<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Man United vs West Ham, Solskjaer: David Moyes Tak Perlu Dikasihani!</title><description>Manchester United akan menjamu West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris 2020-2021 pada Senin 15 Maret dini hari WIB.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/14/45/2377507/man-united-vs-west-ham-solskjaer-david-moyes-tak-perlu-dikasihani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2021/03/14/45/2377507/man-united-vs-west-ham-solskjaer-david-moyes-tak-perlu-dikasihani"/><item><title>Man United vs West Ham, Solskjaer: David Moyes Tak Perlu Dikasihani!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2021/03/14/45/2377507/man-united-vs-west-ham-solskjaer-david-moyes-tak-perlu-dikasihani</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2021/03/14/45/2377507/man-united-vs-west-ham-solskjaer-david-moyes-tak-perlu-dikasihani</guid><pubDate>Minggu 14 Maret 2021 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/03/14/45/2377507/man-united-vs-west-ham-solskjaer-david-moyes-tak-perlu-dikasihani-llCBSuFtL3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">David Moyes dan Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/03/14/45/2377507/man-united-vs-west-ham-solskjaer-david-moyes-tak-perlu-dikasihani-llCBSuFtL3.jpg</image><title>David Moyes dan Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Reuters)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Manchester United akan menjamu West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris 2020-2021 pada Senin 15 Maret dini hari WIB. Jelang pertandingan tersebut, salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Manajer West Ham United, David Moyes.
Moyes pasalnya pernah mengisi kursi manajer Man United, yakni pada musim 2013-2014. Ketika itu, banyak ekspektasi yang disematkan kepada Moyes. Apalagi ia ditunjuk untuk menggantikan Sir Alex Ferguson yang sudah melegenda.
Baca juga: Arsenal vs Tottenham Hotspur: Ini Cara Mikel Arteta Jinakkan Trisula The Lilywhites
Kendati demikian, harus disayangkan karena Man United asuhan Moyes justru gagal tampil apik. Jangankan bertarung untuk gelar juara, Setan Merah bakal tak mampu finis di posisi empat besar klasemen akhir Liga Inggris 2013-2014.

Tak ayal, pada April 2014 Moyes pun dipecat dari jabatannya sebagai manajer Man United. Kondisi ini pada akhirnya membuat banyak orang yang merasa kasihan terhadap Moyes. Akan tetapi, Manajer Man United saat ini, Ole Gunnar Solskjaer, justru berpikiran lain.
Baca juga: Arsenal vs Tottenham Hotspur Jadi Ujian Mentalitas The Gunners
Menurut Solskjaer, Moyes bukanlah seseorang yang harus dikasihani. Sebab, Moyes merupakan juru taktik berkualitas yang memiliki ide cemerlang. Solskaer mengaku dibuat terkesan denga kiprah West Ham besutan Moyes musim ini.
Bagaimana tidak, pasalnya saat ini West Ham menempati posisi kelima klasemen dengan raihan 48 poin. The Hammers sangat mungkin menyodok ke zona Liga Champions karena Chelsea yang ada di posisi keempat hanya unggul tiga angka. Apalagi, West Ham baru bertanding 27 kali, sedangkan Chelsea sudah 29.&quot;Saya tidak berpikir Anda bisa merasa kasihan pada seseorang yang  pernah melatih Manchester United. David tidak akan mengambilnya jika dia  tidak menginginkan pekerjaan itu,&amp;rdquo; sebut Solskjaer, dikutip dari Goal,  Minggu (14/3/2021).
&amp;ldquo;Ini adalah pekerjaan impian bagi banyak, banyak manajer dan  sayangnya David tidak bertahan selama yang dia inginkan. Tapi dia  membuktikan lagi apa yang dia mampu di West Ham,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Dalam sepakbola, Anda tidak perlu terkejut pada apa pun, tapi saya  harus mengatakan bahwa David telah melakukan perbaikan besar-besaran  dengan West Ham musim ini dan musim lalu juga,&amp;rdquo; papar Solskjaer.
&amp;ldquo;Setelah awal yang buruk - saya ingat mereka kalah 2-0 dari Newcastle  pada hari pembukaan - David membuat beberapa keputusan, bertahan dengan  mereka, dan mereka ada di sana (bersaing di papan atas) berdasarkan  prestasi,&amp;rdquo; imbuh manajer asal Norwegia tersebut.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Manchester United akan menjamu West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris 2020-2021 pada Senin 15 Maret dini hari WIB. Jelang pertandingan tersebut, salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Manajer West Ham United, David Moyes.
Moyes pasalnya pernah mengisi kursi manajer Man United, yakni pada musim 2013-2014. Ketika itu, banyak ekspektasi yang disematkan kepada Moyes. Apalagi ia ditunjuk untuk menggantikan Sir Alex Ferguson yang sudah melegenda.
Baca juga: Arsenal vs Tottenham Hotspur: Ini Cara Mikel Arteta Jinakkan Trisula The Lilywhites
Kendati demikian, harus disayangkan karena Man United asuhan Moyes justru gagal tampil apik. Jangankan bertarung untuk gelar juara, Setan Merah bakal tak mampu finis di posisi empat besar klasemen akhir Liga Inggris 2013-2014.

Tak ayal, pada April 2014 Moyes pun dipecat dari jabatannya sebagai manajer Man United. Kondisi ini pada akhirnya membuat banyak orang yang merasa kasihan terhadap Moyes. Akan tetapi, Manajer Man United saat ini, Ole Gunnar Solskjaer, justru berpikiran lain.
Baca juga: Arsenal vs Tottenham Hotspur Jadi Ujian Mentalitas The Gunners
Menurut Solskjaer, Moyes bukanlah seseorang yang harus dikasihani. Sebab, Moyes merupakan juru taktik berkualitas yang memiliki ide cemerlang. Solskaer mengaku dibuat terkesan denga kiprah West Ham besutan Moyes musim ini.
Bagaimana tidak, pasalnya saat ini West Ham menempati posisi kelima klasemen dengan raihan 48 poin. The Hammers sangat mungkin menyodok ke zona Liga Champions karena Chelsea yang ada di posisi keempat hanya unggul tiga angka. Apalagi, West Ham baru bertanding 27 kali, sedangkan Chelsea sudah 29.&quot;Saya tidak berpikir Anda bisa merasa kasihan pada seseorang yang  pernah melatih Manchester United. David tidak akan mengambilnya jika dia  tidak menginginkan pekerjaan itu,&amp;rdquo; sebut Solskjaer, dikutip dari Goal,  Minggu (14/3/2021).
&amp;ldquo;Ini adalah pekerjaan impian bagi banyak, banyak manajer dan  sayangnya David tidak bertahan selama yang dia inginkan. Tapi dia  membuktikan lagi apa yang dia mampu di West Ham,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Dalam sepakbola, Anda tidak perlu terkejut pada apa pun, tapi saya  harus mengatakan bahwa David telah melakukan perbaikan besar-besaran  dengan West Ham musim ini dan musim lalu juga,&amp;rdquo; papar Solskjaer.
&amp;ldquo;Setelah awal yang buruk - saya ingat mereka kalah 2-0 dari Newcastle  pada hari pembukaan - David membuat beberapa keputusan, bertahan dengan  mereka, dan mereka ada di sana (bersaing di papan atas) berdasarkan  prestasi,&amp;rdquo; imbuh manajer asal Norwegia tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
