<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawa Chelsea ke Final Liga Champions 2020-2021, Tuchel: Ini Pencapaian Fantastis!</title><description>Tuchel sangat senang dengan keberhasilan timnya melaju ke final Liga Champions 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/261/2406501/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-2020-2021-tuchel-ini-pencapaian-fantastis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/261/2406501/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-2020-2021-tuchel-ini-pencapaian-fantastis"/><item><title>Bawa Chelsea ke Final Liga Champions 2020-2021, Tuchel: Ini Pencapaian Fantastis!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/261/2406501/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-2020-2021-tuchel-ini-pencapaian-fantastis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/261/2406501/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-2020-2021-tuchel-ini-pencapaian-fantastis</guid><pubDate>Kamis 06 Mei 2021 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/06/261/2406501/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-2020-2021-tuchel-ini-pencapaian-fantastis-ZwcHGQSpVL.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/06/261/2406501/bawa-chelsea-ke-final-liga-champions-2020-2021-tuchel-ini-pencapaian-fantastis-ZwcHGQSpVL.JPG</image><title>Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, sangat senang dengan keberhasilan timnya melaju ke final Liga Champions 2020-2021. Mereka memastikan tiket ke final usai menumbangkan Real Madrid dengan skor agregat 3-1.
Pada laga leg kedua yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB, Chelsea memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. Kedua gol tersebut dicetak oleh Timo Werner (28&amp;rsquo;) dan Mason Mount (85&amp;rsquo;).

Keberhasilan Chelsea melaju ke final memang pantas didapatkan karena The Blues &amp;ndash;julukan Chelsea&amp;ndash; menampilkan permainan meyakinkan di leg kedua semifinal. Bahkan mereka juga mampu menahan tekanan sporadis Madrid dan mampu melawannya dengan serangan balik..
Baca juga Zidane Tak Menyesal Mainkan Eden Hazard di Laga Chelsea vs Real Madrid
Tuchel pun terkesan dengan kinerja para pemainnya di laga tersebut. Meski sempat merasa was-was, tetapi ia merasa lega bahwa pada akhirnya Chelsea bisa memenangkan pertandingan dan berhak melaju ke final Liga Champions musim ini.
Baca juga Chelsea Singkirkan Madrid, Mason Mount Langsung Sindir Toni Kroos
&amp;ldquo;Itu sulit di babak pertama ketika mereka banyak menguasai bola dan membuat kami menderita,&amp;rdquo; ungkap Tuchel, mengutip dari Marca, Kamis (6/5/2021).
&amp;ldquo;Kami berbahaya dalam serangan bali, tetapi tidak pernah kehilangan keinginan atau rasa lapar untuk bertahan,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Itu adalah penampilan yang fantastis di babak kedua dan kami  seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol lebih awal agar aman,&amp;rdquo;  sambungnya.
&amp;ldquo;Ini pencapaian fantastis dan selamat yang besar untuk tim,&amp;rdquo; imbuh pelatih berpaspor Jerman tersebut
.
Selain tim, keberhasilan ini juga sangat berarti untuk Tuchel. Sebab,  ini menjadi kedua kalinya secara beruntun, Tuchel mampu membawa timnya  melaju ke partai final Liga Champions. Menariknya, ia melakukannya  dengan dua tim berbeda.
Sebelumnya, pelatih berusia 47 itu berhasil mengantarkan Paris  Saint-Germain (PSG) tampil ke final Liga Champions 2019-2020. Karena  prestasi ini, Tuchel pun tercatat menjadi pelatih pertama yang mampu  lolos ke final Liga Champions dalam dua tahun beruntun dengan tim yang  berbeda.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, sangat senang dengan keberhasilan timnya melaju ke final Liga Champions 2020-2021. Mereka memastikan tiket ke final usai menumbangkan Real Madrid dengan skor agregat 3-1.
Pada laga leg kedua yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB, Chelsea memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. Kedua gol tersebut dicetak oleh Timo Werner (28&amp;rsquo;) dan Mason Mount (85&amp;rsquo;).

Keberhasilan Chelsea melaju ke final memang pantas didapatkan karena The Blues &amp;ndash;julukan Chelsea&amp;ndash; menampilkan permainan meyakinkan di leg kedua semifinal. Bahkan mereka juga mampu menahan tekanan sporadis Madrid dan mampu melawannya dengan serangan balik..
Baca juga Zidane Tak Menyesal Mainkan Eden Hazard di Laga Chelsea vs Real Madrid
Tuchel pun terkesan dengan kinerja para pemainnya di laga tersebut. Meski sempat merasa was-was, tetapi ia merasa lega bahwa pada akhirnya Chelsea bisa memenangkan pertandingan dan berhak melaju ke final Liga Champions musim ini.
Baca juga Chelsea Singkirkan Madrid, Mason Mount Langsung Sindir Toni Kroos
&amp;ldquo;Itu sulit di babak pertama ketika mereka banyak menguasai bola dan membuat kami menderita,&amp;rdquo; ungkap Tuchel, mengutip dari Marca, Kamis (6/5/2021).
&amp;ldquo;Kami berbahaya dalam serangan bali, tetapi tidak pernah kehilangan keinginan atau rasa lapar untuk bertahan,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Itu adalah penampilan yang fantastis di babak kedua dan kami  seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol lebih awal agar aman,&amp;rdquo;  sambungnya.
&amp;ldquo;Ini pencapaian fantastis dan selamat yang besar untuk tim,&amp;rdquo; imbuh pelatih berpaspor Jerman tersebut
.
Selain tim, keberhasilan ini juga sangat berarti untuk Tuchel. Sebab,  ini menjadi kedua kalinya secara beruntun, Tuchel mampu membawa timnya  melaju ke partai final Liga Champions. Menariknya, ia melakukannya  dengan dua tim berbeda.
Sebelumnya, pelatih berusia 47 itu berhasil mengantarkan Paris  Saint-Germain (PSG) tampil ke final Liga Champions 2019-2020. Karena  prestasi ini, Tuchel pun tercatat menjadi pelatih pertama yang mampu  lolos ke final Liga Champions dalam dua tahun beruntun dengan tim yang  berbeda.</content:encoded></item></channel></rss>
