<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawa Chelsea ke Final Liga Champions, Tuchel Tak Merasa Sukses Balas Dendam ke PSG</title><description>Tuchel sukses mengantarkan Chelsea lolos ke final Liga Champions 2020-2021 usai singkirkan Madrid.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/08/261/2407668/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-tuchel-tak-merasa-sukses-balas-dendam-ke-psg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/05/08/261/2407668/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-tuchel-tak-merasa-sukses-balas-dendam-ke-psg"/><item><title>Bawa Chelsea ke Final Liga Champions, Tuchel Tak Merasa Sukses Balas Dendam ke PSG</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/08/261/2407668/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-tuchel-tak-merasa-sukses-balas-dendam-ke-psg</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/05/08/261/2407668/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-tuchel-tak-merasa-sukses-balas-dendam-ke-psg</guid><pubDate>Sabtu 08 Mei 2021 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/08/261/2407668/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-tuchel-tak-merasa-sukses-balas-dendam-ke-psg-YGvarXsRd6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Thomas Tuchel (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/08/261/2407668/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-tuchel-tak-merasa-sukses-balas-dendam-ke-psg-YGvarXsRd6.jpg</image><title>Thomas Tuchel (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Thomas Tuchel memang merasa sangat bangga bisa membawa klub asuhannya, Chelsea, mencapai final Liga Champions musim 2020-2021. Namun Tuchel menegaskan bahwa kesuksesan itu bukanlah cara baginya membalaskan dendam kepada Paris Saint-Germain (PSG).
Sebagaimana diketahui, Tuchel memang baru saja mengantarkan Chelsea lolos ke final Liga Champions 2020-2021. Skuad The Blues &amp;ndash;julukan Chelsea&amp;ndash; berhasil menyingkirkan Real Madrid dengan kemenangan 2-0 pada laga leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021.

Dalam pertandingan tersebut, Chelsea memang berada di bawah tekanan Madrid. Namun dengan memaksimalkan serangan balik, Chelsea berhasil mencetak dua gol ke gawang Madrid melalui aksi Timo Werner dan Mason Mount.
Berkat kemenangan tersebut, Chelsea pun berhak melaju ke final Liga Champions 2020-2021 dengan kemenangan agregat 3-1 atas Madrid. Di partai final Chelsea bakal berjumpa dengan Manchester City yang sukses menyingkirkan PSG.
Baca Juga:   Real Madrid Jual Eden Hazard Separuh Harga, Siapa yang Mau?
Keberhasilan Chelsea tampil di final Liga Champions 2020-2021 memang terasa sangat spesial bagi Tuchel. Terlebih pada edisi sebelumnya, Tuchel juga berhasil tampil di pertandingan final bersama PSG. Meski di laga final, PSG takluk 0-1 dari Bayern Munich.
Hal tersebut juga bisa dijadikan Tuchel sebagai momen pembalasan kepada PSG yang memecatnya pada akhir tahun lalu. Meski Tuchel sendiri sudah menjelaskan bahwa keberhasilannya membawa Chelsea ke final Liga Champions 2020-2021 bukan karena ingin membuktikan apa-apa kepada PSG.&amp;ldquo;Tidak, saya tidak memiliki perasaan tersebut dalam diri saya. Tentu  saja sangat memuaskan secara pribadi untuk berada di sana lagi, tetapi  bukan karena apa yang terjadi pada Desember,&amp;rdquo; jelas Tuchel, sebagaimana  disadur dari Football London, Sabtu (8/5/2021).
&amp;ldquo;Saya sangat bersyukur bisa kembali ke final Liga Champions, karena  ini benar-benar luar biasa. Saya bersyukur memiliki kesempatan untuk  bekerja di sepakbola secara umum dan pada level seperti ini,&amp;rdquo; sambung  eks pelatih Borussia Dortmund tersebut.

&amp;ldquo;Saya juga sangat berterima kasih kepada orang-orang di sekitar saya  yang dorong saya, beri saya kepercayaan diri dan kepercayaan, dan  memiliki tantangan sekarang di sini di Chelsea terasa sangat  menyenangkan sejak saat pertama.&amp;rdquo;
Baca Juga:  5 Pesepakbola Bintang yang Tolak Chelsea, Ada yang Jadi Legenda di Klub Rival
&amp;ldquo;Datang dengan klub dan tim ini di Istanbul adalah hadiah besar bagi  saya secara pribadi, tetapi tidak dalam hal seperti yang saya katakan  tentang balas dendam atau kepuasan ekstra bahwa PSG tidak ada di sana,&amp;rdquo;  tuntas Tuchel.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Thomas Tuchel memang merasa sangat bangga bisa membawa klub asuhannya, Chelsea, mencapai final Liga Champions musim 2020-2021. Namun Tuchel menegaskan bahwa kesuksesan itu bukanlah cara baginya membalaskan dendam kepada Paris Saint-Germain (PSG).
Sebagaimana diketahui, Tuchel memang baru saja mengantarkan Chelsea lolos ke final Liga Champions 2020-2021. Skuad The Blues &amp;ndash;julukan Chelsea&amp;ndash; berhasil menyingkirkan Real Madrid dengan kemenangan 2-0 pada laga leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021.

Dalam pertandingan tersebut, Chelsea memang berada di bawah tekanan Madrid. Namun dengan memaksimalkan serangan balik, Chelsea berhasil mencetak dua gol ke gawang Madrid melalui aksi Timo Werner dan Mason Mount.
Berkat kemenangan tersebut, Chelsea pun berhak melaju ke final Liga Champions 2020-2021 dengan kemenangan agregat 3-1 atas Madrid. Di partai final Chelsea bakal berjumpa dengan Manchester City yang sukses menyingkirkan PSG.
Baca Juga:   Real Madrid Jual Eden Hazard Separuh Harga, Siapa yang Mau?
Keberhasilan Chelsea tampil di final Liga Champions 2020-2021 memang terasa sangat spesial bagi Tuchel. Terlebih pada edisi sebelumnya, Tuchel juga berhasil tampil di pertandingan final bersama PSG. Meski di laga final, PSG takluk 0-1 dari Bayern Munich.
Hal tersebut juga bisa dijadikan Tuchel sebagai momen pembalasan kepada PSG yang memecatnya pada akhir tahun lalu. Meski Tuchel sendiri sudah menjelaskan bahwa keberhasilannya membawa Chelsea ke final Liga Champions 2020-2021 bukan karena ingin membuktikan apa-apa kepada PSG.&amp;ldquo;Tidak, saya tidak memiliki perasaan tersebut dalam diri saya. Tentu  saja sangat memuaskan secara pribadi untuk berada di sana lagi, tetapi  bukan karena apa yang terjadi pada Desember,&amp;rdquo; jelas Tuchel, sebagaimana  disadur dari Football London, Sabtu (8/5/2021).
&amp;ldquo;Saya sangat bersyukur bisa kembali ke final Liga Champions, karena  ini benar-benar luar biasa. Saya bersyukur memiliki kesempatan untuk  bekerja di sepakbola secara umum dan pada level seperti ini,&amp;rdquo; sambung  eks pelatih Borussia Dortmund tersebut.

&amp;ldquo;Saya juga sangat berterima kasih kepada orang-orang di sekitar saya  yang dorong saya, beri saya kepercayaan diri dan kepercayaan, dan  memiliki tantangan sekarang di sini di Chelsea terasa sangat  menyenangkan sejak saat pertama.&amp;rdquo;
Baca Juga:  5 Pesepakbola Bintang yang Tolak Chelsea, Ada yang Jadi Legenda di Klub Rival
&amp;ldquo;Datang dengan klub dan tim ini di Istanbul adalah hadiah besar bagi  saya secara pribadi, tetapi tidak dalam hal seperti yang saya katakan  tentang balas dendam atau kepuasan ekstra bahwa PSG tidak ada di sana,&amp;rdquo;  tuntas Tuchel.</content:encoded></item></channel></rss>
