<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arsenal Tak Mampu Tembus Final Liga Eropa, Arteta: Hancur!</title><description>Arteta mengaku kecewa dengan kegagalan Arsenal melaju ke final Liga Eropa 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/07/51/2407007/arsenal-tak-mampu-tembus-final-liga-eropa-arteta-hancur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/05/07/51/2407007/arsenal-tak-mampu-tembus-final-liga-eropa-arteta-hancur"/><item><title>Arsenal Tak Mampu Tembus Final Liga Eropa, Arteta: Hancur!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/07/51/2407007/arsenal-tak-mampu-tembus-final-liga-eropa-arteta-hancur</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/05/07/51/2407007/arsenal-tak-mampu-tembus-final-liga-eropa-arteta-hancur</guid><pubDate>Jum'at 07 Mei 2021 09:57 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/07/51/2407007/arsenal-tak-mampu-tembus-final-liga-eropa-arteta-hancur-XYCXvpxv7M.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Arsenal vs Villarreal (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/07/51/2407007/arsenal-tak-mampu-tembus-final-liga-eropa-arteta-hancur-XYCXvpxv7M.JPG</image><title>Arsenal vs Villarreal (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku kecewa dengan kegagalan timnya melaju ke final Liga Eropa 2020-2021. Langkah mereka terhenti di semifinal usai menyerah dari Villarreal dengan skor agregat 1-2.
Pada laga leg kedua yang berlangsung di Emirates Stadium, Jumat (7/5/2021) dini hari WIB, Arsenal harus puas dengan hasil imbang 0-0. Sayangnya skor tidaklah cukup karena pada leg pertama mereka menelan kekalahan 1-2.

Kegagalan tersebut membuat Arteta harus meratapi nasib buruk Arsenal. Namun, pelatih asal Spanyol telah menegaskan bahwa Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan telah berusaha maksimal untuk memenangkan pertandingan.
Baca juga 4 Final Liga Eropa yang Pertemukan Wakil Spanyol vs Inggris, Mana Paling Seru?
Karena itu, ia merasa sangat kecewa dengan kekalahan tersebut. Padahal andai saja mereka bisa memenangkan laga dengan skor 1-0 saja, maka klub berjuluk The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal&amp;ndash; berhak tampil ke final.
Baca juga Tak Hanya Gagalkan Dominasi Inggris, Villarreal Cetak Sejarah Usai Lolos ke Final Liga Eropa 
&amp;ldquo;Kami hancur. Sangat kecewa. Kami harus memberi selamat kepada Villarreal,&amp;rdquo; ungkap Arteta, mengutip dari Goal, Jumat (7/5/2021).
&amp;ldquo;Kami mencoba segalanya sampai menit terakhir. Saya pikir kami pantas memenangkan pertandingan, tetapi detailnya menentukan pertandingan ini,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Kami memiliki tiga peluang besar, mereka tidak memiliki apa-apa  tetapi mereka lolos. Begitu banyak hal terjadi pada kami, dan begitu  banyak pemain yang hany mencoba bersaing bukan dalam performa terbaik  mereka,&amp;rdquo; lanjutnya.
Meski begitu, Arteta harus mengakui bahwa para pemainnya tidak tampil  dalam kondisi 100 persen. Termasuk, Granit Xhaka yang mengalami cedera  setelah laga leg kedua baru saja dimulai. Belum lagi pertahanan  Villarreal yang rapat membuat para pemain Arsenal menjadi frustrasi.

&amp;ldquo;Kami saat ini tidak ada dalam kondisi terbaik, dengan semua pemain  tidak dalam kondisi terbaik mereka. Bahkan 90 persen dari mereka  menjalani semifinal pertamanya dan kami harus belajar,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Kini satu-satunya cara (untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan)  adalah melalui Liga Inggris, sehingga kami tahu apa yang kami miliki di  depan kami. Hari ini adalah kekecewaan besar karena kami mencoba  segalanya,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku kecewa dengan kegagalan timnya melaju ke final Liga Eropa 2020-2021. Langkah mereka terhenti di semifinal usai menyerah dari Villarreal dengan skor agregat 1-2.
Pada laga leg kedua yang berlangsung di Emirates Stadium, Jumat (7/5/2021) dini hari WIB, Arsenal harus puas dengan hasil imbang 0-0. Sayangnya skor tidaklah cukup karena pada leg pertama mereka menelan kekalahan 1-2.

Kegagalan tersebut membuat Arteta harus meratapi nasib buruk Arsenal. Namun, pelatih asal Spanyol telah menegaskan bahwa Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan telah berusaha maksimal untuk memenangkan pertandingan.
Baca juga 4 Final Liga Eropa yang Pertemukan Wakil Spanyol vs Inggris, Mana Paling Seru?
Karena itu, ia merasa sangat kecewa dengan kekalahan tersebut. Padahal andai saja mereka bisa memenangkan laga dengan skor 1-0 saja, maka klub berjuluk The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal&amp;ndash; berhak tampil ke final.
Baca juga Tak Hanya Gagalkan Dominasi Inggris, Villarreal Cetak Sejarah Usai Lolos ke Final Liga Eropa 
&amp;ldquo;Kami hancur. Sangat kecewa. Kami harus memberi selamat kepada Villarreal,&amp;rdquo; ungkap Arteta, mengutip dari Goal, Jumat (7/5/2021).
&amp;ldquo;Kami mencoba segalanya sampai menit terakhir. Saya pikir kami pantas memenangkan pertandingan, tetapi detailnya menentukan pertandingan ini,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Kami memiliki tiga peluang besar, mereka tidak memiliki apa-apa  tetapi mereka lolos. Begitu banyak hal terjadi pada kami, dan begitu  banyak pemain yang hany mencoba bersaing bukan dalam performa terbaik  mereka,&amp;rdquo; lanjutnya.
Meski begitu, Arteta harus mengakui bahwa para pemainnya tidak tampil  dalam kondisi 100 persen. Termasuk, Granit Xhaka yang mengalami cedera  setelah laga leg kedua baru saja dimulai. Belum lagi pertahanan  Villarreal yang rapat membuat para pemain Arsenal menjadi frustrasi.

&amp;ldquo;Kami saat ini tidak ada dalam kondisi terbaik, dengan semua pemain  tidak dalam kondisi terbaik mereka. Bahkan 90 persen dari mereka  menjalani semifinal pertamanya dan kami harus belajar,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Kini satu-satunya cara (untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan)  adalah melalui Liga Inggris, sehingga kami tahu apa yang kami miliki di  depan kami. Hari ini adalah kekecewaan besar karena kami mencoba  segalanya,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
