<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Xavi Akui Jalin Kontak dengan Laporta, Jadi Pelatih Barcelona?</title><description>Xavi Hernandez akui menjalin kontak dengan Joan Laporta.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/17/51/2378976/xavi-akui-jalin-kontak-dengan-laporta-jadi-pelatih-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/17/51/2378976/xavi-akui-jalin-kontak-dengan-laporta-jadi-pelatih-barcelona"/><item><title>Xavi Akui Jalin Kontak dengan Laporta, Jadi Pelatih Barcelona?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/17/51/2378976/xavi-akui-jalin-kontak-dengan-laporta-jadi-pelatih-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/17/51/2378976/xavi-akui-jalin-kontak-dengan-laporta-jadi-pelatih-barcelona</guid><pubDate>Rabu 17 Maret 2021 05:07 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/17/51/2378976/xavi-akui-jalin-kontak-dengan-laporta-jadi-pelatih-barcelona-CNRNCPF3Dw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xavi Hernandez (Foto: Instagram @xavi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/17/51/2378976/xavi-akui-jalin-kontak-dengan-laporta-jadi-pelatih-barcelona-CNRNCPF3Dw.jpg</image><title>Xavi Hernandez (Foto: Instagram @xavi)</title></images><description>BARCELONA &amp;ndash; Joan Laporta telah terpilih sebagai presiden baru Barcelona. Hal ini lantas menimbulkan isu bahwa Laporta akan menunjuk Xavi Hernandez untuk menggantikan Ronald Koeman sebagai pelatih Barcelona.
Saat ini Xavi sebenarnya merupakan pelatih dari klub asal Qatar, Al-Saad. Selama membesut klub tersebut, Xavi berhasil mengantarkan mereka meraih empat trofi. Maka dari itu, ia disebut sudah layak menangani Barcelona.
Baca juga: Tampil Luar Biasa, Koeman: Lionel Messi Pemain Paling Penting di Barcelona 
Xavi dan Laporta sejatinya memang memiliki kedekatan serta hubungan yang baik, utamanya ketika sang presiden memimpin Blaugrana pada medio 2003-2010. Menariknya, Xavi justru membeberkan bahwa sampai sekarang ia masih menjalin kontak dengan Laporta.

&quot;Laporta adalah teman yang baik. Saya sangat mengenalnya. Dia adalah presiden terbaik yang pernah saya miliki. Barca akan kembali baik dalam hal hasil olahraga dan ekonomi,&amp;rdquo; terang Xavi, dinukil dari The Sun, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: Man City Diminta Tiru Bayern Munich dan Barcelona
&quot;Ada masalah yang harus diselesaikan, tetapi Anda bisa melakukan semuanya. Saya berharap dia baik-baik saja. Saya berhubungan dengannya dan saya sangat bahagia,&quot; sambung legenda Barcelona tersebut.
Xavi sangat santer diisukan bakal menggantikan Koeman karena sebelum ini Laporta sendiri telah berulang kali menyebut nama mantan gelandang Timnas Spanyol tersebut saat membahas proyeknya. Menurut Laporta, Xavi akan menjadi sosok yang tepat untuk menangani Blaugrana.
Kendati demikian, Laporta tidak ingin terburu-buru. Ia mengharapkan  agar Xavi lebih banyak mencari pengalaman lagi sebelum benar-benar  menukangi Barcelona.
Pada saat yang sama, Laporta mencoba menghormati Ronald Koeman yang  saat ini sedang membesut Blaugrana. Sebagai informasi, Koeman memiliki  masa kontrak di Barcelona hingga 30 Juni 2022.

&quot;Kami (Laporta dan Xavi) sering menelepon satu sama lain. Dalam  proyek saya, saya pikir dalam jangka pendek, menengah atau panjang, dia  bisa melatih Barcelona karena dia menginginkannya. Tapi dia butuh  sedikit lebih banyak persiapan. Klub membutuhkan pengalaman,&amp;rdquo; terang  Laporta.
&amp;ldquo;Itu sama seperti yang kami lakukan dengan (Frank) Rijkaard, yang  meletakkan fondasi, dan Pep Guardiola, yang membawa keunggulan.  Pertama-tama, kami harus menghormati Koeman, yang memiliki kontrak,&amp;rdquo;  paparnya.
</description><content:encoded>BARCELONA &amp;ndash; Joan Laporta telah terpilih sebagai presiden baru Barcelona. Hal ini lantas menimbulkan isu bahwa Laporta akan menunjuk Xavi Hernandez untuk menggantikan Ronald Koeman sebagai pelatih Barcelona.
Saat ini Xavi sebenarnya merupakan pelatih dari klub asal Qatar, Al-Saad. Selama membesut klub tersebut, Xavi berhasil mengantarkan mereka meraih empat trofi. Maka dari itu, ia disebut sudah layak menangani Barcelona.
Baca juga: Tampil Luar Biasa, Koeman: Lionel Messi Pemain Paling Penting di Barcelona 
Xavi dan Laporta sejatinya memang memiliki kedekatan serta hubungan yang baik, utamanya ketika sang presiden memimpin Blaugrana pada medio 2003-2010. Menariknya, Xavi justru membeberkan bahwa sampai sekarang ia masih menjalin kontak dengan Laporta.

&quot;Laporta adalah teman yang baik. Saya sangat mengenalnya. Dia adalah presiden terbaik yang pernah saya miliki. Barca akan kembali baik dalam hal hasil olahraga dan ekonomi,&amp;rdquo; terang Xavi, dinukil dari The Sun, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: Man City Diminta Tiru Bayern Munich dan Barcelona
&quot;Ada masalah yang harus diselesaikan, tetapi Anda bisa melakukan semuanya. Saya berharap dia baik-baik saja. Saya berhubungan dengannya dan saya sangat bahagia,&quot; sambung legenda Barcelona tersebut.
Xavi sangat santer diisukan bakal menggantikan Koeman karena sebelum ini Laporta sendiri telah berulang kali menyebut nama mantan gelandang Timnas Spanyol tersebut saat membahas proyeknya. Menurut Laporta, Xavi akan menjadi sosok yang tepat untuk menangani Blaugrana.
Kendati demikian, Laporta tidak ingin terburu-buru. Ia mengharapkan  agar Xavi lebih banyak mencari pengalaman lagi sebelum benar-benar  menukangi Barcelona.
Pada saat yang sama, Laporta mencoba menghormati Ronald Koeman yang  saat ini sedang membesut Blaugrana. Sebagai informasi, Koeman memiliki  masa kontrak di Barcelona hingga 30 Juni 2022.

&quot;Kami (Laporta dan Xavi) sering menelepon satu sama lain. Dalam  proyek saya, saya pikir dalam jangka pendek, menengah atau panjang, dia  bisa melatih Barcelona karena dia menginginkannya. Tapi dia butuh  sedikit lebih banyak persiapan. Klub membutuhkan pengalaman,&amp;rdquo; terang  Laporta.
&amp;ldquo;Itu sama seperti yang kami lakukan dengan (Frank) Rijkaard, yang  meletakkan fondasi, dan Pep Guardiola, yang membawa keunggulan.  Pertama-tama, kami harus menghormati Koeman, yang memiliki kontrak,&amp;rdquo;  paparnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
