<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Punya Jiwa Pemimpin, Arsenal Sarankan Copot Ban Kapten dari Aubameyang</title><description>Aubameyang dinilai tak layak jadi kapten Arsenal, lantaran tak punya jiwa pemimpin.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/19/45/2380800/tak-punya-jiwa-pemimpin-arsenal-sarankan-copot-ban-kapten-dari-aubameyang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/19/45/2380800/tak-punya-jiwa-pemimpin-arsenal-sarankan-copot-ban-kapten-dari-aubameyang"/><item><title>Tak Punya Jiwa Pemimpin, Arsenal Sarankan Copot Ban Kapten dari Aubameyang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/19/45/2380800/tak-punya-jiwa-pemimpin-arsenal-sarankan-copot-ban-kapten-dari-aubameyang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/19/45/2380800/tak-punya-jiwa-pemimpin-arsenal-sarankan-copot-ban-kapten-dari-aubameyang</guid><pubDate>Jum'at 19 Maret 2021 18:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/19/45/2380800/tak-punya-jiwa-pemimpin-arsenal-sarankan-copot-ban-kapten-dari-aubameyang-kZQFSlkub1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pierre-Emerick Aubameyang (Foto: Hannah Mckay/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/19/45/2380800/tak-punya-jiwa-pemimpin-arsenal-sarankan-copot-ban-kapten-dari-aubameyang-kZQFSlkub1.jpg</image><title>Pierre-Emerick Aubameyang (Foto: Hannah Mckay/REUTERS)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Pengamat sepakbola asal Inggris, Simon Jordan, memberikan kritikan terhadap peran Pierre-Emerick Aubameyang sebagai kapten tim Arsenal. Bahkan Jordan meminta pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mencopon ban kapten dari lengan Aubameyang, lantaran dinilai tak memiliki jiwa pemimpin.
Sebagaimana diketahui, Aubameyang sendiri resmi bergabung dengan Arsenal pada jendela transfer musim dingin 2018. Manajemen The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal&amp;ndash; merekrut Aubameyang dari Borussia Dortmund dengan mahar mencapai 64 juta euro atau sekira Rp1 triliun.

Semenjak kehadiran Aubameyang di Emirates Stadium, dia memang berhasil menunjukkan performa luar biasa. Bahkan dalam beberapa musim terakhir Aubameyang berhasil menjadi mesin gol untuk Arsenal.
Berkat keterampilan tersebut, Aubameyang sendiri akhirnya dipilih menjadi kapten anyar Arsenal menggantikan peran Granit Xhaka yang sempat memiliki kasus dengan penggemar klub asal London Utara itu. Namun belakangan peran Aubameyang sebagai kapten Arsenal dapat sorotan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Liga Eropa Bukan Kompetisi Mudah, Arsenal Diminta Belajar dari Tottenham
Ya, Aubameyang baru-baru ini melakukan tindakan indisipliner. Bahkan gara-gara kasus tersebut, Aubameyang harus menerima dirinya &amp;lsquo;diparkir&amp;rsquo; oleh Arteta saat Arsenal meladeni Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris 2020-2021 pada akhir pekan kemarin.
Peran Aubameyang sebagai kapten Arsenal sendiri memang mendapatkan kritikan dari Jordan beberapa saat lalu. Ya, Jordan menilai Aubameyang memang layak diberikan kepercayaan sebagai kapten, lantaran tidak memiliki jiwa pemimpin.Bahkan, Jordan percaya bahwa pemilihan Aubameyang sebagai kapten Arsenal hanya karena performanya di atas lapangan, bukan karena personel tim nasional (Timnas) Gabon tersebut dihormati oleh rekan-rekan setimnya.
&amp;ldquo;Saya kira dia (Aubameyang) bukanlah seorang kapten. Saya merasa ban kapten itu diberikan kepadanya karena performanya di lapangan, bukan karena kemampuannya sebagai pemimpin,&amp;rdquo; jelas Jordan, sebagaimana disadur dari Talksport, Jumat (19/3/2021).

&amp;ldquo;Saya yakin ada kejadian yang lebih buruk di balik layar yang jadi alasan dia dihukum akhir pekan lalu. Jika tidak, berarti Arteta hanya bekerja seperti biasa. Jika ada, artinya Arteta telah membuat keputusan tepat,&amp;rdquo; sambungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar 8 Klub yang Lolos ke Perempatfinal Liga Eropa 2020-2021
&amp;ldquo;Saya merasa Aubameyang terkadang terlihat seperti pemain yang dimaklumi karena bisa mencetak banyak gol. Memang itu bagian dari satu paket kemampuannya, tapi seharusnya ada standar lebih tinggi untuk seseorang seperti dia,&amp;rdquo; imbuh Jordan.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Pengamat sepakbola asal Inggris, Simon Jordan, memberikan kritikan terhadap peran Pierre-Emerick Aubameyang sebagai kapten tim Arsenal. Bahkan Jordan meminta pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mencopon ban kapten dari lengan Aubameyang, lantaran dinilai tak memiliki jiwa pemimpin.
Sebagaimana diketahui, Aubameyang sendiri resmi bergabung dengan Arsenal pada jendela transfer musim dingin 2018. Manajemen The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal&amp;ndash; merekrut Aubameyang dari Borussia Dortmund dengan mahar mencapai 64 juta euro atau sekira Rp1 triliun.

Semenjak kehadiran Aubameyang di Emirates Stadium, dia memang berhasil menunjukkan performa luar biasa. Bahkan dalam beberapa musim terakhir Aubameyang berhasil menjadi mesin gol untuk Arsenal.
Berkat keterampilan tersebut, Aubameyang sendiri akhirnya dipilih menjadi kapten anyar Arsenal menggantikan peran Granit Xhaka yang sempat memiliki kasus dengan penggemar klub asal London Utara itu. Namun belakangan peran Aubameyang sebagai kapten Arsenal dapat sorotan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Liga Eropa Bukan Kompetisi Mudah, Arsenal Diminta Belajar dari Tottenham
Ya, Aubameyang baru-baru ini melakukan tindakan indisipliner. Bahkan gara-gara kasus tersebut, Aubameyang harus menerima dirinya &amp;lsquo;diparkir&amp;rsquo; oleh Arteta saat Arsenal meladeni Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris 2020-2021 pada akhir pekan kemarin.
Peran Aubameyang sebagai kapten Arsenal sendiri memang mendapatkan kritikan dari Jordan beberapa saat lalu. Ya, Jordan menilai Aubameyang memang layak diberikan kepercayaan sebagai kapten, lantaran tidak memiliki jiwa pemimpin.Bahkan, Jordan percaya bahwa pemilihan Aubameyang sebagai kapten Arsenal hanya karena performanya di atas lapangan, bukan karena personel tim nasional (Timnas) Gabon tersebut dihormati oleh rekan-rekan setimnya.
&amp;ldquo;Saya kira dia (Aubameyang) bukanlah seorang kapten. Saya merasa ban kapten itu diberikan kepadanya karena performanya di lapangan, bukan karena kemampuannya sebagai pemimpin,&amp;rdquo; jelas Jordan, sebagaimana disadur dari Talksport, Jumat (19/3/2021).

&amp;ldquo;Saya yakin ada kejadian yang lebih buruk di balik layar yang jadi alasan dia dihukum akhir pekan lalu. Jika tidak, berarti Arteta hanya bekerja seperti biasa. Jika ada, artinya Arteta telah membuat keputusan tepat,&amp;rdquo; sambungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar 8 Klub yang Lolos ke Perempatfinal Liga Eropa 2020-2021
&amp;ldquo;Saya merasa Aubameyang terkadang terlihat seperti pemain yang dimaklumi karena bisa mencetak banyak gol. Memang itu bagian dari satu paket kemampuannya, tapi seharusnya ada standar lebih tinggi untuk seseorang seperti dia,&amp;rdquo; imbuh Jordan.</content:encoded></item></channel></rss>
