<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Format Liga 1 2021, Bali United Nurut Keputusan PSSI</title><description>Terpenting bagi Yabes Tanuri adalah skuad Serdadu Tridatu dapat selalu tampil maksimal</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/10/49/2408361/format-liga-1-2021-bali-united-nurut-keputusan-pssi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/05/10/49/2408361/format-liga-1-2021-bali-united-nurut-keputusan-pssi"/><item><title>Format Liga 1 2021, Bali United Nurut Keputusan PSSI</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/10/49/2408361/format-liga-1-2021-bali-united-nurut-keputusan-pssi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/05/10/49/2408361/format-liga-1-2021-bali-united-nurut-keputusan-pssi</guid><pubDate>Senin 10 Mei 2021 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/10/49/2408361/format-liga-1-2021-bali-united-nurut-keputusan-pssi-xa3JnLYzch.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bali United. (Foto/Liga Indonesia Baru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/10/49/2408361/format-liga-1-2021-bali-united-nurut-keputusan-pssi-xa3JnLYzch.jpg</image><title>Bali United. (Foto/Liga Indonesia Baru)</title></images><description>DENPASAR - Beberapa hari terakhir permasalahan Liga 1 2021 tanpa degradasi banyak diperbincangkan. Hal tersebut dibahas di rapat Exco pada Senin, 3 Mei 2021 yang mencanangkan perihal kompetisi tanpa adanya status degradasi tim papan bawah dalam klasemen.
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri menuturkan apa pun keputusan yang menjadi final perihal status degradasi di kompetisi ini nantinya akan dihargai dan dijalankan. Terpenting bagi Yabes Tanuri adalah skuad Serdadu Tridatu dapat selalu tampil maksimal dari setiap laga yang dijalankan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia tersebut.
&quot;Kami menghargai dan akan menjalankan keputusan yang akan diambil oleh PSSI. Terpenting Bali United tetap akan fokus dan berusaha memberikan yang terbaik untuk suporter dalam setiap laga yang dijalankan,&quot; ungkap Yabes Tanuri mengutip laman Bali United, Senin (10/5/2021).

Selain sistem degradasi yang dicanangkan untuk dihapuskan, sistem format Liga juga menjadi perdebatan. Sistem buble atau full kompetisi masih menjadi pembahasan pihak petinggi sepak bola Indonesia. Bagi Yabes Tanuri, terpenting saat ini kompetisi dapat terlaksana untuk mengembalikan kondisi sepak bola Indonesia.
Baca juga:&amp;nbsp;Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, COO Bhayangkara Solo: Kompetisi Jadi Kurang Berkualitas
&quot;Harapannya adalah kompetisi bisa dijalankan dan Bali United bisa memberikan hasil yang terbaik di kompetisi tersebut,&quot; tegas Yabes Tanuri.
Beberapa hal keputusan ini masih bersifat sementara sembari menunggu Kongres PSSI 2021 secara final. Kongres tahunan PSSI ini dilaksanakan pada akhir bulan Mei ini.Sebelumnya, Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa pihaknya mengakomodasi surat permohonan dari sebagian besar klub Liga 1 dan Liga 2 tentang permohonan kompetisi tanpa degradasi, namun tetap ada promosi, juara Liga 1 dan juara Liga 2 tetap ada.
Menurut Yunus Nusi adas sejumlah alasan kenapa klub mengusulkan Liga 1 tanpa degradasi. Pertama pertama pandemi Covid-19, potensi klaster Liga 1, serta banyak klub yang masih kesulitan finansial.
Kata dia, pertandingan sepakbola juga sangat terbatas bagi penonton untuk hadir menyasikan langsung pertandingan. Imbasnya, kata dia, klub sangat kesulitan untuk mencari pemasukan.
&amp;ldquo;Dari semua alasan tadi, Exco PSSI akan membawa persoalan ini Kongres Tahunan untuk dimintakan persetujuan. Kalau kongres setuju ya jalan. Kalau tidak ya akan berjalan seperti biasa. Ada promosi dan degradasi,&amp;rdquo; imbuh Yunus.
</description><content:encoded>DENPASAR - Beberapa hari terakhir permasalahan Liga 1 2021 tanpa degradasi banyak diperbincangkan. Hal tersebut dibahas di rapat Exco pada Senin, 3 Mei 2021 yang mencanangkan perihal kompetisi tanpa adanya status degradasi tim papan bawah dalam klasemen.
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri menuturkan apa pun keputusan yang menjadi final perihal status degradasi di kompetisi ini nantinya akan dihargai dan dijalankan. Terpenting bagi Yabes Tanuri adalah skuad Serdadu Tridatu dapat selalu tampil maksimal dari setiap laga yang dijalankan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia tersebut.
&quot;Kami menghargai dan akan menjalankan keputusan yang akan diambil oleh PSSI. Terpenting Bali United tetap akan fokus dan berusaha memberikan yang terbaik untuk suporter dalam setiap laga yang dijalankan,&quot; ungkap Yabes Tanuri mengutip laman Bali United, Senin (10/5/2021).

Selain sistem degradasi yang dicanangkan untuk dihapuskan, sistem format Liga juga menjadi perdebatan. Sistem buble atau full kompetisi masih menjadi pembahasan pihak petinggi sepak bola Indonesia. Bagi Yabes Tanuri, terpenting saat ini kompetisi dapat terlaksana untuk mengembalikan kondisi sepak bola Indonesia.
Baca juga:&amp;nbsp;Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, COO Bhayangkara Solo: Kompetisi Jadi Kurang Berkualitas
&quot;Harapannya adalah kompetisi bisa dijalankan dan Bali United bisa memberikan hasil yang terbaik di kompetisi tersebut,&quot; tegas Yabes Tanuri.
Beberapa hal keputusan ini masih bersifat sementara sembari menunggu Kongres PSSI 2021 secara final. Kongres tahunan PSSI ini dilaksanakan pada akhir bulan Mei ini.Sebelumnya, Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa pihaknya mengakomodasi surat permohonan dari sebagian besar klub Liga 1 dan Liga 2 tentang permohonan kompetisi tanpa degradasi, namun tetap ada promosi, juara Liga 1 dan juara Liga 2 tetap ada.
Menurut Yunus Nusi adas sejumlah alasan kenapa klub mengusulkan Liga 1 tanpa degradasi. Pertama pertama pandemi Covid-19, potensi klaster Liga 1, serta banyak klub yang masih kesulitan finansial.
Kata dia, pertandingan sepakbola juga sangat terbatas bagi penonton untuk hadir menyasikan langsung pertandingan. Imbasnya, kata dia, klub sangat kesulitan untuk mencari pemasukan.
&amp;ldquo;Dari semua alasan tadi, Exco PSSI akan membawa persoalan ini Kongres Tahunan untuk dimintakan persetujuan. Kalau kongres setuju ya jalan. Kalau tidak ya akan berjalan seperti biasa. Ada promosi dan degradasi,&amp;rdquo; imbuh Yunus.
</content:encoded></item></channel></rss>
