<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kekalahan Telak dari Man United Ganggu Psikis AS Roma</title><description>Roma memang harus menyudahi laga kontra Roma dengan</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/04/30/51/2403524/kekalahan-telak-dari-man-united-ganggu-psikis-as-roma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/04/30/51/2403524/kekalahan-telak-dari-man-united-ganggu-psikis-as-roma"/><item><title>Kekalahan Telak dari Man United Ganggu Psikis AS Roma</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/04/30/51/2403524/kekalahan-telak-dari-man-united-ganggu-psikis-as-roma</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/04/30/51/2403524/kekalahan-telak-dari-man-united-ganggu-psikis-as-roma</guid><pubDate>Jum'at 30 April 2021 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/30/51/2403524/kekalahan-telak-dari-man-united-ganggu-psikis-as-roma-x8AJHMa3U1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manchester United vs AS Roma (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/30/51/2403524/kekalahan-telak-dari-man-united-ganggu-psikis-as-roma-x8AJHMa3U1.jpg</image><title>Manchester United vs AS Roma (Foto: Reuters)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Hasil negatif harus didapatkan AS Roma pada saat menjalani leg pertama babak semifinal Liga Eropa musim 2020-2021. Menghadapi Manchester United, skuad Il Lupi &amp;ndash;julukan Roma&amp;ndash; kalah telak 2-6 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Old Trafford Stadium, dini hari tadi WIB, Roma memang memainkan sepakbola menyerang sejak menit awal. Meski mereka sempat tertinggal lebih dahulu dari tim tuan rumah via gol Bruno Fernandes di menit ke-9.
Akan tetapi setelah kebobolan, Roma mampu menunjukkan performa mengesankan. Bahkan Roma berhasil berbalik unggul 2-1 atas Man United melalui gol-gol yang disumbangkan oleh Lorenzo Pellegrini (15&amp;rsquo;) dan Edin Dzeko (33&amp;rsquo;).

Roma sendiri berhasil menyelesaikan interval pertama pertandingan melawan Man United dengan kondisi unggul. Akan tetapi mimpi buruk Roma terjadi ketika menjalani babak kedua pertandingan melawan Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United.
Ya, Roma harus melihat gawang mereka dibobol sebanyak lima kali di sepanjang babak kedua pertandingan ini. Kelima gol Man United yang bersarang ke gawang Roma sendiri berhasil dicetak oleh Edinson Cavani (48&amp;rsquo;, 64&amp;rsquo;), Fernandes (71&amp;rsquo;), Paul Pogba (75&amp;rsquo;), dan Mason Greenwood (86&amp;rsquo;).
Baca Juga:  AS Roma Hancur Lebur di Kandang Man United, Begini Reaksi Lorenzo Pellegrini
Bahkan hingga pertandingan berakhir, Roma pun gagal kembali mencetak gol lagi ke gawang Man United. Skor 6-2 untuk kemenangan Man United atas Roma sendiri menjadi hasil akhir dalam pertandingan ini.
Seusai pertandingan, pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, memberikan pandangannya. Ya, Fonseca tidak menampik bahwa kekalahan dalam pertandingan melawan Man United, benar-benar mempengaruhi psikis para pemain asuhannya.&amp;ldquo;Saya tidak yakin ini adalah masalah taktik. Seperti yang kami bisa  tunjukkan di babak pertama, kami benar-benar tidak membiarkan Manchester  United membuat peluang. Pilihan kami sudah logis,&amp;rdquo; jelas Fonseca,  sebagaimana disadur dari Football Italia, Jumat (30/4/2021).
&amp;ldquo;Kami kehilangan pemain penting di awal dan tidak memiliki kekuatan  mental di babak kedua. Saya pikir itulah masalahnya. Kami mencoba  melakukannya. Namun saat kami menguasai bola, kami harus mencoba  menyerang,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Saya melihat ini sebagai masalah psikologis, tak bereaksi untuk  mengejar gol ketiga. Kami sama sekali tidak ketinggalan saat skor 2-3,  namun pada momen ini tim mengalami kesulitan dan kami tidak bereaksi.  Diawara dan Smalling mengalami masalah fisik yang banyak, saya tidak  bisa mengganti mereka.&amp;rdquo;
Baca Juga:  Pogba Ungkap Cara Man United Bantai Roma
&amp;ldquo;Saya tidak mau membuat alibi, saya selalu menjadi sosok yang paling  bertanggung jawab dan tentu saya tidak mau menghindari tanggung jawab  itu. Saya hanya menjelaskan apa yang terjadi,&amp;rdquo; tuntas pelatih asal  Portugal tersebut.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Hasil negatif harus didapatkan AS Roma pada saat menjalani leg pertama babak semifinal Liga Eropa musim 2020-2021. Menghadapi Manchester United, skuad Il Lupi &amp;ndash;julukan Roma&amp;ndash; kalah telak 2-6 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Old Trafford Stadium, dini hari tadi WIB, Roma memang memainkan sepakbola menyerang sejak menit awal. Meski mereka sempat tertinggal lebih dahulu dari tim tuan rumah via gol Bruno Fernandes di menit ke-9.
Akan tetapi setelah kebobolan, Roma mampu menunjukkan performa mengesankan. Bahkan Roma berhasil berbalik unggul 2-1 atas Man United melalui gol-gol yang disumbangkan oleh Lorenzo Pellegrini (15&amp;rsquo;) dan Edin Dzeko (33&amp;rsquo;).

Roma sendiri berhasil menyelesaikan interval pertama pertandingan melawan Man United dengan kondisi unggul. Akan tetapi mimpi buruk Roma terjadi ketika menjalani babak kedua pertandingan melawan Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United.
Ya, Roma harus melihat gawang mereka dibobol sebanyak lima kali di sepanjang babak kedua pertandingan ini. Kelima gol Man United yang bersarang ke gawang Roma sendiri berhasil dicetak oleh Edinson Cavani (48&amp;rsquo;, 64&amp;rsquo;), Fernandes (71&amp;rsquo;), Paul Pogba (75&amp;rsquo;), dan Mason Greenwood (86&amp;rsquo;).
Baca Juga:  AS Roma Hancur Lebur di Kandang Man United, Begini Reaksi Lorenzo Pellegrini
Bahkan hingga pertandingan berakhir, Roma pun gagal kembali mencetak gol lagi ke gawang Man United. Skor 6-2 untuk kemenangan Man United atas Roma sendiri menjadi hasil akhir dalam pertandingan ini.
Seusai pertandingan, pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, memberikan pandangannya. Ya, Fonseca tidak menampik bahwa kekalahan dalam pertandingan melawan Man United, benar-benar mempengaruhi psikis para pemain asuhannya.&amp;ldquo;Saya tidak yakin ini adalah masalah taktik. Seperti yang kami bisa  tunjukkan di babak pertama, kami benar-benar tidak membiarkan Manchester  United membuat peluang. Pilihan kami sudah logis,&amp;rdquo; jelas Fonseca,  sebagaimana disadur dari Football Italia, Jumat (30/4/2021).
&amp;ldquo;Kami kehilangan pemain penting di awal dan tidak memiliki kekuatan  mental di babak kedua. Saya pikir itulah masalahnya. Kami mencoba  melakukannya. Namun saat kami menguasai bola, kami harus mencoba  menyerang,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Saya melihat ini sebagai masalah psikologis, tak bereaksi untuk  mengejar gol ketiga. Kami sama sekali tidak ketinggalan saat skor 2-3,  namun pada momen ini tim mengalami kesulitan dan kami tidak bereaksi.  Diawara dan Smalling mengalami masalah fisik yang banyak, saya tidak  bisa mengganti mereka.&amp;rdquo;
Baca Juga:  Pogba Ungkap Cara Man United Bantai Roma
&amp;ldquo;Saya tidak mau membuat alibi, saya selalu menjadi sosok yang paling  bertanggung jawab dan tentu saya tidak mau menghindari tanggung jawab  itu. Saya hanya menjelaskan apa yang terjadi,&amp;rdquo; tuntas pelatih asal  Portugal tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
