<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah dari Napoli, AC Milan Tak Lagi PIkirkan Scudetto</title><description>AC Milan harus menelan luka lantaran takluk dengan skor 0-1 saat menjamu Napoli di giornata ke-27 Liga Italia 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/15/47/2378050/kalah-dari-napoli-ac-milan-tak-lagi-pikirkan-scudetto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/15/47/2378050/kalah-dari-napoli-ac-milan-tak-lagi-pikirkan-scudetto"/><item><title>Kalah dari Napoli, AC Milan Tak Lagi PIkirkan Scudetto</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/15/47/2378050/kalah-dari-napoli-ac-milan-tak-lagi-pikirkan-scudetto</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/15/47/2378050/kalah-dari-napoli-ac-milan-tak-lagi-pikirkan-scudetto</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2021 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/15/47/2378050/kalah-dari-napoli-ac-milan-tak-lagi-pikirkan-scudetto-kxos5vJlK6.JPG" expression="full" type="image/jpeg">AC Milan vs Napoli (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/15/47/2378050/kalah-dari-napoli-ac-milan-tak-lagi-pikirkan-scudetto-kxos5vJlK6.JPG</image><title>AC Milan vs Napoli (Foto: Reuters)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; AC Milan harus menelan luka lantaran takluk dengan skor 0-1 saat menjamu Napoli di giornata ke-27 Liga Italia 2020-2021. Dengan hasil ini, peluang AC Milan untuk bisa mengudeta Inter Milan yang berada di puncak klasemen pun semakin tipis.
Saat ini Milan masih menempati posisi kedua klasemen dengan mengoleksi 56 poin dari 27 kali bertanding. Namun, Rossoneri tertinggal sembilan angka di belakang Inter. Milan justru lebih dekat dengan Napoli yang ada di posisi kelima dengan perolehan 50 poin.
Baca juga: Presiden Cagliari Minta Cristiano Ronaldo Dikartu Merah, Pirlo Pasang Badan
Menanggapi hal ini, Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, harus mengakui bahwa Inter telah mendapatkan momentumnya untuk bisa menjuarai Liga Italia 2020-2021. Tertinggal sembilan poin bukanlah sesuatu yang bisa dengan mudah dikejar oleh Rossoneri. Apalagi, Inter juga sedang dalam performa bagus.

Maka dari itu, Milan hanya akan fokus pada penampilan mereka sendiri tanpa perlu memusingkan hasil yang didapat oleh klub lain. Lagipula, sejak awal Milan hanya menargetkan posisi empat besar dan sampai sekarang mereka masih tetap di jalur tersebut.
Baca juga: Pele Menyesal Rekor Golnya Dilewati Cristiano Ronaldo, Kenapa?
&amp;ldquo;Inter memiliki momentum. Mereka benar-benar mulai tancap gas setelah tersingkir dari Liga Champions dan itu memungkinkan mereka mempersiapkan diri dengan baik untuk setiap pertandingan,&amp;rdquo; ujar Pioli, dikutip dari Football Italia, Senin (15/3/2021).
&amp;ldquo;Kami tidak melihat ke depan atau ke belakang bahu kami. Kami hanya tetap fokus pada jalan kami,&amp;rdquo; sambung juru taktik 55 tahun tersebut.
Pada awal musim kompetisi 2020-2021, Milan sebenarnya tampil apik dan  bahkan sempat memuncaki klasemen Liga Italia dengan keunggulan enam  poin atas Inter. Akan tetapi, badai cedera yang menerpa Rossoneri  membuat mereka mulai sering kehilangan poin.
Pioli sendirinya sebenarnya tak ingin menjadikan cedera sebagai  alasan. Namun, ia tidak bisa memungkiri bahwa bermain tanpa pilar utama  bukanlah hal yang mudah. Apalagi, saat ini Rossoneri tak punya penyerang  tengah murni karena Zlatan Ibrahimovic dan Mario Mandzukic cedera.

&amp;ldquo;Ketika Anda kehilangan banyak pemain, itu membuat perbedaan,  terutama ketika mereka adalah pemain yang juga membawa pengalaman dan  kepemimpinan,&amp;rdquo; papar Pioli.
&amp;ldquo;Coba bayangkan Inter tanpa (Romelu) Lukaku, Lautaro (Martinez), atau  (alexis) Sanchez, mungkin Juventus tanpa (Cristiano) Ronaldo, (Alvaro)  Morata, atau (Federico) Chiesa. Kami menjalani lebih dari setengah musim  tanpa Zlatan, sementara (Ante) Rebic dan (Hakan) Calhanoglu juga cedera  dalam waktu lama,&amp;rdquo; imbuhnya.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; AC Milan harus menelan luka lantaran takluk dengan skor 0-1 saat menjamu Napoli di giornata ke-27 Liga Italia 2020-2021. Dengan hasil ini, peluang AC Milan untuk bisa mengudeta Inter Milan yang berada di puncak klasemen pun semakin tipis.
Saat ini Milan masih menempati posisi kedua klasemen dengan mengoleksi 56 poin dari 27 kali bertanding. Namun, Rossoneri tertinggal sembilan angka di belakang Inter. Milan justru lebih dekat dengan Napoli yang ada di posisi kelima dengan perolehan 50 poin.
Baca juga: Presiden Cagliari Minta Cristiano Ronaldo Dikartu Merah, Pirlo Pasang Badan
Menanggapi hal ini, Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, harus mengakui bahwa Inter telah mendapatkan momentumnya untuk bisa menjuarai Liga Italia 2020-2021. Tertinggal sembilan poin bukanlah sesuatu yang bisa dengan mudah dikejar oleh Rossoneri. Apalagi, Inter juga sedang dalam performa bagus.

Maka dari itu, Milan hanya akan fokus pada penampilan mereka sendiri tanpa perlu memusingkan hasil yang didapat oleh klub lain. Lagipula, sejak awal Milan hanya menargetkan posisi empat besar dan sampai sekarang mereka masih tetap di jalur tersebut.
Baca juga: Pele Menyesal Rekor Golnya Dilewati Cristiano Ronaldo, Kenapa?
&amp;ldquo;Inter memiliki momentum. Mereka benar-benar mulai tancap gas setelah tersingkir dari Liga Champions dan itu memungkinkan mereka mempersiapkan diri dengan baik untuk setiap pertandingan,&amp;rdquo; ujar Pioli, dikutip dari Football Italia, Senin (15/3/2021).
&amp;ldquo;Kami tidak melihat ke depan atau ke belakang bahu kami. Kami hanya tetap fokus pada jalan kami,&amp;rdquo; sambung juru taktik 55 tahun tersebut.
Pada awal musim kompetisi 2020-2021, Milan sebenarnya tampil apik dan  bahkan sempat memuncaki klasemen Liga Italia dengan keunggulan enam  poin atas Inter. Akan tetapi, badai cedera yang menerpa Rossoneri  membuat mereka mulai sering kehilangan poin.
Pioli sendirinya sebenarnya tak ingin menjadikan cedera sebagai  alasan. Namun, ia tidak bisa memungkiri bahwa bermain tanpa pilar utama  bukanlah hal yang mudah. Apalagi, saat ini Rossoneri tak punya penyerang  tengah murni karena Zlatan Ibrahimovic dan Mario Mandzukic cedera.

&amp;ldquo;Ketika Anda kehilangan banyak pemain, itu membuat perbedaan,  terutama ketika mereka adalah pemain yang juga membawa pengalaman dan  kepemimpinan,&amp;rdquo; papar Pioli.
&amp;ldquo;Coba bayangkan Inter tanpa (Romelu) Lukaku, Lautaro (Martinez), atau  (alexis) Sanchez, mungkin Juventus tanpa (Cristiano) Ronaldo, (Alvaro)  Morata, atau (Federico) Chiesa. Kami menjalani lebih dari setengah musim  tanpa Zlatan, sementara (Ante) Rebic dan (Hakan) Calhanoglu juga cedera  dalam waktu lama,&amp;rdquo; imbuhnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
