<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chelsea Singkirkan Madrid, Mason Mount Langsung Sindir Toni Kroos</title><description>Mount tak bisa menutup rasa bahagianya usai memastikan timnya melaju ke final Liga Champions 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/261/2406464/chelsea-singkirkan-madrid-mason-mount-langsung-sindir-toni-kroos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/261/2406464/chelsea-singkirkan-madrid-mason-mount-langsung-sindir-toni-kroos"/><item><title>Chelsea Singkirkan Madrid, Mason Mount Langsung Sindir Toni Kroos</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/261/2406464/chelsea-singkirkan-madrid-mason-mount-langsung-sindir-toni-kroos</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/05/06/261/2406464/chelsea-singkirkan-madrid-mason-mount-langsung-sindir-toni-kroos</guid><pubDate>Kamis 06 Mei 2021 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/06/261/2406464/singkirkan-madrid-mason-mount-langsung-sindir-toni-kroos-vk3N9jTnDg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Chelsea (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/06/261/2406464/singkirkan-madrid-mason-mount-langsung-sindir-toni-kroos-vk3N9jTnDg.jpg</image><title>Chelsea (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Gelandang Chelsea, Mason Mount, tak bisa menutup rasa bahagianya usai memastikan timnya melaju ke final Liga Champions 2020-2021. Bahkan ia langsung menyindir pernyataan salah satu pemain Madrid yakni Toni Kroos.
Pada laga leg kedua yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB, Chelsea berhasil membungkam Madrid dengan skor 2-0. Kemenangan tersebut membuat Chelsea berhak tampil ke final dengan unggul skor agregat 3-1 atas Madrid.

Setelah kemenangan ini, Mount pun langsung menyudutkan Kroos yang sempat membuat pernyataan jemawa pada konferensi pers prapertandingan Chelsea vs Real Madrid. Mount merasa kesal karena Chelsea seperti diremehkan secara tersirat lewat pernyataan Kroos.
Baca juga Bawa Chelsea ke Final Liga Champions 2020-2021, PSG Menyesal Pecat Thomas Tuchel?
Pada pernyataannya, pemain berpaspor Jerman itu mengaku tidak pernah kesulitan tidur karena tidak ada tim yang mampu menyakitinya. Namun, dengan hasil ini, Mount pun langsung yakin bahwa Kroos akan kesulitan tidur setelah Madrid gagal ke final Liga Champions.
Baca juga Terima Kekalahan, Zidane: Chelsea Pantas Lolos ke Final Liga Champions 2020-2021
&amp;ldquo;Saya melihat salah satu pemain mereka mengatakan sebelumnya bahwa ia tidak kurang tidur sebagai individu,&amp;rdquo; ungkap Mount, mengutip dari CBS Sports, Kamis (6/5/2021).
&amp;ldquo;Tetapi, sebagai sebuah tim, mereka perlu kehilangan waktu untuk memikirkan kami sebagai sebuah tim. Kami memberikan begitu banyak, kami bertahan untuk hidup kami,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Anda melihat itu dalam banyak peluang yang kami berikan. Kami solid dan kami harus mempertahankannya,&amp;rdquo; lanjutnya.
Mount sendiri terlihat wajar jika memiliki amarah besar terhadap  Kroos. Sebab, ia merasa tersinggung ketika Kroos mengatakan belum ada  lawan yang membuatnya gelisah selama berkarier sebagai pesepakbola  profesional.

&amp;ldquo;Dalam 15 tahun saya bermain sepakbola, saya tidak pernah kehilangan  tidur,&amp;rdquo; ucap Kroos sebelum pertandingan leg kedua Chelsea vs Real  Madrid.
&amp;ldquo;Mereka (Chelsea) menunjukkan di Madrid bahwa mereka bermain sebagai  sebuah tim. Mereka memiliki pelatih Jerman, jadi itu tidak mengejutkan  saya. Mereka bertahan dengan baik dan memiliki kecepatan di depan,  itulah kekuatan mereka,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Gelandang Chelsea, Mason Mount, tak bisa menutup rasa bahagianya usai memastikan timnya melaju ke final Liga Champions 2020-2021. Bahkan ia langsung menyindir pernyataan salah satu pemain Madrid yakni Toni Kroos.
Pada laga leg kedua yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB, Chelsea berhasil membungkam Madrid dengan skor 2-0. Kemenangan tersebut membuat Chelsea berhak tampil ke final dengan unggul skor agregat 3-1 atas Madrid.

Setelah kemenangan ini, Mount pun langsung menyudutkan Kroos yang sempat membuat pernyataan jemawa pada konferensi pers prapertandingan Chelsea vs Real Madrid. Mount merasa kesal karena Chelsea seperti diremehkan secara tersirat lewat pernyataan Kroos.
Baca juga Bawa Chelsea ke Final Liga Champions 2020-2021, PSG Menyesal Pecat Thomas Tuchel?
Pada pernyataannya, pemain berpaspor Jerman itu mengaku tidak pernah kesulitan tidur karena tidak ada tim yang mampu menyakitinya. Namun, dengan hasil ini, Mount pun langsung yakin bahwa Kroos akan kesulitan tidur setelah Madrid gagal ke final Liga Champions.
Baca juga Terima Kekalahan, Zidane: Chelsea Pantas Lolos ke Final Liga Champions 2020-2021
&amp;ldquo;Saya melihat salah satu pemain mereka mengatakan sebelumnya bahwa ia tidak kurang tidur sebagai individu,&amp;rdquo; ungkap Mount, mengutip dari CBS Sports, Kamis (6/5/2021).
&amp;ldquo;Tetapi, sebagai sebuah tim, mereka perlu kehilangan waktu untuk memikirkan kami sebagai sebuah tim. Kami memberikan begitu banyak, kami bertahan untuk hidup kami,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Anda melihat itu dalam banyak peluang yang kami berikan. Kami solid dan kami harus mempertahankannya,&amp;rdquo; lanjutnya.
Mount sendiri terlihat wajar jika memiliki amarah besar terhadap  Kroos. Sebab, ia merasa tersinggung ketika Kroos mengatakan belum ada  lawan yang membuatnya gelisah selama berkarier sebagai pesepakbola  profesional.

&amp;ldquo;Dalam 15 tahun saya bermain sepakbola, saya tidak pernah kehilangan  tidur,&amp;rdquo; ucap Kroos sebelum pertandingan leg kedua Chelsea vs Real  Madrid.
&amp;ldquo;Mereka (Chelsea) menunjukkan di Madrid bahwa mereka bermain sebagai  sebuah tim. Mereka memiliki pelatih Jerman, jadi itu tidak mengejutkan  saya. Mereka bertahan dengan baik dan memiliki kecepatan di depan,  itulah kekuatan mereka,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
