<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalahkan Persija, PSM Makassar Patahkan Mitos Pemain Asing Lebih Baik dari Lokal</title><description>PSM Makassar di Piala Menpora berada di Grup B</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/23/49/2382300/kalahkan-persija-psm-makassar-patahkan-mitos-pemain-asing-lebih-baik-dari-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/23/49/2382300/kalahkan-persija-psm-makassar-patahkan-mitos-pemain-asing-lebih-baik-dari-lokal"/><item><title>Kalahkan Persija, PSM Makassar Patahkan Mitos Pemain Asing Lebih Baik dari Lokal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/23/49/2382300/kalahkan-persija-psm-makassar-patahkan-mitos-pemain-asing-lebih-baik-dari-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/23/49/2382300/kalahkan-persija-psm-makassar-patahkan-mitos-pemain-asing-lebih-baik-dari-lokal</guid><pubDate>Selasa 23 Maret 2021 00:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/23/49/2382300/kalahkan-persija-psm-makassar-patahkan-mitos-pemain-asing-lebih-baik-dari-lokal-e31GGOudOj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yakon Sayuri mencium logo PSM Makassar usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta. (Foto/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/23/49/2382300/kalahkan-persija-psm-makassar-patahkan-mitos-pemain-asing-lebih-baik-dari-lokal-e31GGOudOj.jpg</image><title>Yakon Sayuri mencium logo PSM Makassar usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta. (Foto/Antara)</title></images><description>SEBELUM melakoni laga perdana di Piala Menpora 2021, PSM Makassar ditinggal salah satu bintangnya Rizky Pellu yang hijrah ke Bali United. Namun hal tersebut tak membuat Juku Eja patah arang menghadapi turmanen pramusin Liga 1 2021.
PSM Makassar di Piala Menpora berada di Grup B, yang dianggap grup &amp;ldquo;neraka&amp;ldquo; di turnamen pramusim tersebut. Juku Eja akan menghadapi Persija Jakarta, Bhayangkara Solo FC serta Borneo FC.
Pada laga pertama, PSM menghadapi Persija Jakarta yang dianggap bertabur bintang. Mereka juga baru saja mendatangkan bek muda asal Brasil, Yann Motta, eks pemain klub Singapura, Tanjong Pagar.

Selain Yann Motta, nama besar seperti Marko Simic, yang tajam di kotak penalti, serta Marco Motta, bek kanan kelas dunia yang pernah berseragam Juventus, membuat Persija sangat diperhitungkan.
Baca juga:&amp;nbsp;2 Penyebab Persija Jakarta Kalah 0-2 dari PSM Makassar di Piala Menpora 2021
Dari empat pemain asing, hanya Rohit Chand yang tak ikut serta skuad Persija ke Malang&amp;mdash;lokasi digelarnya laga grup B. Pemain terbaik Liga 1 2018, itu masih berada di negara asalnya, Nepal.
Baca juga:&amp;nbsp;Klasemen Grup B Piala Menpora 2021 Usai Matchday Pertama: Persija Juru Kunci
Meski begitu, nama tiga pemain asing Persija, membuat Macan Kemayoran diunggulkan. Terlebih mereka memiliki Marc Klok, gelandang yang pernah membela PSM Makassar. Klok dihapus dari kuota asing pemain Persija, karena dia telah resmi mendapat status warga negara Indonesia pada akhir tahun lalu.
&amp;ldquo;Kami di sini bisa dikatakan tim underdog,&amp;rdquo; ujar Zulkifli Syukur menjelang melawan Persija di Stadion Kanjuruhan. &amp;ldquo;Kenapa bilang begitu, karena (PSM) hanya mengandalkan pemain lokal.

Syamsuddin Batolla, pelatih PSM juga mengatakan hal serupa. Dia menjelaskan bahwa timnya hanya berlatih selama dua minggu sebelum menghadapi Persija.
Rasa optimis yang ditebar Syamsuddin dan Zulkifli ternyata manjur. PSM Makassar yang hanya diperkuat pemain lokal, sukses mengalahkan Persija Jakarta yang diunggulkan.
Patrich Wanggai membuka keungulan bagi PSM Makassar akibat kurang sigapnya Yann Motta dalam mengantisipasi pergerakannya. Motta kurang cakap karena memberikan ruang Wanggai untuk melepaskan tembakan.
Bola sepakan pemain asal Papua itu meluncur datar ke sudut gawang Persija Jakarta yang tak bisa diantisipai Andritany Ardhiyasa.Persija tentu berusaha membalas. Umpan silang Marco Motta atau pergerakan Riko Simanjuntak, yang selalu mencari Simic selalu patah. Sebaliknya, PSM berhasil menambah keunggulan PSM pada menit ke-68.
Yann Motta kembali menjadi turut andil dalam gol kedua PSM Makassar. Kurang awas, pemain berusia 21 tahun itu tak melihat pergerakan cepat Yakob Sayuri, dan berhasil mencuri bola.

Pemain asal Papu itu menggiring bola dan berhasil memperdaya Andritany sebelum menceploskan bola dengan mudah. Gol tersebut menjadi yang terakhir sekaligus mengunci kemenangan PSM Makassar di laga perdana mereka di Piala Menpora 2021.
Kemenangan PSM Makassar menjadi bukti, pemain lokal harus diperhitungkan. &amp;ldquo;Bukan berarti kita hanya bermain asal-asalan,&amp;rdquo; ujar Zulkifli sebelum melawan Persija.</description><content:encoded>SEBELUM melakoni laga perdana di Piala Menpora 2021, PSM Makassar ditinggal salah satu bintangnya Rizky Pellu yang hijrah ke Bali United. Namun hal tersebut tak membuat Juku Eja patah arang menghadapi turmanen pramusin Liga 1 2021.
PSM Makassar di Piala Menpora berada di Grup B, yang dianggap grup &amp;ldquo;neraka&amp;ldquo; di turnamen pramusim tersebut. Juku Eja akan menghadapi Persija Jakarta, Bhayangkara Solo FC serta Borneo FC.
Pada laga pertama, PSM menghadapi Persija Jakarta yang dianggap bertabur bintang. Mereka juga baru saja mendatangkan bek muda asal Brasil, Yann Motta, eks pemain klub Singapura, Tanjong Pagar.

Selain Yann Motta, nama besar seperti Marko Simic, yang tajam di kotak penalti, serta Marco Motta, bek kanan kelas dunia yang pernah berseragam Juventus, membuat Persija sangat diperhitungkan.
Baca juga:&amp;nbsp;2 Penyebab Persija Jakarta Kalah 0-2 dari PSM Makassar di Piala Menpora 2021
Dari empat pemain asing, hanya Rohit Chand yang tak ikut serta skuad Persija ke Malang&amp;mdash;lokasi digelarnya laga grup B. Pemain terbaik Liga 1 2018, itu masih berada di negara asalnya, Nepal.
Baca juga:&amp;nbsp;Klasemen Grup B Piala Menpora 2021 Usai Matchday Pertama: Persija Juru Kunci
Meski begitu, nama tiga pemain asing Persija, membuat Macan Kemayoran diunggulkan. Terlebih mereka memiliki Marc Klok, gelandang yang pernah membela PSM Makassar. Klok dihapus dari kuota asing pemain Persija, karena dia telah resmi mendapat status warga negara Indonesia pada akhir tahun lalu.
&amp;ldquo;Kami di sini bisa dikatakan tim underdog,&amp;rdquo; ujar Zulkifli Syukur menjelang melawan Persija di Stadion Kanjuruhan. &amp;ldquo;Kenapa bilang begitu, karena (PSM) hanya mengandalkan pemain lokal.

Syamsuddin Batolla, pelatih PSM juga mengatakan hal serupa. Dia menjelaskan bahwa timnya hanya berlatih selama dua minggu sebelum menghadapi Persija.
Rasa optimis yang ditebar Syamsuddin dan Zulkifli ternyata manjur. PSM Makassar yang hanya diperkuat pemain lokal, sukses mengalahkan Persija Jakarta yang diunggulkan.
Patrich Wanggai membuka keungulan bagi PSM Makassar akibat kurang sigapnya Yann Motta dalam mengantisipasi pergerakannya. Motta kurang cakap karena memberikan ruang Wanggai untuk melepaskan tembakan.
Bola sepakan pemain asal Papua itu meluncur datar ke sudut gawang Persija Jakarta yang tak bisa diantisipai Andritany Ardhiyasa.Persija tentu berusaha membalas. Umpan silang Marco Motta atau pergerakan Riko Simanjuntak, yang selalu mencari Simic selalu patah. Sebaliknya, PSM berhasil menambah keunggulan PSM pada menit ke-68.
Yann Motta kembali menjadi turut andil dalam gol kedua PSM Makassar. Kurang awas, pemain berusia 21 tahun itu tak melihat pergerakan cepat Yakob Sayuri, dan berhasil mencuri bola.

Pemain asal Papu itu menggiring bola dan berhasil memperdaya Andritany sebelum menceploskan bola dengan mudah. Gol tersebut menjadi yang terakhir sekaligus mengunci kemenangan PSM Makassar di laga perdana mereka di Piala Menpora 2021.
Kemenangan PSM Makassar menjadi bukti, pemain lokal harus diperhitungkan. &amp;ldquo;Bukan berarti kita hanya bermain asal-asalan,&amp;rdquo; ujar Zulkifli sebelum melawan Persija.</content:encoded></item></channel></rss>
