<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Solskjaer Ingin Fokus Antarkan Man United ke Final Liga Eropa 2020-2021</title><description>Solskjaer mengaku tak ingin fokusnya bersama tim terganggu oleh situasi buruk di klub berjuluk Setan Merah itu.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/51/2406665/solskjaer-ingin-fokus-antarkan-man-united-ke-final-liga-eropa-2020-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/51/2406665/solskjaer-ingin-fokus-antarkan-man-united-ke-final-liga-eropa-2020-2021"/><item><title>Solskjaer Ingin Fokus Antarkan Man United ke Final Liga Eropa 2020-2021</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/51/2406665/solskjaer-ingin-fokus-antarkan-man-united-ke-final-liga-eropa-2020-2021</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/51/2406665/solskjaer-ingin-fokus-antarkan-man-united-ke-final-liga-eropa-2020-2021</guid><pubDate>Kamis 06 Mei 2021 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/06/51/2406665/solskjaer-ingin-fokus-antarkan-man-united-ke-final-liga-eropa-2020-2021-xdkQuW9tzS.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/06/51/2406665/solskjaer-ingin-fokus-antarkan-man-united-ke-final-liga-eropa-2020-2021-xdkQuW9tzS.JPG</image><title>Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Reuters)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku tak ingin fokusnya bersama tim terganggu oleh situasi buruk di klub berjuluk Setan Merah itu. Apalagi, ia memiliki harapan besar untuk membawa Man United tampil di final Liga Eropa 2020-2021.
Pada saat ini, Man United sendiri tinggal selangkah lagi melaju ke partai puncak usai memenangi leg pertama kontra AS Roma. Pada laga yang berlangsung di Old Trafford, Jumat 30 April 2021 dini hari WIB tersebut, Man United menaklukkan Roma dengan skor 6-2.

Akan tetapi, Solskjaer tidak ingin merasa jemawa dengan kemenangan tersebut. Pelatih berpaspor Norwegia itu masih memiliki tugas pada leg kedua yang akan berlangsung di Stadio Olimpico pada Jumat 7 Mei 2021 dini hari WiB.
Baca juga Man United Ogah Jadi Barcelona Kedua di Kandang AS Roma
Belum lagi, baru-baru ini Man United sedang dilanda masalah kericuhan akibat protes besar-besaran yang dilancarkan para penggemar kepada pemilik klub, Keluarga Glazer. Bahkan berkat ulah mereka, laga Man United vs Liverpool pada akhir pekan lalu terpaksa dibatalkan.
Baca juga
AS Roma Berharap pada Keajaiban saat Jamu Man United
Namun, Solskjaer tidak ingin fokusnya menjadi terganggu. Ia memahami tentang situasi dan keinginan para penggemar. Tetapi, pada satu sisi ia harus mencoba mengabaikan masalah itu sejenak untuk memimpin skuadnya melakoni leg kedua semifinal Liga Eropa 2020-2021.
&amp;ldquo;Seperti yang saya katakan, saya harus memiliki fokus pada sepakbola, tetapi juga memahami bahwa ada pandangan dan tantangan di depan di luar lapangan sepakbola,&amp;rdquo; ungkap Solskjaer, mengutip dari laman resmi Man United, Kamis (6/5/2021).&amp;ldquo;Tapi fokus saya harus pada apa yang akan terjadi di lapangan selama  tiga minggu ke depan. Tetapi hak untuk memprotes, setiap orang memiliki  hak asasi untuk didengar, tetapi harus damai,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Ketika Anda melangkah keluar dari barisan dan ketika Anda masuk ke  lapangan dan masuk ke ruang ganti, itu satu langkah terlalu jauh. Ketika  menjadi urusan polisi, itu tidak baik. Itu tidak dibantu oleh individu  tertentu,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Saya telah ditugaskan dan saya bertanggung jawab atas hasilnya, saya bertanggung jawab atas masalah sepakbola,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Saya mengerti bahwa fans ingin melihat hasil dan trofi. Saya  berharap mereka dapat melihat bahwa tim ini bergerak maju, berkembang  pesat dan dapat melihat proses yang kita hadapi. Mudah-mudahan kita bisa  mencapai final besok,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku tak ingin fokusnya bersama tim terganggu oleh situasi buruk di klub berjuluk Setan Merah itu. Apalagi, ia memiliki harapan besar untuk membawa Man United tampil di final Liga Eropa 2020-2021.
Pada saat ini, Man United sendiri tinggal selangkah lagi melaju ke partai puncak usai memenangi leg pertama kontra AS Roma. Pada laga yang berlangsung di Old Trafford, Jumat 30 April 2021 dini hari WIB tersebut, Man United menaklukkan Roma dengan skor 6-2.

Akan tetapi, Solskjaer tidak ingin merasa jemawa dengan kemenangan tersebut. Pelatih berpaspor Norwegia itu masih memiliki tugas pada leg kedua yang akan berlangsung di Stadio Olimpico pada Jumat 7 Mei 2021 dini hari WiB.
Baca juga Man United Ogah Jadi Barcelona Kedua di Kandang AS Roma
Belum lagi, baru-baru ini Man United sedang dilanda masalah kericuhan akibat protes besar-besaran yang dilancarkan para penggemar kepada pemilik klub, Keluarga Glazer. Bahkan berkat ulah mereka, laga Man United vs Liverpool pada akhir pekan lalu terpaksa dibatalkan.
Baca juga
AS Roma Berharap pada Keajaiban saat Jamu Man United
Namun, Solskjaer tidak ingin fokusnya menjadi terganggu. Ia memahami tentang situasi dan keinginan para penggemar. Tetapi, pada satu sisi ia harus mencoba mengabaikan masalah itu sejenak untuk memimpin skuadnya melakoni leg kedua semifinal Liga Eropa 2020-2021.
&amp;ldquo;Seperti yang saya katakan, saya harus memiliki fokus pada sepakbola, tetapi juga memahami bahwa ada pandangan dan tantangan di depan di luar lapangan sepakbola,&amp;rdquo; ungkap Solskjaer, mengutip dari laman resmi Man United, Kamis (6/5/2021).&amp;ldquo;Tapi fokus saya harus pada apa yang akan terjadi di lapangan selama  tiga minggu ke depan. Tetapi hak untuk memprotes, setiap orang memiliki  hak asasi untuk didengar, tetapi harus damai,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;ldquo;Ketika Anda melangkah keluar dari barisan dan ketika Anda masuk ke  lapangan dan masuk ke ruang ganti, itu satu langkah terlalu jauh. Ketika  menjadi urusan polisi, itu tidak baik. Itu tidak dibantu oleh individu  tertentu,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Saya telah ditugaskan dan saya bertanggung jawab atas hasilnya, saya bertanggung jawab atas masalah sepakbola,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Saya mengerti bahwa fans ingin melihat hasil dan trofi. Saya  berharap mereka dapat melihat bahwa tim ini bergerak maju, berkembang  pesat dan dapat melihat proses yang kita hadapi. Mudah-mudahan kita bisa  mencapai final besok,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
