<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Format Baru Coppa Italia 2021-2022 Tuai Cibiran</title><description>Format Coppa Italia 2021-2021 menuai cibiran.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/47/2406869/format-baru-coppa-italia-2021-2022-tuai-cibiran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/47/2406869/format-baru-coppa-italia-2021-2022-tuai-cibiran"/><item><title>Format Baru Coppa Italia 2021-2022 Tuai Cibiran</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/47/2406869/format-baru-coppa-italia-2021-2022-tuai-cibiran</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/47/2406869/format-baru-coppa-italia-2021-2022-tuai-cibiran</guid><pubDate>Kamis 06 Mei 2021 22:32 WIB</pubDate><dc:creator>Susanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/06/47/2406869/format-baru-coppa-italia-2021-2022-tuai-cibiran-bs3eUxDo3h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Trofi Coppa Italia (Foto: Laman Resmi Coppa Italia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/06/47/2406869/format-baru-coppa-italia-2021-2022-tuai-cibiran-bs3eUxDo3h.jpg</image><title>Trofi Coppa Italia (Foto: Laman Resmi Coppa Italia)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Format baru Coppa Italia bakal tersaji di edisi 2021/2022. Nantinya, hanya klub-klub yang berkompetisi di dua kasta teratas Liga Italia, Serie A dan Serie B yang diperbolehkan untuk ikut turnamen tersebut.
Sedangkan para peserta Serie C dan Serie D yang sebelumnya ikut juga meramaikan turnamen tersebut dipastikan tak bisa lagi ambil bagian, karena jumlah peserta dipangkas menjadi 40. Masing-masing 20 kontestan diambil dari dua kasta teratas sepak bola Italia.
Dikutip Football Italia, Presiden Serie C Francesco Ghirelli, berpendapat format baru ini kontradiktif dengan semangat sepak bola Italia yang ingin merangkul semua lapisan. Dia juga menyebut ada yang salah dengan sistem sepak bola Italia.

&quot;Keinginan Serie A untuk mengeluarkan Lega Pro (Serie C) dari Coppa Italia bukan hanya menyakiti para direktur, tapi juga merusak konsep sepak bola. Ini adalah salah satu bukti tidak majunya sebuah sistem,&amp;rdquo; kata Francesco Ghirelli.
Di media sosial, fans fanatik sepak bola Italia juga tidak antusias menyambut format baru. Menurut netizen, tanpa partisipasi klub Serie C dan Serie D maka Coppa Italia seperti kehilangan romantismenya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Acungkan Jari Tengah ke Presiden Juventus, Antonio Conte Diselidiki Federasi Sepakbola Italia
&amp;ldquo;Romansa piala sudah mati,&amp;rdquo; tulis pecinta sepak bola Italia, dikutip Football Italia, Kamis (6/5/2021).
Rencana memangkas peserta Coppa Italia dilakukan untuk meningkatkan minat penonton menyaksikan pertandingan. Tanggal 15 Agustus dipilih menjadi kick-off turnamen tersebut.
Nantinya, tim-tim Serie A direncanakan tidak akan ikut berkompetisi sebelum babak 16 besar. Untuk edisi musim ini, Juventus dan Atalanta akan bertemu di partai final pada 19 Mei mendatang.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Format baru Coppa Italia bakal tersaji di edisi 2021/2022. Nantinya, hanya klub-klub yang berkompetisi di dua kasta teratas Liga Italia, Serie A dan Serie B yang diperbolehkan untuk ikut turnamen tersebut.
Sedangkan para peserta Serie C dan Serie D yang sebelumnya ikut juga meramaikan turnamen tersebut dipastikan tak bisa lagi ambil bagian, karena jumlah peserta dipangkas menjadi 40. Masing-masing 20 kontestan diambil dari dua kasta teratas sepak bola Italia.
Dikutip Football Italia, Presiden Serie C Francesco Ghirelli, berpendapat format baru ini kontradiktif dengan semangat sepak bola Italia yang ingin merangkul semua lapisan. Dia juga menyebut ada yang salah dengan sistem sepak bola Italia.

&quot;Keinginan Serie A untuk mengeluarkan Lega Pro (Serie C) dari Coppa Italia bukan hanya menyakiti para direktur, tapi juga merusak konsep sepak bola. Ini adalah salah satu bukti tidak majunya sebuah sistem,&amp;rdquo; kata Francesco Ghirelli.
Di media sosial, fans fanatik sepak bola Italia juga tidak antusias menyambut format baru. Menurut netizen, tanpa partisipasi klub Serie C dan Serie D maka Coppa Italia seperti kehilangan romantismenya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Acungkan Jari Tengah ke Presiden Juventus, Antonio Conte Diselidiki Federasi Sepakbola Italia
&amp;ldquo;Romansa piala sudah mati,&amp;rdquo; tulis pecinta sepak bola Italia, dikutip Football Italia, Kamis (6/5/2021).
Rencana memangkas peserta Coppa Italia dilakukan untuk meningkatkan minat penonton menyaksikan pertandingan. Tanggal 15 Agustus dipilih menjadi kick-off turnamen tersebut.
Nantinya, tim-tim Serie A direncanakan tidak akan ikut berkompetisi sebelum babak 16 besar. Untuk edisi musim ini, Juventus dan Atalanta akan bertemu di partai final pada 19 Mei mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
