-dibantai-belanda</guid><pubDate>Senin 14 Juni 2021 05:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/14/51/2424608/kalah-3-2-shevchenko-bersyukur-timnas-ukraina-tak-dibantai-belanda-oeYcU55FQx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andriy Shevchenko. (Foto/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/14/51/2424608/kalah-3-2-shevchenko-bersyukur-timnas-ukraina-tak-dibantai-belanda-oeYcU55FQx.jpg</image><title>Andriy Shevchenko. (Foto/Reuters)</title></images><description>AMSTERDAM &amp;ndash; Pelatih Ukraina, Andriy Shevchenko, merasa bersyukur meski timnya mendapatkan kekalahan dari Belanda pada laga Grup C Piala Eropa 2020. Berlaga di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Senin (14/6/2021) dini hari WIB, Ukraina takluk dari pasukan Frank de Boer dengan skor 3-2.
&quot;Ini adalah pertandingan yang sangat cepat dan menarik dengan banyak peluang bagi kedua tim,&amp;rdquo; ujarnya mengutip laman UEFA.
&amp;ldquo;Saya ingin berterima kasih kepada tim saya atas reaksi yang mereka tunjukkan, terutama setelah tertinggal 2-0, kami bisa saja kalah dalam pertandingan pada saat itu,&quot; lanjut dia.

Ukraina tampik baik pada babak pertama dengan berhasil menahan gempuran serangan Timnas Belanda. Mereka berhasil mengejar keteringalan dua gol,  meski akhirnya kalah dari Tim Oranye.
Baca juga:&amp;nbsp;Man of the Match Belanda vs Ukraina di Piala Eropa 2020: Denzel Dumfries
&quot;Kami menemukan energi untuk berubah dan menyerang. Kami mengganti formasi dan menyeimbangkannya. Tim memberikan catatan yang sangat baik tentang diri mereka sendiri,&quot; ungkap Shevchenko.
Baca juga:&amp;nbsp;Hasil Piala Eropa 2020 Semalam: Inggris, Austria, dan Belanda Kompak Menang
Bermain di kandang sendiri tidak mudah bagi Tim Oranye&amp;mdash;Belanda. Mereka dipaksa bermain tanpa gol di babak pertama.
Georginio Wijnaldum akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-52. Dia mencetak gol usai memanfaatkan antisipasi tidak sempurna dari kiper Ukraina, Georgiy Bushchan yang maju untuk mencegat umpan silang Denzel Dumfries dari kiri lapangan.Tidak menunggu lama, pada menit ke-59 Wout Weghorst menggandakan kedudukan bagi Belanda. Gol didahului kemelut yang tercipta karena Dumfries di dalam kotak penalti Ukraina.

Ukraina mencoba bangkit melaluui gol Andriy Yarmolenko pada menit menit ke-75 dan Roman Yarmechyj di menit ke-79.
Pertandingan semakin sengit, tetapi akhirnya Belanda yang keluar sebagai pemenang. Dumfries berhasil membuat Timnas Belanda kembali unggul pada menit ke-85 setelah menanduk umpan silang Nathan Ake. Skor 3-2 bertahan hingga laga usai.
</description><content:encoded>AMSTERDAM &amp;ndash; Pelatih Ukraina, Andriy Shevchenko, merasa bersyukur meski timnya mendapatkan kekalahan dari Belanda pada laga Grup C Piala Eropa 2020. Berlaga di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Senin (14/6/2021) dini hari WIB, Ukraina takluk dari pasukan Frank de Boer dengan skor 3-2.
&quot;Ini adalah pertandingan yang sangat cepat dan menarik dengan banyak peluang bagi kedua tim,&amp;rdquo; ujarnya mengutip laman UEFA.
&amp;ldquo;Saya ingin berterima kasih kepada tim saya atas reaksi yang mereka tunjukkan, terutama setelah tertinggal 2-0, kami bisa saja kalah dalam pertandingan pada saat itu,&quot; lanjut dia.

Ukraina tampik baik pada babak pertama dengan berhasil menahan gempuran serangan Timnas Belanda. Mereka berhasil mengejar keteringalan dua gol,  meski akhirnya kalah dari Tim Oranye.
Baca juga:&amp;nbsp;Man of the Match Belanda vs Ukraina di Piala Eropa 2020: Denzel Dumfries
&quot;Kami menemukan energi untuk berubah dan menyerang. Kami mengganti formasi dan menyeimbangkannya. Tim memberikan catatan yang sangat baik tentang diri mereka sendiri,&quot; ungkap Shevchenko.
Baca juga:&amp;nbsp;Hasil Piala Eropa 2020 Semalam: Inggris, Austria, dan Belanda Kompak Menang
Bermain di kandang sendiri tidak mudah bagi Tim Oranye&amp;mdash;Belanda. Mereka dipaksa bermain tanpa gol di babak pertama.
Georginio Wijnaldum akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-52. Dia mencetak gol usai memanfaatkan antisipasi tidak sempurna dari kiper Ukraina, Georgiy Bushchan yang maju untuk mencegat umpan silang Denzel Dumfries dari kiri lapangan.Tidak menunggu lama, pada menit ke-59 Wout Weghorst menggandakan kedudukan bagi Belanda. Gol didahului kemelut yang tercipta karena Dumfries di dalam kotak penalti Ukraina.

Ukraina mencoba bangkit melaluui gol Andriy Yarmolenko pada menit menit ke-75 dan Roman Yarmechyj di menit ke-79.
Pertandingan semakin sengit, tetapi akhirnya Belanda yang keluar sebagai pemenang. Dumfries berhasil membuat Timnas Belanda kembali unggul pada menit ke-85 setelah menanduk umpan silang Nathan Ake. Skor 3-2 bertahan hingga laga usai.
</content:encoded></item></channel></rss>
