<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Tak Adanya VAR dan Teknologi Garis Gawang di Kualifikasi Piala Dunia</title><description>Penggunaan VAR dan teknologi garis gawang tidak diterapkan di kualifikasi Piala Dunia 2022.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/31/51/2386950/penyebab-tak-adanya-var-dan-teknologi-garis-gawang-di-kualifikasi-piala-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/31/51/2386950/penyebab-tak-adanya-var-dan-teknologi-garis-gawang-di-kualifikasi-piala-dunia"/><item><title>Penyebab Tak Adanya VAR dan Teknologi Garis Gawang di Kualifikasi Piala Dunia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/31/51/2386950/penyebab-tak-adanya-var-dan-teknologi-garis-gawang-di-kualifikasi-piala-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/31/51/2386950/penyebab-tak-adanya-var-dan-teknologi-garis-gawang-di-kualifikasi-piala-dunia</guid><pubDate>Rabu 31 Maret 2021 09:39 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/31/51/2386950/penyebab-tak-adanya-var-dan-teknologi-garis-gawang-di-kualifikasi-piala-dunia-tLt8FvFO0m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Trofi Piala Dunia (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/31/51/2386950/penyebab-tak-adanya-var-dan-teknologi-garis-gawang-di-kualifikasi-piala-dunia-tLt8FvFO0m.jpg</image><title>Trofi Piala Dunia (Foto: Reuters)</title></images><description>KAPTEN Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menjadi sorotan di pertandingan melawan Timnas Serbia dalam matchday keuda Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Pasalnya, dalam laga tersebut Cristiano Ronaldo mengamuk setelah golnya tidak disahkan oleh wasit.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Belgrade tersebut, Portugal sebenarnya sudah unggul dua gol pada babak pertama melalui brace Diogo Jota. Akan tetapi, Serbia mampu bangkit dan menyamakan skor saat laga memasuki paruh kedua.
Baca juga: Ban Kapten yang Dibuang Cristiano Ronaldo Kini Dilelang untuk Amal
Cristiano Ronaldo seharusnya tampil sebagai pahlawan karena ia menceploskan gol ke gawang Serbia pada masa injury time. Sayangnya, gol tersebut justru tidak disahkan oleh wasit, karena menganggap bola belum melewati garis gawang.

Maka dari itu, pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2. Akan tetapi, seandainya dalam pertandingan tersebut digunakan VAR dan teknologi garis gawang, hasil akhir bisa saja berubah menjadi kemenangan Portugal. Karena dalam tayangan lambat terlihat bola sudah melewati garis.
Baca juga: Belanda Menang 7-0 atas Gibraltar, Wijnaldum Masih Kurang Puas
Badan pengatur olahraga sejatinya telah menetapkan bahwa di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 ini memang tidak akan digunakan VAR maupun teknologi garis gawang. Karena tidak semua stadion yang digunakan untuk kualifikasi Piala Dunia dilengkapi dengan teknologi tersebut.
Maka dari itu, disepakatilah bahwa tidak adil jika VAR maupun teknologi garis gawang hanya digunakan di beberapa tempat dan tidak di tempat lain. Badan pengatur olahraga pasalnya ingin adanya keadilan di seluruh tahap kualifikasi.

Wasit yang memimpin laga Serbia vs Portugal, Danny Makkelie,  sejatinya sudah meminta maaf kepada Cristiano Ronaldo dan kubu Selecao  Das Quinas karena sudah membuat keputusan yang keliru. Hanya saja,  Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, tetap menuntut penggunaan VAR.
&quot;Wasit meminta maaf dan saya sangat menghormatinya, tetapi tidak  dibolehkan, dalam kompetisi seperti ini, tidak ada VAR atau teknologi  garis gawang,&quot; kata Santos kepada A Bola.

&quot;Bola (yang ditendang Cristiano Ronaldo) berada setengah meter di  dalam gawang, tidak ada penghalang antara penjaga gawang dan garis  gawang. Itu sangat jelas,&quot; sambungnya.
Cristiano Ronaldo sendiri sangat murka karena golnya tidak disahkan  tersebut. Setelah melakukan protes keras hingga diganjar kartu kuning,  CR7 langsung meninggalkan lapangan permainan dan melempar ban kapten  yang ia kenakan ke tanah.</description><content:encoded>KAPTEN Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menjadi sorotan di pertandingan melawan Timnas Serbia dalam matchday keuda Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Pasalnya, dalam laga tersebut Cristiano Ronaldo mengamuk setelah golnya tidak disahkan oleh wasit.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Belgrade tersebut, Portugal sebenarnya sudah unggul dua gol pada babak pertama melalui brace Diogo Jota. Akan tetapi, Serbia mampu bangkit dan menyamakan skor saat laga memasuki paruh kedua.
Baca juga: Ban Kapten yang Dibuang Cristiano Ronaldo Kini Dilelang untuk Amal
Cristiano Ronaldo seharusnya tampil sebagai pahlawan karena ia menceploskan gol ke gawang Serbia pada masa injury time. Sayangnya, gol tersebut justru tidak disahkan oleh wasit, karena menganggap bola belum melewati garis gawang.

Maka dari itu, pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2. Akan tetapi, seandainya dalam pertandingan tersebut digunakan VAR dan teknologi garis gawang, hasil akhir bisa saja berubah menjadi kemenangan Portugal. Karena dalam tayangan lambat terlihat bola sudah melewati garis.
Baca juga: Belanda Menang 7-0 atas Gibraltar, Wijnaldum Masih Kurang Puas
Badan pengatur olahraga sejatinya telah menetapkan bahwa di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 ini memang tidak akan digunakan VAR maupun teknologi garis gawang. Karena tidak semua stadion yang digunakan untuk kualifikasi Piala Dunia dilengkapi dengan teknologi tersebut.
Maka dari itu, disepakatilah bahwa tidak adil jika VAR maupun teknologi garis gawang hanya digunakan di beberapa tempat dan tidak di tempat lain. Badan pengatur olahraga pasalnya ingin adanya keadilan di seluruh tahap kualifikasi.

Wasit yang memimpin laga Serbia vs Portugal, Danny Makkelie,  sejatinya sudah meminta maaf kepada Cristiano Ronaldo dan kubu Selecao  Das Quinas karena sudah membuat keputusan yang keliru. Hanya saja,  Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, tetap menuntut penggunaan VAR.
&quot;Wasit meminta maaf dan saya sangat menghormatinya, tetapi tidak  dibolehkan, dalam kompetisi seperti ini, tidak ada VAR atau teknologi  garis gawang,&quot; kata Santos kepada A Bola.

&quot;Bola (yang ditendang Cristiano Ronaldo) berada setengah meter di  dalam gawang, tidak ada penghalang antara penjaga gawang dan garis  gawang. Itu sangat jelas,&quot; sambungnya.
Cristiano Ronaldo sendiri sangat murka karena golnya tidak disahkan  tersebut. Setelah melakukan protes keras hingga diganjar kartu kuning,  CR7 langsung meninggalkan lapangan permainan dan melempar ban kapten  yang ia kenakan ke tanah.</content:encoded></item></channel></rss>
