<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UEFA Berencana Izinkan Final Liga Champions Dihadiri Penonton</title><description>Laga final akan berlangsung di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/07/261/2407208/uefa-berencana-izinkan-final-liga-champions-dihadiri-penonton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/05/07/261/2407208/uefa-berencana-izinkan-final-liga-champions-dihadiri-penonton"/><item><title>UEFA Berencana Izinkan Final Liga Champions Dihadiri Penonton</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/07/261/2407208/uefa-berencana-izinkan-final-liga-champions-dihadiri-penonton</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/05/07/261/2407208/uefa-berencana-izinkan-final-liga-champions-dihadiri-penonton</guid><pubDate>Jum'at 07 Mei 2021 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/07/261/2407208/uefa-berencana-izinkan-final-liga-champions-dihadiri-penonton-0jO1Pap7ED.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Trofi Liga Champions. (Foto/UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/07/261/2407208/uefa-berencana-izinkan-final-liga-champions-dihadiri-penonton-0jO1Pap7ED.jpg</image><title>Trofi Liga Champions. (Foto/UEFA)</title></images><description>NYON &amp;ndash; Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) berencana akan mengizinkan penonton untuk menyaksikan laga final Liga Champions 2020-2021. Meski demikian, jumlah penonton akan terbatas.
Partai puncak Liga Champions akan mempertemukan dua klub asal Inggris, Manchester City dan Chelsea. Chelsea menyingkirkan Real Madrid, sementara Man City mengandaskan Paris Saint-Germain (PSG).

Laga final akan berlangsung di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki. UEFA pun sudah memastikan bahwa pertandingan tetap berlangsung di sana, meski tingginya paparan Covid-19 di Turki.
Baca juga:&amp;nbsp;Cetak Gol ke Gawang Madrid, Werner Lega Bisa Senangkan Istri Thiago Silva
&quot;Kami yakin penguncian sementara yang berlaku (di Turki) hingga 17 Mei tidak akan berdampak pada pertandingan,&quot; jelas pernyataan dari UEFA.
Baca juga:&amp;nbsp;Neymar Masih Belum Terima Kenyataan PSG Gagal ke Final Liga Champions
&amp;ldquo;UEFA terus bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Turki dan otoritas lokal dan nasional untuk menggelar pertandingan dengan aman.&amp;rdquo;

&quot;Informasi rinci mengenai kapasitas untuk pertandingan, perjalanan dan rincian tiket akan dikomunikasikan kepada publik,&quot; tambah pernyataan tersebut.
Laporan Sky Sports, UEFA akan mengizinkan 8 ribu penonton menyaksikan laga final. Itu artinya, UEFA menjual 4 ribu tiket untuk suporter Man City dan Chelsea.Larangan ke Turki
Pemerintah Inggris saat ini menerapkan larangan terbang ke Turki karena tingginya risiko paparan COVID-19 di negaranya Recep Tayyip Erdogan itu.
Dari pihak pemerintah Turki, tidak ada aturan yang bakal menyulitkan kedatangan suporter asal Inggris ke sana, setelah penghapusan syarat memiliki hasil negatif tes COVID-19 bagi warga Inggris yang memasuki Turki sejak 15 Mei.
Namun, regulasi pemerintah Inggris mungkin akan menghalangi keberangkatan para suporter ke Turki, sebab berlaku pembatasan kecuali perjalanan-perjalanan penting.
Sementara itu dari kalangan dalam negeri Inggris, dengan terjadinya All-English final di Liga Champions, mulai muncul desakan agar pertandingan dimainkan di Inggris saja agar suporter lokal tidak kesulitan menghadiri langsung.
</description><content:encoded>NYON &amp;ndash; Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) berencana akan mengizinkan penonton untuk menyaksikan laga final Liga Champions 2020-2021. Meski demikian, jumlah penonton akan terbatas.
Partai puncak Liga Champions akan mempertemukan dua klub asal Inggris, Manchester City dan Chelsea. Chelsea menyingkirkan Real Madrid, sementara Man City mengandaskan Paris Saint-Germain (PSG).

Laga final akan berlangsung di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki. UEFA pun sudah memastikan bahwa pertandingan tetap berlangsung di sana, meski tingginya paparan Covid-19 di Turki.
Baca juga:&amp;nbsp;Cetak Gol ke Gawang Madrid, Werner Lega Bisa Senangkan Istri Thiago Silva
&quot;Kami yakin penguncian sementara yang berlaku (di Turki) hingga 17 Mei tidak akan berdampak pada pertandingan,&quot; jelas pernyataan dari UEFA.
Baca juga:&amp;nbsp;Neymar Masih Belum Terima Kenyataan PSG Gagal ke Final Liga Champions
&amp;ldquo;UEFA terus bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Turki dan otoritas lokal dan nasional untuk menggelar pertandingan dengan aman.&amp;rdquo;

&quot;Informasi rinci mengenai kapasitas untuk pertandingan, perjalanan dan rincian tiket akan dikomunikasikan kepada publik,&quot; tambah pernyataan tersebut.
Laporan Sky Sports, UEFA akan mengizinkan 8 ribu penonton menyaksikan laga final. Itu artinya, UEFA menjual 4 ribu tiket untuk suporter Man City dan Chelsea.Larangan ke Turki
Pemerintah Inggris saat ini menerapkan larangan terbang ke Turki karena tingginya risiko paparan COVID-19 di negaranya Recep Tayyip Erdogan itu.
Dari pihak pemerintah Turki, tidak ada aturan yang bakal menyulitkan kedatangan suporter asal Inggris ke sana, setelah penghapusan syarat memiliki hasil negatif tes COVID-19 bagi warga Inggris yang memasuki Turki sejak 15 Mei.
Namun, regulasi pemerintah Inggris mungkin akan menghalangi keberangkatan para suporter ke Turki, sebab berlaku pembatasan kecuali perjalanan-perjalanan penting.
Sementara itu dari kalangan dalam negeri Inggris, dengan terjadinya All-English final di Liga Champions, mulai muncul desakan agar pertandingan dimainkan di Inggris saja agar suporter lokal tidak kesulitan menghadiri langsung.
</content:encoded></item></channel></rss>
