<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Penyebab Kai Havertz Belum Bersinar Bersama Chelsea</title><description>Ini yang buat Havertz masih belum juga menunjukkan performa mengesankan bersama Chelsea.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/29/45/2386073/ini-penyebab-kai-havertz-belum-bersinar-bersama-chelsea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/29/45/2386073/ini-penyebab-kai-havertz-belum-bersinar-bersama-chelsea"/><item><title>Ini Penyebab Kai Havertz Belum Bersinar Bersama Chelsea</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/29/45/2386073/ini-penyebab-kai-havertz-belum-bersinar-bersama-chelsea</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/29/45/2386073/ini-penyebab-kai-havertz-belum-bersinar-bersama-chelsea</guid><pubDate>Senin 29 Maret 2021 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/29/45/2386073/ini-penyebab-kai-havertz-belum-bersinar-bersama-chelsea-sE6xScS5dk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kai Havertz (Foto: Michael Regan/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/29/45/2386073/ini-penyebab-kai-havertz-belum-bersinar-bersama-chelsea-sE6xScS5dk.jpg</image><title>Kai Havertz (Foto: Michael Regan/REUTERS)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Legenda Chelsea, Robert Huth, memberikan komentar mengenai perjalanan karier Kai Havertz bersama eks klubnya tersebut. Ya, Huth menilai bahwa Havertz gagal bersinar di Chelsea karena tidak terlalu aktif dalam melakukan pergerakan tanpa bola.
Sebagaimana diketahui, Havertz resmi bergabung dengan Chelsea pada jendela transfer musim panas 2020. Manajemen Chelsea merekrut Havertz dari Bayer Leverkusen dengan mahar sebesar 80 juta euro atau sekira Rp1,3 triliun.
Pada awalnya, kehadiran Havertz di skuad Chelsea mendapatkan sambutan luar biasa. Terlebih, personel tim nasional (Timnas) Jerman tersebut sendiri memang berhasil menunjukkan performa gemilang selama berseragam Leverkusen.

Havertz sendiri berhasil membuat kejutan dengan sempat mencatatkan hattrick dalam pertadingan perdananya berseragam Chelsea. Akan tetapi sejak saat ini, Havertz sangat minim memberikan kontribusi terhadap permainan Chelsea.
Baca Juga:  Chelsea vs Atletico Madrid, Adu Pesona Pacar Kai Havertz vs Joao Felix 
Bahkan tidak sedikit yang menilai bahwa Havertz menjadi pembelian terburuk yang dilakukan Chelsea pada musim panas 2020. Tidak hanya itu, Havertz juga dinilai justru menjadi penghambat dalam permainan Chelsea di sejumlah laga mereka.Huth pun coba menganalisis alasan di balik ketidakmampuan Havertz  bersinar bersama Chelsea. Mantan pemain Leicester City tersebut menilai  bahwa Havertz belum mampu menunjukkan kualitasnya, lantaran terlalu  sering menunggu bola tanpa melakukan pergerakan.
&amp;ldquo;Ia (Havertz) berada di sebuah klub besar dan mesti ia sendiri yang  mewujudkan harapan terhadap dirinya. Sekarang adalah waktunya untuk  membuktikan diri,&amp;rdquo; jelas Huth, sebagaimana dilaporkan oleh Football  London, Senin (29/3/2021).

&amp;ldquo;Saya sama sekali tidak menyukai gerak-geriknya, ia terlihat  benar-benar santai ketika tak menguasai. Memang ini baru tahun  pertamanya, tapi terkadang ia tampak tak ambil pusing sama sekali. Ia  telah kehilangan bola dan tidak berupaya merebutnya lagi,&amp;rdquo; lanjut pria  berusia 36 tahun itu.
Baca Juga:  Southampton vs Chelsea, Tuchel Beri Kabar Buruk soal Dua Pemain yang Absen
&amp;ldquo;Ini memang masa-masa sulit tanpa kehadiran para penggemar, tapi  harus ada yang menghentak dirinya pada saat ini. Ia butuh orang untuk  menegaskan kepadanya apa yang dibutuhkan untuk bersinar Liga Inggris.  Jangan-jangan seisi ruang ganti Chelsea kelewat baik kepada dirinya,&amp;rdquo;  imbuhnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Legenda Chelsea, Robert Huth, memberikan komentar mengenai perjalanan karier Kai Havertz bersama eks klubnya tersebut. Ya, Huth menilai bahwa Havertz gagal bersinar di Chelsea karena tidak terlalu aktif dalam melakukan pergerakan tanpa bola.
Sebagaimana diketahui, Havertz resmi bergabung dengan Chelsea pada jendela transfer musim panas 2020. Manajemen Chelsea merekrut Havertz dari Bayer Leverkusen dengan mahar sebesar 80 juta euro atau sekira Rp1,3 triliun.
Pada awalnya, kehadiran Havertz di skuad Chelsea mendapatkan sambutan luar biasa. Terlebih, personel tim nasional (Timnas) Jerman tersebut sendiri memang berhasil menunjukkan performa gemilang selama berseragam Leverkusen.

Havertz sendiri berhasil membuat kejutan dengan sempat mencatatkan hattrick dalam pertadingan perdananya berseragam Chelsea. Akan tetapi sejak saat ini, Havertz sangat minim memberikan kontribusi terhadap permainan Chelsea.
Baca Juga:  Chelsea vs Atletico Madrid, Adu Pesona Pacar Kai Havertz vs Joao Felix 
Bahkan tidak sedikit yang menilai bahwa Havertz menjadi pembelian terburuk yang dilakukan Chelsea pada musim panas 2020. Tidak hanya itu, Havertz juga dinilai justru menjadi penghambat dalam permainan Chelsea di sejumlah laga mereka.Huth pun coba menganalisis alasan di balik ketidakmampuan Havertz  bersinar bersama Chelsea. Mantan pemain Leicester City tersebut menilai  bahwa Havertz belum mampu menunjukkan kualitasnya, lantaran terlalu  sering menunggu bola tanpa melakukan pergerakan.
&amp;ldquo;Ia (Havertz) berada di sebuah klub besar dan mesti ia sendiri yang  mewujudkan harapan terhadap dirinya. Sekarang adalah waktunya untuk  membuktikan diri,&amp;rdquo; jelas Huth, sebagaimana dilaporkan oleh Football  London, Senin (29/3/2021).

&amp;ldquo;Saya sama sekali tidak menyukai gerak-geriknya, ia terlihat  benar-benar santai ketika tak menguasai. Memang ini baru tahun  pertamanya, tapi terkadang ia tampak tak ambil pusing sama sekali. Ia  telah kehilangan bola dan tidak berupaya merebutnya lagi,&amp;rdquo; lanjut pria  berusia 36 tahun itu.
Baca Juga:  Southampton vs Chelsea, Tuchel Beri Kabar Buruk soal Dua Pemain yang Absen
&amp;ldquo;Ini memang masa-masa sulit tanpa kehadiran para penggemar, tapi  harus ada yang menghentak dirinya pada saat ini. Ia butuh orang untuk  menegaskan kepadanya apa yang dibutuhkan untuk bersinar Liga Inggris.  Jangan-jangan seisi ruang ganti Chelsea kelewat baik kepada dirinya,&amp;rdquo;  imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
