<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kilas Balik Piala Eropa 1992: Kejutan Tim Dinamit   </title><description>Denmark kalahkan Jerman di final Piala Eropa 1992</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/01/51/2418048/kilas-balik-piala-eropa-1992-kejutan-tim-dinamit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/06/01/51/2418048/kilas-balik-piala-eropa-1992-kejutan-tim-dinamit"/><item><title>Kilas Balik Piala Eropa 1992: Kejutan Tim Dinamit   </title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/06/01/51/2418048/kilas-balik-piala-eropa-1992-kejutan-tim-dinamit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/06/01/51/2418048/kilas-balik-piala-eropa-1992-kejutan-tim-dinamit</guid><pubDate>Selasa 01 Juni 2021 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/31/51/2418048/kilas-balik-piala-eropa-1992-kejutan-tim-dinamit-8xjvh0mKPf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Denmark tumbangkan Jerman dua gol tanpa balas di final Piala Eropa 1992 (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/31/51/2418048/kilas-balik-piala-eropa-1992-kejutan-tim-dinamit-8xjvh0mKPf.jpg</image><title>Denmark tumbangkan Jerman dua gol tanpa balas di final Piala Eropa 1992 (Foto: UEFA)</title></images><description>GELARAN Piala Eropa memang menjadi salah satu kompetisi sepakbola yang paling dinantikan publik dunia. Sebab, turnamen antarnegara Eropa empat tahun sekali ini selalu berhasil menyuguhkan pertandingan-pertandingan seru dan menarik yang dilakoni para pesepakbola top.
Tahun ini, Piala Eropa siap kembali digelar. Memasuki edisi ke-16, sejatinya kompetisi bertajuk Piala Eropa 2020. Tetapi, kompetisi ini harus digelar pada 2021 karena turut terkena dampak dari pandemi Covid-19 hingga penyelenggaraan mengalami penundaan selama setahun.

Piala Eropa 2020 tepatnya akan dimulai pada 11 Juni 2021 waktu setempat. Pertandingan pembuka Piala Eropa 2020 akan dibuka dari Grup A yang mempertemukan Turki vs Italia. Laga tersebut akan berlangsung di kandang Italia, Stadio Olimpico, pada Sabtu 12 Juni 2021 dini hari WIB.
Sebelum menyaksikan kemeriahan gelaran Piala Eropa musim ini, okezone.com akan membahas mengenai kilas balik Piala Eropa 1992 yang tak kalah menarik.
Turnamen edisi kesembilan itu digelar di Swedia tepatnya pada 10-26 Juni. Swedia sendiri terpilih sebagai tuan rumah usai bersaing dengan Spanyol yang juga berambisi menjadi tempat perhelatan akbar tersebut.
Timnas Denmark mencuri perhatian dengan menjuarai edisi kali ini. Peter Schmeichel yang menjadi penjaga gawang kala itu bahkan tak percaya dengan pencapaian Tim Dinamit kala itu.
&quot;Itu (keberhasilan Denmark menjuarai Piala Eropa 1992) sangat dan benar-benar luar biasa. Pada saat itu Anda hanya bisa merasakan kegembiraan yang tak terkira,&quot; kenang Schmeichel.
&quot;Ya Tuhan, kami ternyata benar-benar bisa melakukan hal ini. Ini bukanlah mimpi,&quot; lanjut Schmeichel.
Bagaimana tidak, Denmark sebenarnya tidak lolos ke putaran final karena hanya berstatus sebagai runner-up pada babak kualifikasi. Namun, Denmark mendapatkan kesempatan tampil di Swedia karena Yugoslavia didiskualifikasi setelah terkena sanksi PBB terkait perang Yugoslavia yang berlangsung sejak 1991.
Denmark menempati Grup I bersama tuan rumah Swedia, Prancis, dan Inggris. Pada putaran grup tersebut, Denmark menjadi mengamankan tiket ke babak empat besar setelah menjadi runner-up, sementara status juara grup diraih Swedia.

Schmeichel dan rekan-rekan kemudian bermain apik dan berhasil mengalahkan Belanda di semifinal. Bermain imbang 2-2 di waktu normal, mereka memastikan tiket ke final lewat drama adu penalti.
Puncaknya, Denmark berhasil mengangkat Trofi Piala Eropa 1992 dengan mengalahkan Jerman di partai final. Status sebagai raksasa Eropa yang dimiliki Jerman sama sekali tak membuat para penggawa Timnas Denmark gentar.
Secara mengejutkan Denmark bahkan berhasil menggulung Der Panzer dengan skor meyakinkan dua gol tanpa balas. Masing-masing gol dari John Jensen dan Kim Vilfort membawa Denmark memastikan gelar juara pada edisi Piala Eropa 1992.</description><content:encoded>GELARAN Piala Eropa memang menjadi salah satu kompetisi sepakbola yang paling dinantikan publik dunia. Sebab, turnamen antarnegara Eropa empat tahun sekali ini selalu berhasil menyuguhkan pertandingan-pertandingan seru dan menarik yang dilakoni para pesepakbola top.
Tahun ini, Piala Eropa siap kembali digelar. Memasuki edisi ke-16, sejatinya kompetisi bertajuk Piala Eropa 2020. Tetapi, kompetisi ini harus digelar pada 2021 karena turut terkena dampak dari pandemi Covid-19 hingga penyelenggaraan mengalami penundaan selama setahun.

Piala Eropa 2020 tepatnya akan dimulai pada 11 Juni 2021 waktu setempat. Pertandingan pembuka Piala Eropa 2020 akan dibuka dari Grup A yang mempertemukan Turki vs Italia. Laga tersebut akan berlangsung di kandang Italia, Stadio Olimpico, pada Sabtu 12 Juni 2021 dini hari WIB.
Sebelum menyaksikan kemeriahan gelaran Piala Eropa musim ini, okezone.com akan membahas mengenai kilas balik Piala Eropa 1992 yang tak kalah menarik.
Turnamen edisi kesembilan itu digelar di Swedia tepatnya pada 10-26 Juni. Swedia sendiri terpilih sebagai tuan rumah usai bersaing dengan Spanyol yang juga berambisi menjadi tempat perhelatan akbar tersebut.
Timnas Denmark mencuri perhatian dengan menjuarai edisi kali ini. Peter Schmeichel yang menjadi penjaga gawang kala itu bahkan tak percaya dengan pencapaian Tim Dinamit kala itu.
&quot;Itu (keberhasilan Denmark menjuarai Piala Eropa 1992) sangat dan benar-benar luar biasa. Pada saat itu Anda hanya bisa merasakan kegembiraan yang tak terkira,&quot; kenang Schmeichel.
&quot;Ya Tuhan, kami ternyata benar-benar bisa melakukan hal ini. Ini bukanlah mimpi,&quot; lanjut Schmeichel.
Bagaimana tidak, Denmark sebenarnya tidak lolos ke putaran final karena hanya berstatus sebagai runner-up pada babak kualifikasi. Namun, Denmark mendapatkan kesempatan tampil di Swedia karena Yugoslavia didiskualifikasi setelah terkena sanksi PBB terkait perang Yugoslavia yang berlangsung sejak 1991.
Denmark menempati Grup I bersama tuan rumah Swedia, Prancis, dan Inggris. Pada putaran grup tersebut, Denmark menjadi mengamankan tiket ke babak empat besar setelah menjadi runner-up, sementara status juara grup diraih Swedia.

Schmeichel dan rekan-rekan kemudian bermain apik dan berhasil mengalahkan Belanda di semifinal. Bermain imbang 2-2 di waktu normal, mereka memastikan tiket ke final lewat drama adu penalti.
Puncaknya, Denmark berhasil mengangkat Trofi Piala Eropa 1992 dengan mengalahkan Jerman di partai final. Status sebagai raksasa Eropa yang dimiliki Jerman sama sekali tak membuat para penggawa Timnas Denmark gentar.
Secara mengejutkan Denmark bahkan berhasil menggulung Der Panzer dengan skor meyakinkan dua gol tanpa balas. Masing-masing gol dari John Jensen dan Kim Vilfort membawa Denmark memastikan gelar juara pada edisi Piala Eropa 1992.</content:encoded></item></channel></rss>
